Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pilihan Jadi Pengusaha Bagi Generasi Muda

Pilihan Jadi Pengusaha Bagi Generasi Muda

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
  • visibility 65

GENERASI muda diserukan agar tak melulu mengejar profesi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Profesi ideal kaum muda adalah bagaimana menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Seruan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Batam yang terkenal sebagai kota industri ternyata memiliki banyak Usaha Kecil Menengah (UKM). Banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara menjadi penyebab banyaknya UKM bermunculan. Hal ini karena Batam berdekatan dengan negara Singapua dan Malaysia.

Hetifah mengatakan, Batam sudah memiliki pasar untuk UKM, namun strategi maupun invonasi penjualan harus lebih ditingkatkan menyesuaikan permintaan pasar yang ada. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) turut mengembangkan UKM yang ada di daerah dengan merangkul BUMN

“Dengan adanya Rumah Kreatif BUMN mereka dapat kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan, kompetensi tambahan, dan bisa berbagi informasi tentang dunia usaha. Mereka juga diberikan public space untuk saling berbagi,” ujar Hetifah saat melakukan kunjungan spesifikasi di Rumah Kreatif BUMN, Batam, Kamis (4/10).

Bekraf bersama BUMN telah melakukan banyak pelatihan terutama tentang ekonomi kreatif. Hanya saja perlu dioptimalkan agar lebih banyak lagi produk kreatif yang dijual. “Saya kira ekonomi kreatif yang ditangani oleh Bekraf dan BUMN ini cukup bagus ya. Hanya saja perlu dilakukan inovasi lagi agar UKM yang ada di daerah dapat mempunyai nilai jual lebih tinggi,” kata Hetifah.

Kearifan lokal juga harus lebih diperbanyak lagi agar kota Batam ini memiliki ciri khas yang mudah diingat oleh wisatawan. Komisi X DPR yakin bila UKM di Batam memiliki kreatifitas tinggi, maka akan memajukan perekonomian kreatif secara signifikan.

“Rumah Kreatif ini kalau saya lihat perlu ada aspek-aspek kultur dan budaya lokalnya, karena saya lihat tadi masih banyak produk yang standar dan tadi pas kita datang sampai sini tidak diperkenalkan kuliner lokalnya. Itu, kan, sayang sekali kalau tidak diinplementasikan,” keluh politisi dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Sasaran dari badan ekonomi kreatif ini lebih memfokuskan kepada anak-anak muda khususnya yang baru lulus kuliah atau sekolah. Karena anak muda memiliki pemikiran yang luas dan banyak ide yang akan dihasilkan. 

“Saya mengapresiasi momentum ini ya, karena sudah banyak kegiatan dari Bekraf dan saya harap dapat menjadi ujung tombak penyelamat ekonomi bangsa. Generasi muda jangan semata-mata berharap jadi pegawai ASN atau kerja di kantoran. Anak muda harus menciptakan lapangan kerja sendiri,” tutup Hetifah. (jay/mh–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Fee 20% di Banyuasin, Saksi Beberkan di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang dengan terdakwa bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, mengatakan bahwa diberlakukan aturan ‘fee’ sebesar 20 persen jika ingin mendapatkan proyek di dinas terkait.      Rahmat Setiawan, salah seorang pengusaha yang kerap mendapatkan proyek di Pemkab Banyuasin, Sumsel, memberikan kesaksian di persidangan yang digelar […]

  • Indonesia Dorong Revitalisasi Poros Wasatiyyat Islam Dunia

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INDONESIA mendorong revitalisasi Poros Wasatiyyat Islam Dunia. Pernyataan tersebut diucapkan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada upacara pembukaan _High Level Consultation of World Muslim Scholars on Wasatiyyat Islam_ yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 1 April 2018. “Kami yakin dengan wasatiyyat Islam, kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang _rahmatan ‘lil […]

  • KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Suap Gubernur Bengkulu

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Juni 2017. Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat orang tersangka. Mereka adalah RM (Gubernur Bengkulu periode 2016 – 2021), LMM (Swasta), RSD (Swasta), dan JHW (Direktur PT SMS). Post Views: 290

  • Bupati Serahkan “Raport” Pejabat

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Setelah mengikuti sistem penilaian Kinerja (Jobfit) pada bulan Januari dan Februari 2018 lalu, seluruh pejabat eselon II dan III menerima “Raport” yang diserahkan oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Selasa (15/05/2018) di Ruang Kerjanya. Raport Penilaian Kinerja ini dikeluarkan berdasarkan hasil penilaian oleh Tim Jobfit yang terdiri dari Prof. Dr. Kgs […]

  • Terima Santunan 10 Juta, Korban Laka Janji Tak Mengajukan Jasaraharja

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Pos Pol Lantas Babat Toman, Polres Musi Banyu Asin baru akan membuat Laporan Kepolisian Laka Lantas untuk klaim Jasa Rahardja apabila kendaraan dan tersangka dihadirkan untuk ditahan. “Untuk buat LP Hadirkan tersangka (Muktar) beserta kedua motor kesini untuk ditahan. Kami tidak memihak sana sini. Sel kita juga kosong. Cape kami jelaske sudah 18 […]

  • Pelatih Sriwijaya FC Ungkap Skuatnya Merasa Happy Ditunjuk Tuan Rumah Liga 2 2021

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PALEMBANG — | Pelatih kepala tim Sriwijaya FC, Nil Maizar mengatakan skuat yang dibesutnya memiliki perasaan suka cita saat ditunjuk menjadi tuan rumah Liga 2 2021. Hal ini karena masa vakum kompetisi Liga 2 2021 terbilang cukup lama. “Secara psikologis tentu menghadapi ini dengan penuh suka cita. Karena sudah lama nunggu kick off. Makanya tadi malam kita buka, mereka happy tentu […]

expand_less