Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » PT BNS Ragukan Sikap Objektivitas dan Keadilan BPSK Lubuklinggau

PT BNS Ragukan Sikap Objektivitas dan Keadilan BPSK Lubuklinggau

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
  • visibility 89

LUBUKLINGGAU – | Chief Excecutive Officer (CEO) PT Buraq Nur Syariah (BNS), Prita Wulan Kencana, meragukan sikap objektif dan berkeadilan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Lubuklinggau, dalam hal penanganan masalah terkait perusahaannya, Jumat (08/01/2021).

Keraguan itu terungkap saat Prita berupaya menyampaikan klarifikasi tentang informasi yang tersebar di media baik itu media online maupun kanal informasi di berbagai aplikasi sosmed utamanya Facebook menyangkut kredibilitas dan kinerja perusahaannya PT BNS.

Terutama belakangan mendapat sorotan tajam dari Ketua BPSK Lubuklinggau, Nurussulhi Nawawi. Hingga berita ini rilis, status FB Nurussulhi Nawawi atas nama BPSK Lubuklinggau masih terunggah secara detail dan cukup lengkap.

“Pasca berkembang dan tersebarnya berita miring tentang PT BNS, berita-berita yang terus menerus disampaikan baik oleh media maupun penggiringan opini publik melalui tulisan yang dibuat oleh Ketua BPSK Lubuklinggau di status media sosialnya, tidak sedikit konsumen yang membatalkan kredit pembelian produk rumah yang ditawarkan. Dengan jumlah pembatalan masih bergulir perharinya dikarenakan hal tersebut sangat merugikan kami,” kata wanita yang akrab disapa Tata ini.

Selanjutnya, terkait postingan Ketua BPSK Lubuklinggau, yakni dengan adanya laporan dari beberapa konsumen PT BNS ke BPSK, dijelaskan Prita, sudah pernah terjadi pada beberapa bulan sebelumnya dan pihaknya telah menyelesaikan dengan tuntas permasalahan yang diadukan ke BPSK. Sedangkan untuk beberapa laporan yang terbaru ke BPSK masih sedang bergulir tinggal menunggu proses penyelesaiannya.

“Dan untuk yang laporan eks karyawan Buraq bisa saya pastikan bahwa yang membuat laporan tersebut bukan eks karyawan kami, melainkan hanya marketing freelance yang merasa kami kecewakan dikarenakan rumah yang Dia ambil pada BNS, kami jual kembali lantaran memang Ia sudah batalkan . Adapun alasannya pada waktu itu, uangnya tidak cukup dan Dia mendengar beberapa issue negatif yang santer tentang Kami pada waktu itu. Jadi untuk hal ini kami bisa pastikan bahwa apa yang sudah diklarifikasi oleh katanya eks karyawan kami adalah tidak benar dan berujung lebih ke fitnah untuk menjatuhkan marwah perusahaan kami,” bantah Prita.

Diungkapkan Tata, adanya info yang beredar menyatakan bahwa PT BNS mengumpulkan dana senilai 6 miliar Rupiah, kabar itu juga tidak mendasar. Saat ini jumlah total konsumen PT Buraq Nur Syariah hanya sebanyak 332 konsumen.

“Saya sebagai pelaku usaha disini mempertanyakan kredibilitas Beliau sebagai Ketua BPSK, yang harusnya bisa seimbang dalam berucap dan melakukan penulisan yang sifatnya untuk khalayak umum,” tegas Tata.

Bukannya, sambung Tata, di BPSK ada divisi yang juga menaungi perlindungan untuk pelaku usaha. Tapi kenapa hanya PT BNS yang selalu disorot tanpa diberikan suatu arahan.

“Maunya mereka ini seperti apa? Jumlah Pengembang yang ada di Kota Lubuklinggau ini bukan hanya PT BNS saja. Tapi ada lebih dari 50 Pengembang lainnya. Jadi kami rasa pihak BPSK bisa memperlakukan kami dengan rasa yang sama dengan Pengembang lain,” tukasnya. | Media Bersama

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pemprov Sumsel Siapkan Rp15 Miliar Bayar Honorer Guru

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan membayar honor para guru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di daerah itu dengan menyiapkan dana Rp15 miliar. Dana tersebut akan diperuntukan bagi 705 guru honor di daerah tersebut, kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Budiono usai rapat tentang honorer guru di Palembang, Rabu (15/03). Dia mengatakan, […]

  • Dua Pekan, Polres Lubuklinggau Tangkap 11 TSK & Sita 392 Gram Sabu

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Selama kurun waktu dua pekan, digelar giat operasi (Ops) Antik 2019, Satuan reserse narkoba (Sat-Narkoba) Polres Lubuklinggau, berhasil menekan maraknya peredaran Narkoba terjadi di kota Lubuklinggau. Sedikitnya petugas mengamankan 11 orang tersangka pengedar dan Bandar sabu-sabu, bersama disita 392 gram sabu-sabu, sebutir pil ekstasy sebagai barang bukti (Bb) hasil tangkapan. Kepastian itu […]

  • Asian Games 2018, Pertamina Dukung Pemakaian BBM Berstandar Euro 4

    • calendar_month Sen, 26 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT.Pertamina (persero) siap mendukung imbauan pemerintah agar masyakarakat beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) setara dengan Euro 4 yang akan dimulai pada Mei 2018 di wilayah Jabodetabek, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Banyuwangi, Bali, Bandung dan Labuan Bajo. Hal tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Asian Games Agustus 2018 dan Pertemuan IMF Oktober 2018. “Kami sudah sejak […]

  • Lima Titik Blank Spot Muratara akan Dibangun BTS

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MURATARA- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas Utara berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) di 5 blank spot. Hal ini terbukti dalam 5 hari dimulai Jumat (16/3) hingga Selasa (20/3), Pemerintah Pusat yakni Badan Penyedia dan  Pengelolaan Pembiayaan  Telekomunikasi dan  Informartika (BP3TI)  melalui konsultannya PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra […]

  • Proyek Padat Karya Mulai Rusak, Diduga Dana KSM Disunat 25 Persen

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Proyek normalisasi sungai dan rehab siring area persawahan Tahun 2020 di Deaa A Widodo, Kecamatan Tugumulyo mulai rusak dan retak-retak, diperkirakan tidak akan bertahan lama. Keretakan siring sudah mulai diberbagai titik, diduga akibat dana yang terserap kurang. Infonya, upah pekerja Rp 75 ribu dan tukang Rp 90 ribu perhari. Proyek tersebut […]

expand_less