Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Proyek Padat Karya Mulai Rusak, Diduga Dana KSM Disunat 25 Persen

Proyek Padat Karya Mulai Rusak, Diduga Dana KSM Disunat 25 Persen

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
  • visibility 85

MUSI RAWAS – | Proyek normalisasi sungai dan rehab siring area persawahan Tahun 2020 di Deaa A Widodo, Kecamatan Tugumulyo mulai rusak dan retak-retak, diperkirakan tidak akan bertahan lama.

Keretakan siring sudah mulai diberbagai titik, diduga akibat dana yang terserap kurang. Infonya, upah pekerja Rp 75 ribu dan tukang Rp 90 ribu perhari.

Proyek tersebut bersumber dari Dana APBD Musi Rawas (Mura) melalui Dinas PUCKTRP, dengan Program Padat Karya Tunai yang disalurkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk Desa A Widodo bernilai Rp 140.000.000,-

Ketua KSM, Latriono mengatakan bantuan Padat Karya Tunai dimaksud untuk membantu perekonomian masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, sehingga masyarakat dapat bekerja sebagai (HOK) Harian Orang Kerja dari anggaran sebesar Rp 140.000.000,- dan aturan Padat Karya Tunai harus di keluarkan minimum 30% untuk upah.

Latriono menjelaskan tentang anggaran Rp 140.000.000,- merupakan tanggung jawab yang di amanahkan kepadanya, sebagai pelaksanaan kegiatan.

“30% dari anggaran untuk upah dan dipotong 25% itu untuk apa, saya tidak tahu peruntukannya.

Karena saya sebagai palaksana, tetap saya ikut aturan dan menyetorkan uang tersebut 25% dari anggaran dana yang ada kepada Anarun selaku Pjs Kepala Desa (Kades) A Widodo,” ujar Latriono.

Sementara, Pjs Kades A Widodo, Anarun mengatakan bahwa sudah banyak wartawan menanyakan tentang pemotongan uang KSM.

“Sudah banyak wartawan menemui saya dengan kata-kata yang sama, tentang pemotongan uang KSM,” ujar Anarun saat dikomfirmasi di ruang kerjanya dengan wajah agak kemerah-merahan.

Penulis : Edison
Editor : Faisol

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taufik Kurniawan : Puisi Sukma Memicu Konflik

    • calendar_month Sel, 3 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan menegaskan isi puisi Sukmawati dapat memicu kembali terjadinya konflik karena menyakiti perasaan umat islam. “Intinya puisi itu sangat menyakitkan umat muslim, serta dapat memicu potensi terjadinya konflik. Hal yang sudah dingin dan  reda akan memicu kegaduhan lagi. Terus terang siapapun umat muslim akan tersinggung dengan ini  karena […]

  • Polres Mura Buka Layanan Pelatihan Praktek Uji SIM

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Guna berikan kemudahan bagi pengendara, terutama warga Kabupaten Musi Rawas dan Musirawas Utara (Muratara) memproleh Surat Izin Mengemudi alias SIM.  Jajaran satuan lalulintas (Satlantas) Polres Mura, kembali gulirkan trobosan baru dengan membuka layanan pelatihan praktek uji sim gratis “praktis”. Program ini sendiri digagas, sebagai bentuk  komitment bersama mewujudkan Zona Intergritas (ZI) wilayah bebas […]

  • Jokowi Ditinggal Para Menterinya, Sibuk Persiapan 2024?

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Post Views: 875

  • Disdukcapil Mura Utamakan Pelayanan KTP-KK dengan SOP

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Guna meningkatkan efektifitas, efisiensi dan akuntabilitas dalam pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menerapkan Standar Operasi Prosedur (SOP). Kepala Disdukcapil Kabupaten Mura, H Rudi Irawan melalui Sekretarisnya, Y Mori kepada Jurnalindependen.com, Jum’at (06/02/2015) dikantornya menyampaikan bahwa penerapan SOP untuk […]

  • Dua SKPD Pemkab Mura Lebih Bayar Honor TPK Rp70 Juta

    Dua SKPD Pemkab Mura Lebih Bayar Honor TPK Rp70 Juta

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sebesar Rp2.071.900.000,00 dan telah direalisasikan per 31 Desember 2022 sebesar Rp1.918.500.000 ,00 atau 92,60% dari anggaran. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas bukti pertanggungjawaban Belanja Honorarium TPK menunjukkan terdapat permasalahan pada dua SKPD, dengan penjelasan sebagai […]

  • Unmura Dapat Menjadi Simbol Pemersatu Tiga Daerah

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Keberadaan Universitas Musi Rawas (Unmura) harus mampu mendongkrak untuk meningkatkan SDM di wilayah tersebut. Post Views: 351

expand_less