Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ruangan Kurang, Siswa Belajar Dilantai

Ruangan Kurang, Siswa Belajar Dilantai

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 14 Des 2014
  • visibility 153

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –– Tekad siswa SDN SP 5 Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) – SUMSEL untuk menuntut ilmu bisa ditiru. Walaupun kondisi ruangan terbatas dan sekolah rusak, mereka tetap semangat belajar meskipun dilantai. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan dikeluhkan wali murid. Selain kondisi sekolah sudah memprihatinkan, sekolah tersebut belum memiliki rumah dinas. Anehnya belum ada perhatian khusus dari Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan untuk memperbaiki atau menambah lokal sekolah tersebut.

Wali murid salah satu siswa di SDN SP 5 Tri Anggun Jaya, Juanda, mengakui bahwa kondisi sekolahan tersebut sudah memprihatinkan, seperti plafon dan kusen sudah lapuk. Ditakutkan kalau tidak segera diperbaiki akan ambruk dan menimpa siswa yang sedang belajar.

“Untuk itu  saya berharap ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Sebelum ada korban pada siswa yang sedang belajar,” katanya.

Menurut dia, jika berbicara layak atau tidak layak maka dapat dikatakan sekolahan tersebut tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Namun dikarenakan hanya ada satu SD maka siswa harus bertahan kendati plafon  ambruk selalu mengancam.

“Saya berharap jika pada 2015 ada anggaran untuk membangun sekolahan untuk SD Tri Anggun Jaya dapat diprioritaskan, karena kami sangat was-was ketika anak belajar didalam gedung tersebut,” katanya.

Masih menurutnya , sekolahan tersebut masih kekurangan ruangan karena hanya memiliki tiga ruangan sedangkan muridnya membludak. Akibatnya murid harus bergantian untuk belajar dengan metode sebagian masuk siang dan pagi.

“Disana masih kekurangan fasilitas seperti kursi dan meja, bagi siswa yang tak kebagian maka belajar dilantai. Selain itu, disekolahan tersebut belum ada rumah dinas kepala sekolahan sehingga kepala sekolah menginap dirumah warga,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Mura, Soekamto, mengatakan permasalahan sekolah di SP 5 Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, dari Diknas akan melakukan survey dahulu. Survey dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dari sekolah tersebut. "Kita akan survey dan melihat langsung ke lapangan sejauh mana tingkat kerusakannya,"jelasnya.

Kalau tingkat kerusakannya ringan kemungkinan tidak akan dilakukan perehaban. Tetapi kalau tingkat kerusakannya sedang akan dilakukan perehaban, namun tetap di fokuskan kepada tingkat kerusakan berat.

"Mau disurvey dahulu tingkat kerusakan, apa ringan, berat atau sedang. Karena kalau ingin merehab minimal kerusakan sedang tapi yang diutamakan yang rusak berat,"tegasnya.

Kemudian masalah kekurangan ruangan Diknas juga akan melihat jumlah siswanya,  Kalau sekolah tersebut  seperti di cawang ilir tidak perlu banyak ruangan  cukup 3 lokal saja. Tetapi kalau yang paralel akan diutamakan penambahan lokal. (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pertanyakan Kinerja Pemerintah Atasi Pengangguran

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan kinerja pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini pengangguran di Indonesia mencapai 6,82 juta orang atau 5 persen dari jumlah penduduk angkatan kerja. “Pertanyaan kita, apa yang diusahakan pemerintah untuk meningkatkan lapangan  pekerjaan bagi masyarakat, serta mengurangi pengangguran di Indonesia di […]

  • Bupati Sebar Virus Cinta Lingkungan

    • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sebagai persiapan mengikuti  peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang akan dilaksanakan ditingkat Provinsi Sumatera Selatan pada Bulan Agustus mendatang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas mengadakan berbagai perlombaan, yang dilaksanakan di halaman kantor (DLH) Mura. Lomba yang digelar adalah Lomba Daur Ulang Sampah, Lomba Lukis dan Lomba Photo Lingkungan, tingkat SD,SMP […]

  • Kuliah Umum Mahasiwa Baru UBD, HD Beri Motivasi

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (HD) memberikan Kuliah Umum pada Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, Senin (27/09/2021). Dalam kesempatan tersebut  HD memberikan beberapa motivasi kepada Mahasiswa UBD agar tetap semangat belajar dan menentukan tujuan yang akan dicapai serta terus mencoba ketika mengalami kegagalan. […]

  • LII Laporkan ke Kejari, Dugaan Kekurangan Volume 2 Kegiatan PUPR Lubuklinggau

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Koordinator Wilayah Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara LSM Lembaga Informasi Independen (KORWIL LSM LII), Rabu (10/07) menyampaikan laporan dua kegiatan yang berpotensi kekurangan volume pada Tahun Anggaran 2017 di Satker Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan. “Pagi tadi sudah kita sampaikan ke Kejari Lubuklinggau dan telah […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 670
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Pahami Cara Kerja Otak Anda

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Pikiran Itu Mencipta MEMAHAMI cara kerja otak cukup rumit. Ya, rumit karena jalur-jalur peta yang kompleks, syaraf-syaraf neuron yang jumlahnya jutaan dan panjangnya bisa mencapai ratusan kilometer jika disambung-sambung. Jaringan pusat nerve system mengendalikan kimia-kimia tubuh yang menentukan banyak hal, seperti tindakan-tindakan yang diambil, perasaan-perasaan yang timbul, hingga […]

expand_less