Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Hati-Hati Lewat Jalinteng Bingin Jungut Longsor

Hati-Hati Lewat Jalinteng Bingin Jungut Longsor

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 29 Des 2014
  • visibility 219

MUSI RAWAS,Jurnalindependen.com — Pengendara sepeda motor maupun roda empat yang melintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sekayu-Lubuklinggau melalui Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) maupun sebaliknya  harus berhati-hati. Pasalnya disana jalannya longsor  sudah memakan 1/2 meter badan jalan. Tidak itu saja untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kecelakaan, disana sudah dipasang papan peringatan dan police line.

Pantauan dilapangan menyebutkan jalinteng yang ada di Desa Bingin Jungut letaknya memang disisi Sungai Lakitan. Sekitar 10 meter dari jalan longsor tersebut sudah diberi papan peringatan oleh masyarakat. Karena jalan yang longsor tersebut disisinya sudah dalam dan bergelombang. Ditakutkan kalau tidak diberi peringatan pengendara roda empat atau dua akan terjebak dan melompat ke sungai.

Seorang pengendara roda empat, Deddy, mengaku sangat terkejut dengan adanya jalan longsor diwilayah Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Lakitan tersebut. Sebab ia tidak menyangka jalinteng di desa tersebut akan longsor.
"Saya terkejut ketika melintas disana ada papan pemberitahuan dan police line jalan longsor, mendadak memperlambat kendaraan,"paparnya.

Dikatakannya berdasarkan impormasi yang didapat jalan longsor tersebut sudah lama terjadi tetapi belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Kita takutkan longsor akan bertambah ketika memasuki musim penghujan ini.

"Masih sekitar setengah meter lah makan badan jalan, kalau hujan lagi longsor akan bertambah , karena tanah yang ada disekeliling daerah longsor lah ade yg tergerus,"jelasnya

Untuk itu bagi pengendara roda dua dan empat yang melintas disana terkhusus pada malam hari atau saat hujan harus berhati-hati dan kalau bisa memperlambat laju kendaraannya, untuk menghindari resiko kecelakaan.
"Berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan supaya tidak terjebak ketika melintas disana,"pintanya.
Masih menurutnya, ia tidak mengetahui kewenangan siapa yang memperbaiki jalan tersebut. Yang jelas sebagai pengguna jalan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mura dan Provinsi supaya jalan tersebut segera diperbaiki

Hal senada dikatakan Amrul, bahwa jalan rusak bukan cuma di Desa Bingin Jungut saja tetapi ada beberapa titik. Tetapi jalan rusak tersebut tidak separah di Desa Bingin Jungut. "Kita berharap kepada pemerintah supaya secepatnya memperbaiki jalan tersebut supaya tidak bertambah parah,"pintanya.

Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan, bukan tidak mungkin jalan yang rusak akan bertambah rusak dan yang longsor akan bertambah.

Sementara itu, Camat Muara Lakitan, Adi Winata, ketika dihubungi melalui ponselnya belum mengetahui jalan di Desa Bingit Jungut longsor.  (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Inisiatif Tentang Pesantren dan Pendidikan Agama Disetujui

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang dipimpin Ketua Valeg DPR RI Supratman Andi Agtas didampingi Wakil Ketua Baleg DPR RI M. Sarmudji menyetujui secara aklamasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi RUU Usul Inisiatif DPR RI. Persetujuan dicapai setelah perwakilan sepuluh fraksi di Baleg melakukan harmonisasi naskah RUU […]

  • Warga Sekitar PT PHML Pertanyakan Kompensasi Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Puluhan masyarakat yang tinggal di sekitar PT PHML mendatangi pabrik Perusahaan tersebut untuk mempertanyakan kompensasi atas dugaan pencemaran limbah di Sungai Kungku, Jumat (06/11/2015). Koordinator masyarakat tersebut, Deni menyampaikan kepada Jurnalindependen.com bahwa mereka mendatngi PT PHML mempertanyakan janji pihak perusahaan untuk membuatkan sumur bor beserta tanki air dan pipa. Kompensasi ini menurut […]

  • DPR Segera Revisi UU Pilkada

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi II DPR RI akhirnya ketuk palu untuk tetap melakukan revisi UU nomor 8/2015 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati (UU Pilkada). Keputusan tersebut didapat saat rapat tertutup anggota komisi bidang pemerintahan tersebut, pada Rabu (20/5). Dalam pengambilan keputusan, seluruh anggota fraksi dari Koalisi Merah Putih (KMP) setuju amandemen. Sedangkan anggota fraksi […]

  • Pemprov Sumsel Terima Anugerah Paritrana Atas Perhatian Kepada ‘Pekerja’

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Provinsi Sumsel kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang menganugerahkan Anugerah Paritrana kepada Pemprov Sumsel. Penghargaan ini diterima langsung Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (3/7). Usai menerima penghargaan, Mawardi Yahya mengatakan, penghargaan ini membuktikan bahwa melalui Organisasi Perangkat […]

  • Angka Kematian Ibu & Anak di Muratara Capai 48 orang pertahun.

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.co.id – Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mencapai 48 kematian dalam setahun. Angka ini cukup tinggi dan salah satu faktor kurangnya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif Saat pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa diwilayah tersebut, Jum’at […]

  • Revisi UU Narkotika Jadi Prioritas

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil menilai pemerintah harus memprioritaskan pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Narkotika dan Psikotoprika. Maraknya ancaman narkoba salah  satunya munculnya jenis-janis narkotika yang baru sudah menjadi ancaman bangsa dan negara dan sudah sepatutnya perlu adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur. “Selain itu juga kita temukan bahwa zat-zat psikotoprika ternyata ada yang […]

expand_less