Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Bulog Diminta Perbaiki Kualitas Beras Rastra

Bulog Diminta Perbaiki Kualitas Beras Rastra

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
  • visibility 94

JAKARTA – | Anggota Komisi IV DPR RI Muslim mendorong Perum Bulog memperbaiki kualitas beras untuk rakyat sejahtera (rastra) yang didistribusikan kepada masyarakat. Menurutnya, beras rastra yang beredar di masyarakat bermutu rendah. Ia juga mempertanyakan mekanisme distribusi beras rastra yang disalurkan ke masyarakat.

“Darimana barangnya ini mungkin bisa dijelaskan, karena rata-rata berasnya itu berkutu dan macam-macam, tetap korbannya adalah masyarakat,” kata Muslim dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI dengan Direktur Utama Bulog Budi Waseso di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Dalam rapat tersebut, politisi Partai Demokrat itu mengusulkan Bulog di bawah kepemimpinan Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, untuk membuat langkah strategis agar penyerapan beras dari petani maksimal. Jangan sampai Pemerintah melakukan impor pada saat panen raya, sehingga stok beras dari petani tidak terserap.

“Sebagai stok nasional, saya pikir Bulog harus melakukan inovasi-inovasi, sehingga beras-beras dihimpun dari petani. Artinya, dengan adanya Bulog ini kita berharap kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk membuat suatu mekanisme agar kita mengharapkan kita surplus. Selama ini kita selalu mengimpor, kenapa ke depan kita tidak ekspor,” tanyanya.

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono juga menyinggung kualitas beras rastra. Ia menilai kualitas beras rastra masih belum layak konsumsi. Politisi PDI-Perjuangan itu menduga adanya permainan oknum dalam bantuan pangan beras miskin atau yang sekarang dikenal beras rastra.

“Isunya, setelah Bulog menyalurkan beras ke warung, kualitasnya jelek karena ada oknum. Persaingan Bulog dengan pemain lainnya, saya titik beratkan Indramayu, perlu ditindaklanjuti,” kata Ono sembari meminta pihak Bulog untuk ikut turun ke wilayah Indramayu, Jawa Barat, agar dapat melihat langsung kualitas beras yang dikatakan buruk.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Muhammad Syafrudin (F-PAN) meminta Bulog mengambil alih kembali penyaluran program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang semulanya merupakan  program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra).

Ia menyebut, perubahan skema penyaluran BPNT yang selama ini diserahkan pada pihak swasta melalui Kementerian Sosial membuat distribusi beras dari gudang Bulog terkendala. Bulog memiliki kewajiban menyerap seluruh beras dari petani untuk menjaga stabilitas harga. Karena itu, lanjutnya, BPNT semestinya menjadi kewenangan Bulog. | ann/sf–DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Pramuka ke-59, 19 Pengurus SBH Mura Dikukuhkan

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Dalam Peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Rawas (Mura) kukuhkan sebanyak 19 Pengurus Saka Bakti Husada (SBH) tingkat Kecamatan. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Bupati Mura H Hendra Gunawan diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M Aidil Rusman sekaligus peresmian bumi perkemahan Pramuka Musi Rawas bertempat di […]

  • Ridwan Mukti : Musrenbang, Wahana Efektif Menyelaraskan Pembangunan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com — Setiap proses penyusunan dokumen rencana pembangunan memerlukan koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antara pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD, yang menitikberatkan pada sinkronisasi rencana kerja antar SKPD dan antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat agar tujuan dan […]

  • Riezky Pastikan Diri Bertarung di Pilkada Lubuklinggau

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Bakal Calon (Balon) Walikota Lubuklinggau, Riezky Aprilia memastikan, akan siap bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Lubuklinggau 2018 mendatang. Post Views: 302

  • Bupati Musi Rawas Sambut Kunker  Pangdam II/Sriwijaya Meninjau Pembangunan Yonif 947/Pangeran Amin

    Bupati Musi Rawas Sambut Kunker Pangdam II/Sriwijaya Meninjau Pembangunan Yonif 947/Pangeran Amin

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 904
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pangdam II/Sriwijaya melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas dalam rangka meninjau kesiapan dan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 947/Pangeran Amin, Selasa (7/4/2026). Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud beserta jajaran pemda setempat menyambut baik kunjungan pangdam ini. Dalam agenda tersebut, Pangdam II/Sriwijaya bersama Bupati Musi Rawas melakukan peninjauan langsung di […]

  • Pabrik Semen Baturaja Kembali Mengeluarkan Debu

    • calendar_month Ming, 14 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BATURAJA – Pencemaran udara berupa debu dari pabrik semen yang ada di Baturaja -OKU, masih menjadi keluhan masyarakat sektiar. Hal ini terbukti dari  pantauan  jurnalindependen.com pada Minggu malam 14 Nopember 2014 saat melintas ditaman kota yang menjadi pavorit warga Baturaja dan sekitranya sangat terasa bahkan terlihat debu putih berterbangan pada malam hari sehingga sampai menyakitkan mata terutama untuk pengendara sepeda […]

  • URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

    URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Sudah sebulan ini Kantor Lurah Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Musirawas Utara (Muratara) selalu kosong terkunci, akibatnya pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan jadi terhambat. Padahal banyak masyarakat membutuhkan pelayanan terutama masalah administrasi kependudukan, demikian disampaikan Muhammad Ali, Pembina Ulu Rawas Bersatu (Urabes) Muhammad Ali kepada Jurnal Independen, siang tadi, Selasa (14/10/2014) di […]

expand_less