Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Soal Dana Bansos Prov. Sumsel, Kelompok Makmur Jaya Akui Belum Terima

Soal Dana Bansos Prov. Sumsel, Kelompok Makmur Jaya Akui Belum Terima

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 26 Des 2014
  • visibility 145

Palembang, Jurnalindependen.com – Info yang Kami terima dari BPK Sumsel bahwa Dana Aspirasi adalah dana hibah yang diajukan melalui anggota dewan Prov Sumsel dan setiap anggota dewan mendapat kuota Rp 5 Milyar APBD Sumsel 2013.

Kelompok Jamu Gendong dan Sol sepatu "Makmur Jaya"  Lrg Makmur Sekip Jaya Kemuning menerima dana hibah Apbd 2013 sebesar Rp 100.000.000.  

"Belum dapet pak, ada banyak tukang jamu  dan tukang sol sepatu di sini, kapan pak bisa dapatnya?? kalo ado kan biasonyo masuk berita" demikian dijawab Karinem Jamu Gendong Jl Makmur sewaktu ditanya soal bansos (25/12/2014)

Begitu juga halnya dengan Karmin, tukang Sol Sepatu "Disini ada banyak tukang jamu gendong dan suaminya tukang sol sepatu, dak pernah denger soal bantuaan Rp 100.000.000? wah kalo ado bantuan lemak nian" Demikian penjelasan Karmin mengenai bansos Rp 100.000.000 untuk Kelompok usaha "Makmur Jaya" kel Sekip Jaya kec kemuning.            

Kami belum berhasil menemui Lurah Sekip Jaya yang berlokasi tidak jauh dari Karmin dan Karinem dan dana bansos tersebut adalah dana aspirasi melalui komisi l no urut 398 dari daftar penerima hibah BPK Sumsel yaitu "Bantuan Swakelola Kelompok Usaha Bersama Jamu Gendong dan Sol Sepatu "Makmur Jaya" kel Sekip Jaya Kec Kemuning Palembang.                                                                   

Demikian juga halnya no urut 379 bantuan Swakelola Kelompok usaha bersama "Bengkel Elektro Motor" Mega Tehnik Jl. Bendung Indah l No 34 rt 25 Rp 150.000.000 Pemilik rumah Suherman mengatakan  

"Tidak pernah menerima dan dak pernah ngajuin proposal dana hibah"  (25/12/2014) demikian juga penjelasan Ketua Rt 25, Senen Somad melalui anaknya, Rina "Dak katek pak usaha bengkel, paling jugo ado Kandar Mekanik yang biso beneri motor, cubo be tanyo dio kalo kalo dio yang dapet dana tuh, dan dak katek yang minta surat pengantar untuk keterangan usaha"                                  

Iskandar Zulkarnain yang ditemui di rumahnya agak sedikit kebingungan sewaktu ditanya soal dana hibah dan menjawab dengan polos,        

"Iyo galak pak aku, kapan pacak dapet, KTP ado, dak usah Rp 150.000.000, dapet Rp 10.000.000 be jadilah pacak buka beli kompresos untuk bengkel kecik kecik an"            

Hal tersebut sudah Kami sampaikan ke Gubernur Sumsel dan Ketua DPRD Sumsel dan menunggu waktu untuk wawancara mengenai Dana Aspirasi kurang lebih senilai Rp 114 milyar sesuai dengan informasi yang Kami terima dari Kepala BPK Sumsel Novy Pelenkahu melalui Kahumas BPK Sumsel, Awaludin (Rudi)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dansatgas TMMD Kodim Trenggalek Pantau Pengerjaan Gorong-gorong

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    TRENGGALEK – | Dansatgas TMMD Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Dodik Novianto memastikan jika seluruh pembangunan di lokasi TMMD, berjalan sesuai dengan rencana dan prosedur tetap yang sudah diberlakukan. “Sekarang kita tinjau pengerjaan gorong-gorong di Dusun Nitri,” ungkap Dandim 0806/Trenggalek. Rabu, 31 Juli 2019. Dirinya menuturkan, selain peninjauan terhadap kondisi platcor, ia juga memastikan ketebalan cor […]

  • Peringatan Hari Perhubungan Perdana di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke – 47 Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mengelar ramah tamah di pelataran parkir Dinas Perhubungan, Senin (17/09). Kepala Dinas Perhubungan, Adi Winata menyampaikan peringatan Harhubnas ini merupakan perdana di Kabupaten Musi Rawas. “Ini merupakan peringatan perdana, sekaligus penyerahan bantuan hibah berupa mobil Super Mega Carry tahun 2017 […]

  • Bendera dan Simbol Israel Seolah Tak Asing di Tolikara

    Bendera dan Simbol Israel Seolah Tak Asing di Tolikara

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    TOLIKARA — Bendera dan simbol Israel terlihat begitu tiba di Kabupaten Tolikara, Papua. Simbol Bintang David itu seolah tak asing bagi masyarakatnya. Pantauan wartawan, begitu tiba di Jayapura simbol itu terlihat dari sebuah pin yang dikenakan salah satu jamaah Gereja Injil Di Indonesia (GIDI), saat menyambangi kantor GIDI Jayapura. Selain di Jayapura, logo negara zionis […]

  • Tarif Cukai Rokok Naik Tahun Depan, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

     JAKARTA — Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi memastikan ada kenaikan tarif cukai rokok rata-rata 11,19 persen pada tahun depan.  “Kenaikan tarif ini sudah kami pertimbangkan berdasarkan masukan dari industri rokok dan juga institusi kesehatan,” kata Heru di kantor Kementerian Keuangan, Senin (11/9).  Heru mengatakan, kenaikan tarif cukai tertinggi terjadi pada rokok golongan […]

  • Soal Kawasan Hutan Ditanam Sawit Tanpa Izin, Priscodesi : Tidak Ada Istilah 86

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Setidaknya ada 7 lokasi kawasan hutan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan diduga telah ditanami kelapa sawit dan tanpa mengantongi izin. Dari setiap lokasi tersebut semuanya diatas 100 ha dan dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan kelompok tani. demikian disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas, Priscodesi saat ditemui dikantornya, Komplek Agropolitan Centre […]

  • Infrastruktur Cuma Capai 5 Persen Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembangunan infrastruktur yang ambisius dilakukan pemerintah ternyata hanya berdampak pada 5 persen pertumbuhan ekonomi. Klaim pemerintah bahwa pertumbuhan ekonomi semakin baik akibat pembangunan infrastruktur perlu dicek ulang. Dampak infrastruktur itu baru terlihat pada jangka panjang, bisa di atas tiga tahun. Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan saat dihubungi via wawancara telepon mengatakan, di […]

expand_less