Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Ruangan Kurang, Siswa Belajar Dilantai

Ruangan Kurang, Siswa Belajar Dilantai

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 14 Des 2014
  • visibility 108

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –– Tekad siswa SDN SP 5 Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) – SUMSEL untuk menuntut ilmu bisa ditiru. Walaupun kondisi ruangan terbatas dan sekolah rusak, mereka tetap semangat belajar meskipun dilantai. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan dikeluhkan wali murid. Selain kondisi sekolah sudah memprihatinkan, sekolah tersebut belum memiliki rumah dinas. Anehnya belum ada perhatian khusus dari Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan untuk memperbaiki atau menambah lokal sekolah tersebut.

Wali murid salah satu siswa di SDN SP 5 Tri Anggun Jaya, Juanda, mengakui bahwa kondisi sekolahan tersebut sudah memprihatinkan, seperti plafon dan kusen sudah lapuk. Ditakutkan kalau tidak segera diperbaiki akan ambruk dan menimpa siswa yang sedang belajar.

“Untuk itu  saya berharap ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Sebelum ada korban pada siswa yang sedang belajar,” katanya.

Menurut dia, jika berbicara layak atau tidak layak maka dapat dikatakan sekolahan tersebut tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Namun dikarenakan hanya ada satu SD maka siswa harus bertahan kendati plafon  ambruk selalu mengancam.

“Saya berharap jika pada 2015 ada anggaran untuk membangun sekolahan untuk SD Tri Anggun Jaya dapat diprioritaskan, karena kami sangat was-was ketika anak belajar didalam gedung tersebut,” katanya.

Masih menurutnya , sekolahan tersebut masih kekurangan ruangan karena hanya memiliki tiga ruangan sedangkan muridnya membludak. Akibatnya murid harus bergantian untuk belajar dengan metode sebagian masuk siang dan pagi.

“Disana masih kekurangan fasilitas seperti kursi dan meja, bagi siswa yang tak kebagian maka belajar dilantai. Selain itu, disekolahan tersebut belum ada rumah dinas kepala sekolahan sehingga kepala sekolah menginap dirumah warga,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Mura, Soekamto, mengatakan permasalahan sekolah di SP 5 Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, dari Diknas akan melakukan survey dahulu. Survey dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dari sekolah tersebut. "Kita akan survey dan melihat langsung ke lapangan sejauh mana tingkat kerusakannya,"jelasnya.

Kalau tingkat kerusakannya ringan kemungkinan tidak akan dilakukan perehaban. Tetapi kalau tingkat kerusakannya sedang akan dilakukan perehaban, namun tetap di fokuskan kepada tingkat kerusakan berat.

"Mau disurvey dahulu tingkat kerusakan, apa ringan, berat atau sedang. Karena kalau ingin merehab minimal kerusakan sedang tapi yang diutamakan yang rusak berat,"tegasnya.

Kemudian masalah kekurangan ruangan Diknas juga akan melihat jumlah siswanya,  Kalau sekolah tersebut  seperti di cawang ilir tidak perlu banyak ruangan  cukup 3 lokal saja. Tetapi kalau yang paralel akan diutamakan penambahan lokal. (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Implementasi SAKIP Ukur Kinerja OPD

    • calendar_month Sen, 16 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MURATARA- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara menyelenggarakan Kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Senin (16/04). Pada kegiatan yang berlangsung di auditoriun lantai 2 kantor Bupati Muratara itu sekaligus dilaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Muratara dengan bupati. Diharapkan pada proyek pembaharuan kegiatan dimotori Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana Setda […]

  • 236 Kontingen Musi Rawas Ikuti KTNA XIII Sumsel

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten Musi Rawas turut ambil bagian dalam kegiatan Pekan Daerah  Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda  KTNA) XIII Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan dari 24-28 Juni 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin. Sebanyak 236 Petani dan Nelayan Kabupaten Musi Rawas mengikuti beragam kegiatan dalam ajang silaturahmi petani dan nelayan se propinsi Sumatera […]

  • WaliKota Lubuklinggau Berpeluang Besar Menang Pilkada

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan SN Prana Putra Sohe berpeluang besar memenangkan pemilihan kepala daerah untuk yang kedua kali berdasarkan hasil survei Lembaga Kajian Publik Independen. Post Views: 520

  • Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 24 Oktober 2022

    Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 24 Oktober 2022

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 541.000 Rp 499.000 1.0 Rp 978.000 Rp 934.000 2.0 Rp 1.894.000 Rp 1.854.000 Baca : Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 21 Oktober 2022 3.0 Rp 2.814.000 Rp 0 5.0 Rp 4.655.000 Rp 4.581.000 10.0 Rp 9.253.000 Rp 9.112.000 25.0 Rp 23.002.000 Rp 22.733.000 50.0 Rp 45.920.000 Rp […]

  • Akibat Pemasangan Kabel, PLN S2JB Tebang Tanam Tumbuh Tanpa Ganti Rugi

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com – Pemasangan Kabel PLN S2JB wilayah Gandus tanpa mengganti kerugian atas penebangan Pohon Karet dan Pohon Pinang yang berusia 10 tahun (2014), Padahal sesuai Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 19 tahun 2014 tentang Pedoman Tarif Nilai Ganti Rugi atas Pemakaian Tanah dan Pembebasan Tanam Tumbuh, dan Bangunan diatasnya, akibat Operasi Eksplorasi Dan/atau Eksploitasi BUMN/BUMD […]

  • Pelaku Curanmor Milik Karyawan J & T Ekspress Diringkus Polisi

    • calendar_month Sel, 17 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – AN (37) tak berkutik saat anggota Polsek Tugumulyo Polres Musi Rawas meringkusnya ketika sedang berada di sebuah bengkel mobil, Minggu (15/04). Warga RT 01 Jalan Matjusin Kelurahan Batu Urip Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau ini diringkus petugas karena diduga melakukan pencurian sepeda motor di kantor J&T EKSPRES Desa Widodo Kecamatan Tugumulyo […]

expand_less