Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Beberapa Mantan Pejabat Pemkot Palembang diperiksa KPK

Beberapa Mantan Pejabat Pemkot Palembang diperiksa KPK

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 25 Jan 2018
  • visibility 149

PALEMBANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan pejabat Pemerintah Kota Palembang terkait kasus suap Pilkada 2013 kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang menyeret mantan wali kota setempat Romi Herton dan istrinya Masyito. Sejumlah penyidik KPK melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat di Markas Kepolisian Resor Kota Palembang, Rabu (24/1).

Pejabat yang diperiksa di antaranya mantan sekertaris daerah Kota Palembang yang kini menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel Ucok Hidayat. Usai diperiksa, Ucok mengungkapkan pemeriksaan tersebut memang terkait kasus skandal suap Pilkada pada 2013 yang menjerat mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Hanya saja, kata dia, pemeriksaan justru lebih mendalami keterlibatan Muchtar Effendi, aktor pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi. “Terkait kasus suap Pilkada Kota Palembang tahun 2013. Tapi pemeriksaannya terkait keterlibatan Muchtar Effendi,” kata Ucok.

Menurut Ucok, pemeriksaan dirinya oleh KPK hanya sebagai saksi. Sebab saat kasus suap itu terkuak, dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Palembang.

“Kapasitas saya waktu itu sebagai Sekda Palembang, makanya saya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Panggilannya melalui surat satu minggu lalu,” kata dia.

Pemeriksaan terhadap Ucok sendiri terbilang cepat. Ucok mengaku hanya dicecar lima pertanyaan oleh penyidik KPK. “Pertanyaannya sama seperti sebelumnya (tentang Muchtar). Sekitar lima pertanyaan. Karena saya tidak tahu dan tidak kenal dengan Muchtar Effendi. Makanya tidak diteruskan,” kata dia.

Selain Ucok, juga diperiksa yakni Eftiyani yang merupakan mantan ketua KPU Kota Palembang dan Raymon Lauri yakni mantan kepala Bagian Umum Pemkot Palembang yang saat ini menjabat sebagai sekretaris Dinas Pariwisata Kota. Berbeda dengan Ucok yang membeberkan secara gamblang, Raymon mengakui jika dirinya dalam pemeriksaan hanya ditanya mengenai data diri dan beberapa pertanyaan lain.

Terkait kasus suap pilkada 2013 ia enggan berkomentar banyak. “Tanya saja dengan yang berwenang, saya hanya memenuhi panggilan penyidik KPK,” kata dia. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pekara Korupsi Muratara Ditingkatkan ke Penyidikan

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau menetapkan dua perkara dugaan korupsi lelang jabatan tahun 2017 dan perkara dugaan penyimpangan dana publikasi Humas Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) ke tingkat penyidikan. Kepastian itu disampaikan, Kepala Kejari Lubuklinggau Hj, Zairida didampingi Kasi Pidsus M. Iqbal ketika dibincangi sejumlah wartawan usai gelaran puncak peringatan Adiyaksa berlangsung di […]

  • Bupati Musi Rawas Serahkan Secara Simbolis Hibah Kendaraan Untuk 13 Bumdes

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menyerahkan secara simbolis 13 mobil angkutan dan barang jenis Super Mega Carry kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Musi Rawas. 13 kendaraan mobil berasal dari DAK Afirmasi Bidang Transportasi Tahun 2017 itu diserahkan usai pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke 47 di […]

  • Soal Fee 20% di Banyuasin, Saksi Beberkan di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang dengan terdakwa bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, mengatakan bahwa diberlakukan aturan ‘fee’ sebesar 20 persen jika ingin mendapatkan proyek di dinas terkait.      Rahmat Setiawan, salah seorang pengusaha yang kerap mendapatkan proyek di Pemkab Banyuasin, Sumsel, memberikan kesaksian di persidangan yang digelar […]

  • Rincian Pengurangan Lahan Perumahan Yang Dikelola PT Paku Alam

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Seiring pembangunan dan pengembangan kawasan Agropolitan Center Muara Beliti, pihak pengembang (Developer) perumahan PNS juga gencar lakukan pembangunan. Hingga kini lebih dari 300 rumah type 36 sudah terbangun (khusus yang dilakukan pengembang PT Paku Alam), walaupun akhir-akhir ini tersendat berkenaan dengan belum ada perpanjangan kontrak kerja dengan pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas […]

  • Mengenai Pembebasan Lahan PPA, DPU Pengairan : Info Sangat Jauh dari Keadaan

    Mengenai Pembebasan Lahan PPA, DPU Pengairan : Info Sangat Jauh dari Keadaan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — “Info yang bapak terima sangat-sangat jauh dari keadaan yang ada, anggaran yang ada Rp 100 juta untuk pembebasan 5 lahan. Masing-masing 5 lahan itu bervariasi harga pembebasannya,” kata Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Bina Manfaat, P Simanjuntak, saat diambil keterangan di kantornya, Jum’at (20/11/2015). Menurut Simanjuntak, lokasi lahan […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Millionaire Mindset

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda DULU kehidupan saya mengalami goncangan yang amat sangat, itu bukan pertama kali melainkan kedua kalinya saya terpuruk. Tapi yang kedua itu sangat dahsyat, seluruh harta saya hilang dan hutang saya juga bertumpuk. Ketika itu saya memiliki beragam bisnis tetapi dalam masa hampir bersamaan […]

expand_less