Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung Padi dan Jagung di Perbatasan

Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung Padi dan Jagung di Perbatasan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
  • visibility 44

LINGGA – (Kepri) Menteri Pertanian yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pertanian, Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Mat Syukur, bersama Bupati Lingga, Alias Wello, melakukan panen dan tanam serentak padi (Sabtu, 17/2).

Menurut Wello, gerakan tanam serentak padi dan jagung direncanakan diatas lahan seluas 1.800 ha itu, dimana 600 ha diantaranya adalah lahan sawah, melibatkan berbagai unsur dari kelompok tani, TNI/Polri, ASN, Ormas dan Pelajar/mahasiswa.

Penanaman dilakukan di Pulau Lingga dengan melibatkan mahasiswa STPP Malang, STTP Bogor dan STTP Medan sebanyak 248 orang dan dosen pembimbing sebanyak 52 orang, serta mahasiswa D1 IPB sebanyak 105 orang” kata Wello.

Mantan Ketua DPRD Lingga yang akrab disapa Awe ini, berharap gerakan percepatan panen dan tanam serentak yang digagasnya itu, mampu memberi energi baru bagi kebangkitan sektor pertanian di kabupaten Lingga, khususnya di bumi Bunda Tanah Melayu menuju Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor (LPBE) di wilayah perbatasan.

“Ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa Lingga yang selama ini dikenal sebagai daerah kepulauan dengan kultur masyarakatnya sebagai nelayan, mampu bangkit dan menjadi daerah penyangga kebutuhan pangan di wilayah perbatasan. Jadi, kita tidak lagi bergantung pada pasokan pangan impor,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Lingga memiliki 604 pulau besar dan kecil dengan jumlah penduduk sekitar 102 ribu jiwa.

Sebagian besar wilayahnya atau sekitar 95 persen adalah lautan. Mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.

Sejak masa kejayaan Kerajaan Riau Lingga – Johor – Pahang pada abad ke-18, sektor pertanian, khususnya budidaya padi dianggap mitos di Lingga. “Kini Lingga membalikkan mitos lama dari semula selalu defisit dan impor pangan kini bergerak menjadi lumbung pangan di perbatasan”.

Di era kepemimpinan Bupati Lingga, Alias Wello, yang dilantik 17 Februari 2016 lalu, sektor pertanian menjadi program unggulan untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya. Target 100 hari kerja, mencetak sawah seluas 34 hektar. Akhirnya ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi tempat ini, 07 September 2016, untuk melakukan penanaman padi di Kabupaten Lingga, mendapat berkah dengan memberi bantuan cetak sawah baru seluas 4000 hektar dari 10.000, hektar potensi sawah baru yang dapat dibuka di Lingga.

Alias Wello, tertantang dengan keinginan Mentan mengkonsolidasikan semua potensi yang dimiliki, dengan program “Agrominapolitan”, Kabupaten Lingga hingga saat ini sudah memiliki 700 hektar lebih sawah dan hari ini mulai dilakukan tanam serempak padi dan jagung di beberapa lokasi, yaitu di kecamatan Lingga Utara dan kecamatan Lingga Timur. Sedangkan panen yang dilakukan hari ini pada lahan demplot BPTP Kepri, seluas 6 hektar dengan 6 Varietas baru, spesifik lokasi, dengan produktivitas 5 ton GKP.

Alias Wello mengatakan “kami sangat berbangga dengan berbagai program Kementerian Pertanian, sungguh kami berterimakasih, kepada Menteri Pertanian yang memotivasi kami dengan kata “Tidak Ada yang Tidak Mungkin”. Kata-kata dari Menteri Pertanian, tersebut membuat kami, yakin haqul yaqin, kabupaten Lingga akan menjadi produsen beras di ujung selatan Kepulauan Riau.

Sementara itu Staf Ahli Menteri Pertanian, bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Mat Syukur, yang mewakili Menteri Pertanian, dalam sambutannya menyatakan kagum dengan kondisi Kabupaten Lingga.
Mat Syukur, menuturkan “selama ini, Ia mendapatkan cerita Lingga hanya dari presentasi Menteri Pertanian di berbagai forum pertemuan besar yang terkait dengan upaya membangun lumbung pangan di wilayah perbatasan. Ternyata apa yang selama ini saya dengar benar adanya” ujar Mat Syukur.

