Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Perlu Format Baru Biayai BLK

Perlu Format Baru Biayai BLK

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
  • visibility 59

ANGGOTA Komisi IX DPR RI Mafirion mendesak pemerintah untuk mencari metode baru membiayai operasional Balai Latihan Kerja (BLK).

Di seluruh Indonesia ada 281 BLK, semula milik Kementerian Ketenagakerjaan, karena reformasi kemudian dikembalikan ke pemerintah daerah. Sayangnya, BLK yang dikelola pemda ini kondisinya memprihatinkan, karena masalah penganggaran.

“Saya khawatir, visi untuk memajukan SDM (Sumber Daya Manusia) tidak ketemu. Apalagi mau memasuki Revolusi Industri 4.0, ketika manusia bukan lagi bersaing dengan manusia, tetapi dengan robot, sehingga harus dicarikan metode baru untuk membiayai ini,” ungkap Mafirian di sela-sela Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, baru-baru ini.

Menurut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini,  untuk anggaran mungkin tidak terlalu sulit, dengan menyisihkan anggaran pendidikan ke pelatihan tenaga kerja ini. Menurutnya, tidak ada gunanya jika daerah mempunyai jalan bagus dan kota yang bersih, tapi angkatan kerjanya tidak mempunyai keterampilan.

“Bisa berbahaya di masa depan,  karena membengkaknya pengangguran. Memecahkan masalah pengangguran tanpa BLK tidak mungkin, maka pemda harus memberi perhatian kepada BLK. Tapi Kemenaker harus memberikan supervisinya dengan baik, skema pelatihan, modul, pilihan jurusan dan potensi daerah harus dikembangkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mafirion mengusulkan secara fisik tenaga kerja BLK dibiayai APBD, peralatan, paket pelatihan oleh Kemenaker, karena pada tahun 2019 akan melatih lebih dari 500 ribu orang. Tiga tahun lalu, baru 90 ribu orang, tahun 2018 180 ribu orang, tahun 2019 hampir 500 ribu orang, dan tahun 2020 akan latih 1,5 juta orang, itu tak mungkin dilatih oleh Kemenaker, sehingga harus melibatkan BLK-BLK daerah.

BLK daerah, kata Mafirion, harus melakukan seperti BLK Pusat 3R, yaitu rebranding, revitalisasi dan reorientasi.

Kalau punya jurusan 12, cukup 3-4 saja tapi dididik secara masif. Bahkan istilah sekarang triple skill, untuk angkatan kerja yang tidak punya ketrampilan, up skill untuk yang punya skill dan re skilluntuk yang mereka punya skill tertentu seperti menjahit lalu pindah ke ketrampilan las, otomotif pindah ke lain karena dunia kerja akan dinamis.

Terkait akan berkurangnya instruktur, Kemenaker hendaknya mengusulkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk memprotek instruktur BLK. Instruktur BLK ini susah, pelatihannya lama, setelah jadi PNS diprotek selama 15 tahun tidak boleh pindah. Banyak dari mereka hanya sebagai batu loncatan, sebab kalau pulang jadi Sekretaris kelurahan,  atau jadi pegawai pemakaman, makanya harus diprotek.

Untuk menarik para pengangguran sekaligus menghidupkan serta keberlanjutan BLK, maka Mafirion mengusulkan BLK di daerah-daerah melakukan kerja sama dengan industri. Misalnya BLK otomotif, bisa kerja sama saja dengan perusahaan mobil Toyota. Perusahaan akan dengan senang hati, karena memiliki keterampilan dengan standar latihan BLK.

“BLK las bisa kerja sama dengan industri perkapalan. Yang penting pemerintah menyediakan sarana prasarana untuk mengubah SDM kita dan generasi kita bersemangat menimba ketrampilan di BLK,” kata legislator daerah pemilihan (dapil) Riau itu menambahkan. (mp/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Akui Tak Bisa Atur OPD Lain Dalam Hal Iklan Media

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas akui tidak bisa mengatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain dalam hal anggaran dan pelayanan iklan media. Hal ini dikatakan Kepala tersebut karena lain kewenangan. Menjawab pertanyaan awak media tentang anggaran dan pelayanan media pada OPD lain, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas, Bambang Hermanto mengakui tidak bisa mengatur karena […]

  • Presiden: Penting Makanan Bergizi di Masa Emas Pertumbuhan Anak

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MENYIAPKAN dan memberikan bahan makanan yang bergizi bagi anak setiap hari adalah hal yang sangat penting, terutama di masa-masa emas pertumbuhan anak. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo ketika meninjau langsung pemberian gizi makanan lokal untuk ibu hamil dan balita di Puskesmas Bantargadung, Kabupaten Sukabumi pada Minggu pagi, 8 April 2018. “Terutama pada usia ibu-ibu […]

  • Sesama Otak Manusia Bisa Berkomunikasi Langsung

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Penelitian menyatakan komunikasi antar-otak manusia itu mungkin. Sesama otak manusia bisa berkomunikasi secara langsung tanpa harus berbicara sama sekali. Jenis komunikasi ini lebih tepat guna daripada berbicara atau menggunakan bahasa. Dengan bantuan komputer, para peneliti dari University of Washington menunjukkan bahwa satu pemikiran manusia bisa dikirimkan melalui komputer dalam jarak hampir satu kilometer. Satu orang dipasang […]

  • Mendag Resmikan Unit Meterologi Legal Mura

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Unit Metrologi Legal Kabupaten Musi Rawas diresmikan Oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Halaman Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat langsung didampingi Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan beberapa pejabat dari Kementerian Perdagangan. (Rabu, 20 Maret 2019). Puncak Peringatan Hari Konsumen Nasional ke-7 Tahun 2019 dibuka langsung oleh […]

  • 664 PNS Mura Naik Pangkat

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Acara penyerahan SK kenaikan pangkat 664 PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Musi Rawas periode 1 April 2018 itu diserahkan langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, di auditorium Pemkab Mura, Kamis,(29/03). Saat menyampaikan sambutannya, Bupati Hendra Gunawan berharap pelayanan prima diberikan BKPSDM Musi Rawas terhadap PNS itu diiringi juga dengan semakin meningkatnya kinerja […]

  • Masalah Mantan Juru Masak Panti, Salpin : Biarlah Pimpinan yang Mengusirnya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Mengenai adanya Keberadaan mantan juru masak di panti treshna werdha Budi Luhur Lubuklinggau dinilai Salpin (Kepala Panti) diluar aturan, karena yang bersangkutan sudah tidak ada lagi bekerja disitu. “Dulu memang dia (Asw) kerja sebagai juru masak, tapi beberapa tahun lalu sudah berhenti, dan keberadaannya disini kami tidak bisa mengusirnya. Biarlah pimpinan (Kepala […]

expand_less