Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » 4 Paket Distamben Mura Kekurangan Volume 45,5 Juta

4 Paket Distamben Mura Kekurangan Volume 45,5 Juta

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 11 Des 2014
  • visibility 256

MUSIRAWAS — Pemerintah Kabupaten Musirawas (Mura), Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), di tahun 2013 lalu telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 36.631.952.125,00. Namun, dari alokasi dana tersebut telah terealisasi sebesar Rp 34.587.199.457,00 atau 94,42%. Hal demikian disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak dinas sehingga tidak mampu secara optimal mengolah dana yang sudah dianggarkan.

Hal ini berdasarkan informasi yang diterima atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sumsel atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musirawas untuk anggaran tahun 2013, dengan No. 23-C/LHP/XIVIII.PLG/05/2014, tanggal 26 Mei 2014 menyebutkan bahwa 4 proyek di Distamben Kabupaten Musirawas diduga bermasalah. Karena pada kegiatan itu terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 45.569.375,00.

Empat kegiatan ini di antaranya, pemasangan Tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dari Desa Mangan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi ke Desa Sembatu Jaya, Kecamatan, BTS Ulu, dengan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 19.943.675,00.

Pemasangan Tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), Trafo dan SUTR di Desa Gunung Kembang Baru, Kecamatan BTS Ulu juga terdapat kekurangan pekerjaan volume senilai Rp10.494.900,00. Pemasangan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) Trafo dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) dari Desa Beringin Makmur II ke Desa Tanjung Raja, Kecamatan RawasIlir, kegiatan ini diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp2.395.575,00. Pemasangan SUTM, Trafo dan SUTR dari Desa Suka Merindu ke Dusun Bukit Taman, Kecamatan STL Ulu Terawas. Kegiatan ini juga ditemukan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 12,736.225.00.

Dijelaskannya, adapun rincian hasil audit dari BPK terkait atas proyek itu di antaranya pemasangan SUTM dari Desa Mangan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi ke Desa Sembatu Jaya, Kecamatan, BTS Ulu, dengan jumlah dana sebesar Rp 2.791.500.000,00 yang dilaksanakan oleh PT SJL. Proyek ini, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas dokumen kontrak dan pemeriksaan uji petik fisik di lapangan, diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan seperti pekerjaan SUTM 20 KV=8,7 kms, Isolator Tumpu 20 KV, volume dalam RAB 514 set, volume yang terpasang 495 set, selisih 19 set, dengan harga satuan Rp 308.675,00, dengan jumlah dana Rp 5.864.825,00.

Pekerjaan TM3, volume dalam RAB 12 set, volume yang terpasang 2 set, selisih 10 set, dengan harga satuan Rp 1.346.150,00 dengan jumlah dana sebesar Rp 13.461.500. Pekerjaan Gardu Portal Isolator Tumpu, volume dalam RAB 8 buah, volume yang terpasang 6 buah, selisih 2 buah, dengan harga satuan Rp 308.675,00. Jadi, kekurangan volume pekerjaan dalam proyek ini jumlahnya mencapai Rp 19.943.675,00.

Kemudian, proyek pemasangan SUTM Trafo dan SUTR di Desa Gunung Kembang Baru, Kecamatan BTS Ulu, yang dikerjakan oleh CV PB, dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.955.000.000,00. Proyek ini juga ditemukan kekurangan volume pekerjaan seperti pekerjaan SUTM 20 KV, Isolator Tumpu 20 KV, volume dalam RAB 502 set, volume yang terpasang 499 set, selisih 3 set, dengan harga satuan Rp 305.250,00, dengan jumlah uang sebesar Rp 915.715,00. Pekerjaan Isolator Tarik 24 KV volume dalam RAB 108 buah, volume yang terpasang 105 buah, selisih 3 buah, dengan harga satuan Rp 463.500,00 maka jumlah uangnya sebesar Rp 1.390.500,00.

