Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pengelolaan dan LPJ Dana BOS Belum Memadai

Pengelolaan dan LPJ Dana BOS Belum Memadai

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
  • visibility 126

MALUKU UTARA – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Willgo Zainar menjelaskan bahwa BAKN menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Maluku Utara dan juga kabupaten/kota Semester I Tahun 2017, dimana terdapat temuan tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang belum memadai.

Untuk itu, dalam kesempatan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) BAKN ke Provinsi Maluku Utara, Kamis (13/9/2018) ini, pihaknya melakukan pengawasan perkembangan audit BPK terhadap realisasi dana transfer ke daerah, khususnya Dana BOS. Setelah penganalisisan data yang ditemukan dari kunjungan ini, BAKN akan membuat rekomendasinya terhadap kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan juga Bappenas dalam upaya perbaikan kebijakan Dana BOS.

“Seperti kita ketahui dana BOS ini dari tahun ke tahun meningkat cukup signifikan dari Rp 23,3 triliun di tahun 2014 menjadi Rp 43,5 triliun di tahun 2017, dimana untuk tahun 2018, dan diperkirakan realisasinya mencapai Rp 45,8 triliun atau 98 persen dari pagunya dalam APBN 2018. Ini semua sesuai komitmen pemerintah untuk mengingkatkan kualitas pendidikan nasional,” kata Willgo saat pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara dan SKPD terkait, serta BPK Perwakilan Maluku Utara.

Politisi Partai Gerindra ini mengingatkan bahwa rekomendasi BPK ini adalah salah satu alat kontrol dan evaluasi bagi pemerintah provinsi untuk segera merapihkan diri terhadap penyaluran, pengelolaan, dan pertanggungjawaban Dana BOS secara optimal, sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada seluruh masyarakat, dalam pemerataan kualitas pembangunan pendidikan.

Sementara itu, Anggota BAKN Junaidi Auly mengatakan bahwa BPK telah menyelusuri permasalahan secara lebih rinci. Tapi setelah mendengarkan paparan Pemprov Maluku Utara, didapat penjelasan pula mengenai beberapa perbedaan yang paling mendasar khususnya mengenai persepsi tentang tahun anggaran dan tahun ajaran.

“Karena perbedaan pengertian inilah, menimbulkan keterlambatan di dalam pengelolaan, pencairan, sampai pertanggungjawaban dana BOS ini oleh pihak sekolah. Oleh karena itu, kita menyarankan perlu ada sinkronisasi di peraturan-peraturan ini, baik dari segi kebijakan yang bersifat umum ataupun hal-hal yang lebih bersifat teknis,” kata politisi PKS ini.

Menurutnya, pemerintah perlu kembali membuat acuan-acuan yang seragam, baik dari segi UU-nya ataupun dari peraturan menterinya, seperti Peraturan Menteri Keuangan maupun Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sinkronisasi dilakukan agar menjadi panduan yang baik dalam pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut. Sehingga dari acuan itu akan diketahui, apakah ada penyimpangan atau tidak.

“Temuan-temuan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang menyimpang harus segera dibenahi dan diperbaiki. Penyimpangan bila terus dibiarkan, maka ini akan jadi kesalahan yang terus berulang. Saya tidak mau ini ada kesalahan-kesalahan yang terus berulang. Apalagi kalau sampai menyangkut kerugian keuangan negara yang lebih besar, akan menjadi fatal nanti,” tandas politisi dapil Lampung ini. (gd/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Diminta Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pasca Libur Panjang

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU — | Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD memimpin rapat dengan agenda antisipasi libur panjang dan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi 1442 H pada Kamis (22/10) pagi. Rapat secara daring melalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau, H A Rahman Sani didampingi Sekretaris Dinas Kominfo, […]

  • Pembangunan Embung di Tiga Desa Resmi Dimulai

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Selasa (05/06/2018) meresmikan dimulainya pembangunan Embung di 3 Desa ini ditandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti pembangunan embung di Desa T2 Purwakarta, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas. Pembangunan Embung di 3 Desa diantaranya Embung Desa T2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi, Embung Desa Suka Makmur Kecamatan […]

  • Komisi IV DPR Tinjau Program KKP di Sumsel

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo menyampaikan, maksud Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Sentra Kuliner Ikan Area Monpera Palembang, Sumatera Selatan ini untuk melihat dan mendengar, sejauh mana program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bermanfaat bagi masyarakat Sumsel. “Kunjungan kerja ini khusus pada program Kementerian Kelautan dan Perikanan saja. Kami […]

  • “Bali Commitment” Sepakati Dukung Pembangunan Energi Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    <span style=”color: #000000;”><strong>BALI</strong> – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf menutup acara The 2nd World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD). Fadli menyampaikan, para delegasi negara yang hadir berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran bahwa pembangunan berkelanjutan di sektor energi sangatlah penting, namun memerlukan waktu yang […]

  • Belum Ada Pembelian Saham Freeport dari Pemerintah

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga saat ini belum ada pembayaran satu Rupiah pun yang dilakukan oleh PT Inalum sebagai wakil dari pemerintah dalam pembelian 51% saham PT Freeport. Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Dirut Inalum, dan Dirut Freeport Indonesia. Pembayaran baru akan dilakukan setelah masalah […]

  • Tabrakan Beruntun di Petanang, 3 Mobil Rusak Berat

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Jumat (28/2) pukul 16.00 WIB mengakibatkan tiga mobil rusak berat, satu motor rusak ringan  serta  seorang pengendara luka-luka. Kendaraan yang terlibat tabrakan yaitu, Zili mengendarai mobil diesel warna kuning nopol BG 8215 UC dari ara Kota Lubuklinggau, mobil xenia […]

expand_less