Kabupaten Lingga, memiliki potensi yang sangat besar, bukan hanya sisi produksi tetapi yang lebih menjanjikan adalah pintu ekspor komoditas pertanian di Kepulauan Riau.

Mat Syukur juga menyampaikan “salam dari Menteri Pertanian. Seyogyanya Menteri Pertanian hadir bersama kita, namun karena berbagai hal yang bersamaan waktunya beliau berhalangan dan memohon maaf”.

Diakuinya “dari sisi potensi dan produksi dengan komitmen masyarakat tani di kabupaten Lingga, ke depan capaian akan lebih baik dan Kementerian Pertanian akan terus mendukung Kabupaten Lingga dalam upaya mencapai kemandirian pangan bagi penduduknya dan sebagai lumbung pangan Kepulauan Riau.

Pada tahun 2018, Kementerian Pertanian, mengalokasikan Pencetakan Sawah dari APBN seluas 2.000 hektar. Bila pekerjaan itu selesai maka akan ada lahan sawah seluas 2.600 hektar. “Dari semula Lingga yang selalu impor beras, akan dapat mencukupi kebutuhan pangannya, dan bahkan dapat memasok pangan ke wilayah lain”. Disamping sawah tersebut, juga memiliki potensi lahan kering untuk tanaman perkebunan, seperti lada. Ini merupakan aset sektor pertanian kedepan yang harus dikembangkan”, jelasnya.

Mat Syukur meminta “agar komitmen Bupati dapat didukung semua pemangku kepentingan di Kabupaten Lingga”. “Menteri Pertanian tidak pernah berubah. Akan terus mendukung demi tercapainya kedaulatan pangan negeri tercinta” pungkasnya. **

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Pertanyakan Keyakinan Anda

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Lepaskan Beban yang Tak Perlu JIKA keyakinan tidak diuji maka keyakinan-lah yang akan menguji anda. Pada sebuah hukum keyakinan, apapun yang anda yakini dengan penuh akan menjadi kenyataan. Anda selalu berjalan sesuai dengan keyakinan anda. Anda selalu berjalan konsisten dengan keyakinan anda. Tak peduli dengan benar atau salah. […]

  • Menaker: PP Pengupahan tak akan Reduksi Peran Dewan Pengupahan

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA–Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) Hanif Dhakiri menyatakan Peraturan Pemerintah (PP) No 78 Tahun 2015 tidak akan mereduksi peran Dewan Pengupahan. Hal tersebut baginya adalah ketakutan yang berlebihan. “Justru PP ini sifatnya memberi panduan bagi dewan pengupahan. Sebab dulu paramater menentukan upah kan samar samar,” jelasnya di Kantor Kemenaker, Selasa (27/10). Ia mengatakan struktur skala upah akan […]

  • KPK Sampaikan Hasil Korsup di Bidang Pencegahan

    KPK Sampaikan Hasil Korsup di Bidang Pencegahan

    • calendar_month Sab, 12 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Bandung — Untuk mewujudkan tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang transparan dan akuntabel, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar “Seminar Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi”. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Festival Antikorupsi 2015 yang dihelat di Ruang B2, Sasana Budaya Ganesa, Jalan Taman Sari, Kota Bandung pada Jumat (11/12). Dalam seminar tersebut […]

  • Megawati Ucap Terima Kasih pada Presiden Prabowo Usai Pulihkan Nama Baik Bung Karno

    Megawati Ucap Terima Kasih pada Presiden Prabowo Usai Pulihkan Nama Baik Bung Karno

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan terima kasih atas pencabutan TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967, yang menghapus keputusan pencabutan kekuasaan Presiden Sukarno. Pencabutan tersebut menjadi langkah penting dalam memulihkan nama Bung Karno, yang selama ini tercoreng oleh tuduhan yang tak terbukti. Dalam pidato politiknya di acara […]

  • Dicekoki Sabu, ABG 14 Tahun Diperkosa Bergilir Selama 3 Hari

    • calendar_month Kam, 5 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – AY (14) warga Desa Sukowarno Kecamatan Sukakarya, menjadi korban pemerkosaan oleh dua pelaku secara bergiliran selama tiga hari berturut turut. Demikian release berita yang diterima dari Polres Musi Rawas. Anak Baru Gede (ABG) ini dipaksa melayani nafsu birahi ( diperkosa) dalam kondisi tidak sadar alias teler, karena sebelumnya dicekoki narkotika jenis sabu oleh […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 2.474
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

expand_less