Pekerjaan TM1, volume dalam RAB 154 set, volume yang terpasang 149 set, selisih 5 set, dengan harga satuan Rp 722.350,00, jadi jumlah dana sebesar Rp 3.611.750,00. Pekerjaan TM5, volume dalam RAB 16 set, volume yang terpasang 14 set, selisih 2 set, dengan harga satuan Rp 1.372.700,00 dan jumlah dananya sebesar Rp 2.745.400,00. Juga pekerjaan Gardu Portal, Isolator Tumpu, volume dalam RAB 6 buah, volume yang terpasang 0, selisih 6 buah, dengan harga satuan Rp 305.250,00, dengan jumlah dana sebesar Rp 1.831.500,00 maka kekurangan volume pekerjaan dalam proyek ini jumlah dananya mencapai Rp 10.494.900,00.

Selain itu, Tedy Lausyardi, Kabid Tambang dan Energi Distamben Kabupaten Musirawas saat ditanya di ruang kerjanya, minggu lalu, terkait 4 paket proyek Distamben Kabupaten Musirawas tahun 2013 lalu atas LHP BPK, dirinya pun emosi dan berang (marah) kepada wartawan. “Kamu dapat data itu dari mana, karena data yang kamu pegang tersebut rahasia Negara,” ujarnya kesal.

Sementara BPK Perwakilan Propinsi Sumsel beberapa kali dihubungi melalui telepon 0711-410549 atau 0711-358948, namun tidak pernah diangkat.(Toni-Patroli)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sebut Sumsel Masih Zero Karhutla

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Sampai saat ini kondisi Sumatera selatan (Sumsel) masih kondusif tidak terpantau asap, baik secara visual maupun melalui pantauan satellite yang dirilis oleh Asean Specialised Meteorogical Center (ASMC). Itu titik asap sementara yang dimaksud mungkin titik hotspot, kalau saat ini titik hotspot masih fluktuatif belum ada peningkatan yang signifikan. Yang dapat kita pantau […]

  • Sesama Otak Manusia Bisa Berkomunikasi Langsung

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Penelitian menyatakan komunikasi antar-otak manusia itu mungkin. Sesama otak manusia bisa berkomunikasi secara langsung tanpa harus berbicara sama sekali. Jenis komunikasi ini lebih tepat guna daripada berbicara atau menggunakan bahasa. Dengan bantuan komputer, para peneliti dari University of Washington menunjukkan bahwa satu pemikiran manusia bisa dikirimkan melalui komputer dalam jarak hampir satu kilometer. Satu orang dipasang […]

  • Menag : Myanmar Harus Hormati Hak Kemanusiaan Rohingya

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendorong otoritas Myanmar menghormati hak kemanusiaan etnis Rohingya yang mengalami tindakan kekerasan dari militer negara tersebut. Post Views: 326

  • Napi Narkoba Meninggal, Diduga Dianiaya Sipir Penjara

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Selama lima hari menjalani perawatan medis, Bisan Azhari (43), narapidana (Napi) Lapas Merah Mata Palembang, menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU RSMH Palembang. Bisan Azhari meninggal dunia pada Selasa (20/3/2018) sekira pukul 21.30 WIB. Tak terima atas kematian Bisan Azhari yang dinilai tak wajar, pihak keluarga pun melaporkannya ke SPKT Mapolda Sumsel, Rabu (21/3/2018). […]

  • Diplomasi Kopi Ala Jokowi

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    “Jangan lupa, jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menghadiri jamuan santap siang kenegaraan bersama Gubernur Jenderal Selandia Baru Dame Patsy Reddy di Government House, Wellington, Selandia Baru pada Senin, 19 Maret 2018. Riuh tawa dan tepuk tangan dari semua yang hadir pun menyertai pernyataannya tersebut. Presiden mengatakan bahwa […]

  • Bupati Mura Apresiasi Penyelenggaraan Workshop Keuangan Desa

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud menyambut positif dilaksanakannya workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (28/07/2022). Bupati Ratna Machmud dalam sambutannya mengucapkan selamat mengikuti kegiatan workshop dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pemerintah desa yang telah dilaksanakan selama ini, “Mari kita terus berkarya berkreasi dan […]

expand_less