Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Lima Titik Blank Spot Muratara akan Dibangun BTS

Lima Titik Blank Spot Muratara akan Dibangun BTS

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 108

MURATARA- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas Utara berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) di 5 blank spot.

Hal ini terbukti dalam 5 hari dimulai Jumat (16/3) hingga Selasa (20/3), Pemerintah Pusat yakni Badan Penyedia dan  Pengelolaan Pembiayaan  Telekomunikasi dan  Informartika (BP3TI)  melalui konsultannya PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra didampingi staf Diskominfo, Slamet melaksanakan survey lokasi blank spot.

Direktur PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra mengatakan se Sumatera Selatan hanya Kabupaten Musi Rawas Utara saja yang disetujui.

“Saya mencontohkan daerah saya saja Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Musi Rawas tidak dapat. Padahal masih ada titik blank spotnya.”kata Sandra.

Sandra menyatakan ini berkat kegigihan Kepala Dinaskominfo setempat dalam memperjuangkan agar BTS dibangun dititik Blank spot.

Lima titik Blank spot yang bakal dibangun TBS itu yakni Desa Belani Kecamatan Rawas Ilir, Desa Napalicin Kecamatan Ulu Rawas,  Desa Kuto Tanjung Kecamatan Ulu rawas, Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung dan Desa Lubuk Kumbung Kecamatan Karang Jaya.

Sandra mengatakan,  kedatangannya ke Muratara setidaknya 70 persen BTS Di areal Blank spot tersebut segera dibangun.

Pihaknya butuh waktu 2 bulan pembangunan akan dilaksanakan setelah surveynya dilaporkan kepada BP3TI.

“Kebiasaan yang sudah paling lama 2 bulan dibangun BTSnya, “kata Sandra.

Pria yang biasa dipanggil Ichan ini menyatakan survey lapangan yang dinilai yakni areal yang ditunjuk benar-benar Blankspot.  Apabila Ada satu titik saja ada sinyal maka akan dicoret dan diganti daerah lain.

Survey yang dilaksanakannya memastikan lahan yang disiapkan pemerintah setempat, dan juga akses jalan menuju lokasi BTS yang akan dipasang.

“Medannya seperti apa. Apa full darat atau gimana sebab kita akan mengangkut material. Khususnya Tower elektrikal CME yang diangkut langsung dari Jakarta, “terang Sandra.

Dia juga meminta Kades setempat untuk memasilitasi kegiatan tersebut agar berjalan lancar, tepat waktu dan tepat guna.

“Kita sangat berharap pembangunan tidak ada kendala, “katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo, AL Azhar mengatakan BTS yang akan dibangun untuk mengatasi masih banyaknya desa yang belum terjangkau jaringan seluler.

“Berdasarkan data yang masuk ada  33 titik Blank spot, dan secara bertahap pemerintah pusat membangun 5 BTS di areal Blankspot,”kata AL Azhar.

AL Azhar menambahkan, pembangunan  BTS di daerah    Blankspot merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur layanan akses telekomunikasi yang menghubungkan seluruh daerah Indonesia.

“Pembangunan ini bukti keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur publik,  khususnya sektor Telekomunikasi, “pungkasnya.  (rls kominfo muratara /IK)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura Kunjungi PAUD Nurul Huda, Pantau Layanan Kesehatan dan Gizi

    Bupati Mura Kunjungi PAUD Nurul Huda, Pantau Layanan Kesehatan dan Gizi

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud melakukan kunjungan ke PAUD Nurul Huda, Dusun Kebun Kolim, Desa Megang Sakti V, Kecamatan Megang Sakti, Kamis (27/10/2022). Kunjungan Bupati yang juga sebagai Bunda PAUD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka Pelaksanaan Parenting PAUD Tahun 2022. Bupati Ratna Machmud mengatakan, kegiatan Parenting PAUD ini sangat bermanfaat untuk […]

  • Bung Karno Akui Lahir di Kota Pahlawan (Surabaya)

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sejumlah literatur sejarah menyebutkan bahwa Sukarno lahir di Surabaya. Proklamator kemerdekaan RI tersebut pun secara tersirat pernah mengakui lokasi kelahirannya di Kota Pahlawan. Dalam autobiografi Bung Karno yang ditulis Cindy Adams berjudul ‘Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat’, Presiden RI pertama itu pun membuat testimoni soal tempat kelahirannya. “Karena merasa tidak disenangi di Bali, bapak […]

  • Tolak Permintaan Data, BPN Lubuklinggau Alaskan Permen Agraria Lama

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Penolakan pemberian data atau dokumen anggaran dan kegiatan Prona oleh BPN Kantor Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan terhadap tim media Jurnalindependen.com dinilai tidak beralasan dan tidak ada dasar hukum yang kuat. Kepala BPN Kantor Kota Lubuklinggau, M Syahrir ditemui siang tadi, Senin (16/02/2015) dikantornya mengatakan bahwa dia tidak bisa memberikan dokumen anggaran dan […]

  • GNPF-MUI : STOP Kriminalisasi Ulama!

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir menyerukan setop kriminalisasi terhadap ulama. Post Views: 286

  • Pembangunan Taman Hutan Kota ‘Pelangi’ Non APBD

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pembangunan Taman Hutan Kota Pelangi (THKP) di Muara Beliti tidak di anggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura melainkan bantuan dari beberapa perusahaan di Mura. Hal ini di sampaikan Sekretaris Dinas DLH Mura, Marsono diruang kerjanya, Rabu (17/07). “Pengembangan THKP tidak mengunakan APBD Kabupaten Mura pada OPD DLH, melainkan […]

  • Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp238,-/kg – Rabu 22 September 2021

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 22 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 19.078,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 13.354,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 11.447,-/kg Baca : Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp410,-/kg – Selasa 21 September 2021 4. KKK 50% dibeli Rp 9.539,-/kg 5. KKK 40% […]

expand_less