Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pengelolaan dan LPJ Dana BOS Belum Memadai

Pengelolaan dan LPJ Dana BOS Belum Memadai

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
  • visibility 119

MALUKU UTARA – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Willgo Zainar menjelaskan bahwa BAKN menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Maluku Utara dan juga kabupaten/kota Semester I Tahun 2017, dimana terdapat temuan tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang belum memadai.

Untuk itu, dalam kesempatan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) BAKN ke Provinsi Maluku Utara, Kamis (13/9/2018) ini, pihaknya melakukan pengawasan perkembangan audit BPK terhadap realisasi dana transfer ke daerah, khususnya Dana BOS. Setelah penganalisisan data yang ditemukan dari kunjungan ini, BAKN akan membuat rekomendasinya terhadap kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan juga Bappenas dalam upaya perbaikan kebijakan Dana BOS.

“Seperti kita ketahui dana BOS ini dari tahun ke tahun meningkat cukup signifikan dari Rp 23,3 triliun di tahun 2014 menjadi Rp 43,5 triliun di tahun 2017, dimana untuk tahun 2018, dan diperkirakan realisasinya mencapai Rp 45,8 triliun atau 98 persen dari pagunya dalam APBN 2018. Ini semua sesuai komitmen pemerintah untuk mengingkatkan kualitas pendidikan nasional,” kata Willgo saat pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara dan SKPD terkait, serta BPK Perwakilan Maluku Utara.

Politisi Partai Gerindra ini mengingatkan bahwa rekomendasi BPK ini adalah salah satu alat kontrol dan evaluasi bagi pemerintah provinsi untuk segera merapihkan diri terhadap penyaluran, pengelolaan, dan pertanggungjawaban Dana BOS secara optimal, sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada seluruh masyarakat, dalam pemerataan kualitas pembangunan pendidikan.

Sementara itu, Anggota BAKN Junaidi Auly mengatakan bahwa BPK telah menyelusuri permasalahan secara lebih rinci. Tapi setelah mendengarkan paparan Pemprov Maluku Utara, didapat penjelasan pula mengenai beberapa perbedaan yang paling mendasar khususnya mengenai persepsi tentang tahun anggaran dan tahun ajaran.

“Karena perbedaan pengertian inilah, menimbulkan keterlambatan di dalam pengelolaan, pencairan, sampai pertanggungjawaban dana BOS ini oleh pihak sekolah. Oleh karena itu, kita menyarankan perlu ada sinkronisasi di peraturan-peraturan ini, baik dari segi kebijakan yang bersifat umum ataupun hal-hal yang lebih bersifat teknis,” kata politisi PKS ini.

Menurutnya, pemerintah perlu kembali membuat acuan-acuan yang seragam, baik dari segi UU-nya ataupun dari peraturan menterinya, seperti Peraturan Menteri Keuangan maupun Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sinkronisasi dilakukan agar menjadi panduan yang baik dalam pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut. Sehingga dari acuan itu akan diketahui, apakah ada penyimpangan atau tidak.

“Temuan-temuan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang menyimpang harus segera dibenahi dan diperbaiki. Penyimpangan bila terus dibiarkan, maka ini akan jadi kesalahan yang terus berulang. Saya tidak mau ini ada kesalahan-kesalahan yang terus berulang. Apalagi kalau sampai menyangkut kerugian keuangan negara yang lebih besar, akan menjadi fatal nanti,” tandas politisi dapil Lampung ini. (gd/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musi Rawas Pertahankan Predikat “B” Penilaian SAKIP

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Rawas dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tetap mempertahankan predikat “B” dimana pada  evaluasi SAKIP 2017 lalu juga meraih predikat yabg sama. Penghargan ini diterima langsung oleh Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafrudin di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, […]

  • Harga Emas Batangan Terus ‘Turun’, Jum’at 27 Agustus 2021

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Jum’at (27/08/2021), di Pegadaian, terus ‘Turun’ baik cetakan UBS maupun Antam. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp495.000,- , turun Rp2.000,- dari harga kemarin. Sedangkan emas Antam ukuran terkecil ini tidak tersedia. Emas cetakan UBS ukuran 1 gram dijual Rp927.000,- turun […]

  • Persoalan Lahan Hibah untuk Perumahan PNS dapat masuk Ranah Pidana

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Untuk meramaikan pusat pemerintahan di Muara Beliti setelah pemekaran Kota Lubuklinggau, Pemkab Musi Rawas bekerjasama dengan pihak swasta untuk membuka areal perumahan bagi PNS.  Namun hingga kini peruntukkan tanah hibah dan pembangunan perumahan type 36 tersebut menimbulkan berbagai persoalan yang rumit bahkan dapat masuk ke ranah pidana. Demikian disampaikan dari suatu sumber […]

  • Bupati H2G Resmikan Open Turnament Futsal Bupati Musi Rawas Cup U-21

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS -| Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) meresmikan Open Turnament Bupati Cup Futsal U-21 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Kabupaten Musi Rawas. Jumat (2/8) di lapangan Mega Futsal Desa F Trikyo Kecamatan Tugumulyo. “Ada 47 tim yang akan bertanding, tim tersebut berasal dari 14 Kecamatan yang ada di Musi Rawas […]

  • 284 Warga Binaan Rutan Baturaja Dapat Remisi

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BATURAJA – Sebanyak 284 warga binaan Rumah Tahanan Ngara Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mendapat remisi bertepatan HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017. Post Views: 502

  • Empat Tahun H2G Berarti, Lepas Dari Kabupaten Tertinggal

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Empat Tahun Kepemimpinan H Hendra Gunawan dan Hj Suwarti (H2G BERARTI), Bupati Musi Rawas (Mura) ekspos hasil pembangunan di Pendopoan, Kamis (27/02) sekitar pukul 09.00 WIB. Hendra Gunawan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, sehingga enam program unggulan dari Gubernur Sumsel berhasil direalisasikan. Termasuk diantaranya […]

expand_less