Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Dianggap Daerah Rawan, Bawaslu Gelar Rakor di Musi Rawas

Dianggap Daerah Rawan, Bawaslu Gelar Rakor di Musi Rawas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2015
  • visibility 124

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pemilihan kepala daerah (Pemilukada) serentak 2015, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan para stakeholder di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Adapun pertimbangan dipilihnya Kabupaten Mura sebagai lokasi pelaksanaan Rakor, karena daerah tersebut merupakan salah satu yang paling rawan pada Pemilihan 2014 silam.

“Suksesnya pesta demokrasi yang akan datang, merupakan hasil kerjasama, bahu membahu dan saling tutup kekurangan agar dapat dilakukan, sehingga harapan untuk terselenggaranya pilkada yang berkualitas dapat terwujud,” kata Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Mura, Ali Sadikin, saat memberikan kata sambutan mewakili Sekda Mura di Auditorium Kantor Bupati Musi Rawas. Senin (07/09/2015).

Menurut Ali Sadikin, dengan kerja keras dari semua elemen masyarakat untuk terwujudnya pilkada yang sukses, diharapkan proses penyelenggaraan pilkada dapat berjalan secara demokratis dan taat asas, serta pemimpin yang dilahirkan juga mampu membawa daerah dan masyarakatnya menuju kemakmuran.

Ali Sadikin juga meminta kepada berbagai elemen seperti PNS, TNI, dan Polri untuk netral dan tidak memihak pada pelaksanaan pilkada. Selain itu kepada semua pihak, juga diharapkan menjaga kondusifitas wilayah agar pelaksanaan pilkada tidak justru memberi efek negatif.

Rapat koordinasi yang dibuka Pimpinan Bawaslu RI Nasrullah, menghadirkan Bawaslu Provinsi Sumsel, Panwaslih Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten, kepolisian, pemerintah daerah, Satpol PP, ormas dan LSM, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, mahasiswa, serta media massa.

Sementara Bawaslu juga menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara, Mahkamah Konstitusi (MK), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Rakor Stakeholders diisi dengan lima sesi diskusi yang mengambil tema :

“Dukungan Fasilitasi Pemerintah dalam Penyelenggaraan Pilkada”,

“Titik Rawan Pilkada Serentak dan Penegakan Etik”,

“Integritas Pilkada di Tengah Ancaman Politik Uang dan Penyalahgunaan Wewenang oleh Petahana”,

“Sengketa dan Penegakan Hukum Pilkada”, dan

“Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak 2015”.

Rakor juga diharapkan dapat melahirkan rekomendasi untuk pelaksanaan pilkada serentak, Rakor Stakeholders ini juga akan meminta komitmen dari seluruh pasangan Calon Bupati Musi Rawas untuk mewujudkan pilkada yang bermartabat, aman dan damai, serta siap menerima hasil. (fs)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Resmikan Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia Sako SPN Mura

    • calendar_month Sel, 31 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sako Sekawan Persada Nusantara bersama DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Perkemahan Akhir Tahun (Perata) Cinta Alam Indonesia Muda-Mudi LDII tingkat Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau. Selasa (31/12) di Bumi Perkemahan Kelurahan Megang Sakti. Perkemahan Cinta Alam Indonesia berlangsung selama dua hari, 31 Desember 2019 sampai […]

  • 5 Alasan Bahrain Takut Main Bola di Indonesia: Soal Ancaman Pembunuhan hingga Ingin Diberi Balas Budi Suporter Garuda

    5 Alasan Bahrain Takut Main Bola di Indonesia: Soal Ancaman Pembunuhan hingga Ingin Diberi Balas Budi Suporter Garuda

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jurnalindependen.com – Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) menerbitkan pernyataan resmi usai merasa terusik oleh fans sepak bola Indonesia yang melempar penghinaan dan ancaman di media sosial. Pernyataan BFA itu salah satunya tentang permohonan kepada AFC dan DIDA soal perpindahan venue melawan Timnas Indonesia pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026, pada 25 Maret 2025 mendatang. “Pernyataan Asosiasi […]

  • Tinjau Ulang! Perda RTRW Bertentangan dengan UU Pemekaran Muratara

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    *  Berpotensi menjadi pemicu konflik di masyarakat MUSIRAWAS — Peraturan Daerah atau Perda No 2 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten atau RTRWK Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan 2011-2031, harus ditinjau ulang. Demikian ditegaskan Efendi, dari LSM Pucuk, Senin (26/10). Menurut dia, perda yang ditandatangi Bupati Musirawas H Ridwan Mukti, tanggal 21 Oktober tahun 2013 ini, bertentangan dengan […]

  • Saksi Sebut Proyek Dimenangkan Zulfikar Tidak Ada Proses Lelang

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Salah seorang saksi kasus korupsi Bupati nonaktif Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Yan Anton Ferdian yang menjadi pejabat pembuat komitmen di Dinas Pendidikan setempat menyatakan pemerintah kabupaten tidak menyelenggarakan lelang untuk proyek yang dimenangkan perusahaan milik Zulfikar. Saksi yang menjabat sebagai Plt Kadis Pendidikan Banyuasin Sofyan Nurozi di ruang sidang Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis, […]

  • Bank Mandiri Akan Salurkan CSR Motor Sampah ke Musi Rawas

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Bank Mandiri Cabang Watervang Lubuklinggau akan menyalurkan bantuan CSR berupa 1 unit motor (KTM) bak sampah Ke Pemkab Musi Rawas tahun ini. Hal ini disampaikan, Heru Kurniawan selaku Kepala Cabang Mandiri Watervang Lubuklinggau. “Tahun ini CSR ke Musi Rawas, 1 unit motor (KTM) bak sampah. Realisasinya sekitar bulan Maret atau April. Rencananya […]

  • Kisaran 25 Miliar Dana Hibah KPUD Lubuklinggau Untuk Pilkada 2024, Ferry Isrop Ajak Awasi Penggunaannya

    Kisaran 25 Miliar Dana Hibah KPUD Lubuklinggau Untuk Pilkada 2024, Ferry Isrop Ajak Awasi Penggunaannya

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Tidak sedikit dana yang di gelontorkan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk Pilkada Serentak Tahun 2024. Setidaknya capai kisaran Rp 25 miliar dana hibah tersebut untuk menyukseskan Pilkada. Hal ini menjadi sorotan mahasiswa Hukum Tata Negara Bumi Silampari Kota Lubuklinggau, Ferry Isrop, Sabtu (9/11/2024). “Itu lah demokrasi yang kita anut sistem pemimpin di pilih […]

expand_less