Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kejuaraan Sepeda Gunung Dispora Lubuklinggau Diduga Mark Up

Kejuaraan Sepeda Gunung Dispora Lubuklinggau Diduga Mark Up

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
  • visibility 69

LUBUKLINGGAU — Tahun 2014 Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Lubuklinggau, Propinsi Sumatera Selatan, menyelenggarakan kejuaraan sepeda gunung. Kegiatan ini bertempat di Bukit Sulap dengan menghabiskan dana sebesar Rp 1,9 milyar. Tapi, biaya yang dianggarkan itu diduga beraroma penggelembungan dana (mark up) dan terkesan tidak masuk akal.

Pasalnya, ada beberapa item kegiatan tersebut yang patut dicurigai karena harga satuan barangnya bisa untuk membeli mobil sejenis Daihatsu Ayla. Misalnya, belanja yang akan diserahkan kepada pihak ke tiga, yakni pengadaan 2 unit sepeda gunung yang mencapai Rp 100 juta per unitnya.

Selain itu, menurut sumber yang layak dipercaya belum lama ini, anggaran kegiatan kejuaraan sepeda gunung itu sungguh tidak masuk akal karena ada beberapa item kegiatan yang anggarannya diduga mark up. Di antaranya belanja pengadaan 2 unit sepeda gunung yang anggarannya mencapai Rp 200.000.000,00, belanja jasa tenaga ahli/instruktur/narasumber kejuaraan sepeda gunung sebesar Rp 275.000.000,00, belanja jasa publikasi/liputan/mass media Rp 160.000.000,00, belanja pakaian khusus kegiatan kejuaraan sepeda gunung Rp 200.000.000,00, dan belanja sewa lainnya Rp 200.000.000,00.

“Kira-kira masuk akal gak kalau harga sepeda gunung senilai Rp 100 juta per unit? Menurut saya, sangat tidak logis. Masak lebih mahal harga sebuah sepeda gunung dibandingkan dengan harga sebuah mobil. Di mana harga 1 unit sepeda gunung bisa untuk membeli mobil sejenis Daihatsu Ayla,” ujarnya heran.

Lanjut sumber, terkait kegiatan kejuaraan sepeda gunung itu harus menjadi perhatian bagi penegak hukum di wilayah Kota Lubuklinggau, khususnya pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. “Saya berharap kegiatan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Namun, tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat ini akan kita laporkan juga ke pihak penegak hukum,” harapnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispora Kota Lubuklinggau, Suharyoko saat ditanya minggu lalu, dirinya berpura-pura pikun, menjawab dengan nada bingung dan seolah-olah tidak tahu. Menurutnya, dari awal perencanaan kegiatan kejuaraan sepeda gunung pada tahun 2014, pihaknya tidak pernah dilibatkan. Tapi, saat pelaksanaannya, dirinya ditunjuk sebagai PPTK pada kegiatan tersebut.

“Karena hampir semua item kegiatan itu dikerjakan oleh pihak rekanan, jadi saya kurang paham. Tapi, kalau secara administrasi silahkan tanyakan ke Bagian Perencanaan. Soalnya, dari awal perencanaan kegiatan, saya tidak dilibatkan. Jadi, saya kurang tahu,” kilahnya.

Di samping itu, Suharyoko menjelaskan bahwa pada item kegiatan pengadaan 2 unit sepeda gunung, anggarannya tidak semuanya terserap dan sisanya dikembalikan ke kas daerah. “Dari anggaran sebesar Rp 200 juta untuk pengadaan 2 unit sepeda gunung, hanya terserap Rp 118 juta. Sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suharyoko mengatakan bahwa rangkaian pelaksanaan kegiatan kejuaraan gunung yang lokasinya di Bukit Sulap, Kota Lubuklinggau, hanya berlangsung 3 hari yang diikuti oleh beberapa peserta dari negara lain. “Kalau gak salah, pelaksanaannya cuma 3 hari. Dan event tersebut juga diikuti peserta dari 4 sampai 6 negara,” imbuhnya. (Toni)SKIPatroli

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musi Rawas Raih Peringkat Tertingi Penilaian Kinerja Pemerintahan di Sumsel

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali meraih Prestasi, Rabu (25/04/2018) di Hotel Sultan Jakarta Pusat, pada acara malam apresiasi kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka Hari Otonomi Daerah XXII, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi (ST) Bintang Dua (**) tahun 2018 […]

  • Bupati Nonaktif Yan Anton Ferdian divonis Enam Tahun Penjara

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian divonis hukuman enam tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider satu bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis. Yan Anton mendengarkan pembacaan vonis yang dibacakan secara bergantian oleh anggota majelis hakim terdiri atas Arifin, Haridi dan Paluko di ruang sidang Pengadilan Tipikor dengan didampingi penasihat […]

  • Membanggakan, Kota Lubuk Linggau Masuk Dalam 10 Daerah Terendah Inflasi

    Membanggakan, Kota Lubuk Linggau Masuk Dalam 10 Daerah Terendah Inflasi

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuk Linggau, H Koimudin mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2024 via zoom meeting di Command Center Lt. 4 Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau, Senin (4/10/2024). Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M Tito Karnavian menyampaikan pada awal Oktober lalu, BPS sudah merilis hasil survei tentang inflasi bulan Oktober, […]

  • 215 PNS Terima Paket Sembako Mura Taspen

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Guna meringankan pemenuhan kebutuhan para pegawai, hadapi kesiapan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Kurang lebih 215 orang pegawai negeri sipil (PNS) bertugas dilingkup pemerintahan kabupaten (Pemkab) Mura terima paket sembako murah. Pembagian paket sembako sendiri dikordinir PT. Taspen, dimana masing-masing pegawai menyerahkan uang Rp. 10 ribu sudah bisa membawa pulang paket sembako berisi 2 […]

  • Pembangunan Broodstock Center diawali dengan Saluran Sekunder

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pembangunan Broodstock Center (Balai Induk Ikan) terbesar di Indonesia nampaknya bakal segera terwujud. Pasalnya pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII telah mulai membangun saluran sekunder di area tersebut. Post Views: 333

  • Belum Ada Laporan Hasil Labor Terhadap Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Hingga kini belum ada laporan hasil laboratorium dari sampel air yang diambil di Sungai Kungku, yang diduga tercemar limbah pabrik PT PHML, ungkap Wawan (36) warga setempat kepada Jurnalindependen.com, siang tadi, Selasa (17/11/2015). Wawan menuturkan bahwa ia sudah menghubungi pihak Labor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musi Rawas, Tusan untuk menanyakan hasil […]

expand_less