Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » DPRD Sumsel Rekomendasi Hentikan Sementara Angkutan Batu Bara

DPRD Sumsel Rekomendasi Hentikan Sementara Angkutan Batu Bara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
  • visibility 119

PALEMBANG – Komisi IV DPRD Sumatera Selatan merekomendasikan usulan untuk menghentikan sementara aktivitas angkutan sungai khususnya batu bara yang melewati Sungai Musi.

Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati didampingi Wakil Ketua Komisi IV, Yulius Maulana dan anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan terkait dengan insiden kapal tongkang yang menabrak tiang penyangga jembatan Ampera beberapa waktu lalu di Palembang, Jumat.

Menurut dia, angkutan itu wajib kepada kepala Dinas Perhubungan mendapatkan rekomendasi dari gubernur untuk satu kali jalan, jadi untuk keselamatan keamanan pengangkutan barang khusus batu bara mendapatkan rekomendasi dari gubernur.

Ia mengatakan, dari keterangan Dinas Perhubungan Sumsel selama ini tidak pernah meminta rekomendasi dari Pergub tersebut.

“Kami berkesimpulan pada rapat merekomendasikan mengusulkan untuk menghentikan sementara aktivitas angkutan sungai khususnya angkutan batu bara yang melewati Sungai Musi. Kita evaluasi semuanya harus tunduk dan patuh terhadap Pergub Nomor 12 tahun 2015,” katanya.

Ia menyatakan, wilayah Sumsel dan pemprov bertanggungjawab penuh tentang keamanan dan keselamatan seluruh aset di Sumsel.

“Kami menganggap bahwa pada putusan ini rekomenadsi tidak diindahkan oleh KSOP pada kenyataannya ditemukan angkutan batu bara melalui Sungai Musi, sehingga kita berkesimpulan bahwa KSOP tidak patuh dan menghargai Pergub yang dibuat kami menggangap bahwa peraturan diseleraskan baik UU, PP maupun Perda, karena daerah mempunyai kewenangan keselamatan atau mengamankan aset,” tuturnya.

Ia menyampaikan, komisi IV DPRD Sumsel juga akan meminta klarifikasi baik KSOP dan Dinas Perhubungan.

Dalam waktu dekat akan rapat kembali dengan KSOP apa yang menjadi landasan dari dikeluarkannya izin otoritas pelabuhan untuk melewati melalui Sungai Musi.

“Kami mengimbau agar hormati Perda maupun Pergub, karena ini domain Sumsel dan kami melihat tidak bertentangan dengan UU,” ujarnya.

Kalau semua pelewatan menyatakan bahwa kami ada izin dari Kementerian Perhubungan maka kami akan minta klarifikasi ke Kementerian Perhubungan.

“Kami minta stop seluruhnya dan Dishub agar melakukan evaluasi,” tegasnya.

Sementara Yulius Maulana menyatakan, seluruh izin yang diterbitkan pada dasarnya harus ada rekomendasi dulu.

Jadi, kesimpulannya seluruh pengangkutan barang khusus seperti batu bara harus memiliki rekomendasi dari gubernur. Ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan yang sudah dibuat, katanya. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah-Langkah BNK MURA Dalam Mendukung Indonesia Bebas Narkoba 2015

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Lahirnya BNK Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Peraturan Bupati Musi Rawas Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan Badan Narkotika Kabupaten Musi Rawas, Perbup ini sebagai pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 83 Tahun 2007 tentang Badan Nakotika Nasional, Badan Narkotika Provinsi dan Badan Narkotika Kabupaten/Kota. Jika dirunut dari tahun kelahirannya maka BNK Musi […]

  • Inilah Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Musi Rawas 2019 – 2024

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PDI Perjuangan : 1. Azandri dari Dapil 1, suara sah 1.679. 2. Yudi Fratama dari Dapil 2, suara sah 4.696. 3. Depi Aryani dari Dapil 2, suara sah 4.008. 4. Rena Wijaya dari Dapil 3, suara sah 2.328. 5. Mulyadi dari Dapil 3, suara sah 2.170. 6. Ricardo dari Dapil 4, suara sah 1.938. 7. […]

  • Alex Noerdin Lantik Agus Yudiantoro, PJ Bupati Muratara

    Alex Noerdin Lantik Agus Yudiantoro, PJ Bupati Muratara

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Demo masyarakat Musi Rawas Utara (Muratara) pada bulan Januari lalu terjawab sudah dengan di tunjuknya Drs Agus Yudiantoro, M Si, melalui Surat Keputusan yang ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thahjo Kumolo. Menurut Agus Yudiantoro, dipercaya sebagai Pejabat Bupati Muratara bukanlah mudah, apalagi sebagai Daerah Onomi Baru (DOB). Oleh karena itu […]

  • Awal Juni, Bupati Musi Rawas Berkantor di Muara Beliti

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Jika tidak ada halangan, awal Juni 2018 ini, Pasangan Pemimpin Kabupaten Musi Rawas akan mulai bertugas di Kantor Bupati Musi Rawas di Muara Beliti. Kepastian ini setelah Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Rabu (30/05/2018) melakukan peninjauan persiapan ruangan yang akan menjadi ruang kerjanya. Dikatakan Bupati disela-sela kunjunganya, melihat dari kondisi ruang […]

  • Putusan MK Tentang Mantan Napi Korupsi, Buka Peluang Money Politic di Pilkada

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mantan narapidana kasus korupsi yang mengajukan diri ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak lepas dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menganulir batasan waktunya. Putusan ini dinilai membuka peluang besar terjadinya money politic dalam Pilkada serentak tahun ini. Pengamat politik dari Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jeirry Sumampow mengatakan aturan baru yang dikeluarkan MK […]

  • Listrik Prabayar lebih Menguntungkan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dari 82 ribu pelanggan Perusahaan Lisrik Negara (PLN) di Kabupaten Musi Rawas, baru sekitar 17 ribu pelanggan yang sudah migrasi ke prabayar. Manager PLN rayon Muara Beliti, Randhy Kusriansyah mengatakan bahwa program listrik pintar (Listrik prabayar) ditargetkan sukses hingga Desember 2019. “Hingga kini baru 17 ribu pelanggan yang sudah migrasi ke […]

expand_less