Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemprov Serahkan Laporan Keuangan ke BPK Sumsel

Pemprov Serahkan Laporan Keuangan ke BPK Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 1 Apr 2017
  • visibility 110

PALEMBANG, Jurnalindependen.com– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi menyerahkan laporan keuangan Provinsi Sumsel tahun anggaran 2016 kepada BPK Perwakilan Provinsi Sumsel. Laporan keuangan yang diterima langsung kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumsel, Maman Abdulrachman di Auditorium BPK RI perwakilan Sumsel, Jum’at (31/03/2017).

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki dalam sambutannya mengapresiasi pemerintah Kabupaten/Kota yang telah menyerahkan laporan keuangan masing-masing daerah sihingga dapat ditindak lanjuti dan mendapatkan petunjuk terkait laporan keuangan yang diserahkan.

“Harapan saya BPK Perwakilan Sumsel dapat terus memberikan pembinaan agar tata kelola pengelolaan keuangan daerah se-Sumatera Selatan bisa lebih baik lagi,” ungkap Ishak Mekki.

Sementara, Kepala BPK Perwakil Provinsi Sumsel, Maman Abdulrachman mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kabupaten/Kota di Sumsel atas penyerahan laporan keuangan ini.

“Sesuai Undang-Undang, hari ini adalah hari terakhir penyerahan laporan keuangan pemerintah daerah se-Sumsel ke BPK Perwakilan Sumsel. Pemeriksaan akan berlangsung satu bulan, jadi 31 Mei nanti terakhir kita serahkan laporan hasil pemeriksaan keuangan kepada DPRD dan Kepala Daerah, setelah diserahkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI perwakilan Sumsel terbuka untuk umum. Pemerintah kota Palembang belum menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah kepada BPK-RI perwakilan Sumsel. Masih kita tunggu sampai pukul 07.00 Wib malam mudah mudahan diserahkan” Demikian penjelasan Maman Abdulrachman, usai acara penyerahan laporan keuangan daerah di auditorium BPK-RI perwakilan Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramadhan Kiemas menjelaskan mengenai keterlambatan penyerahan laporan keuangan pemerintah daerah akan menyebabkan siklus pembahasan tertunda.

“ Siklus Pembahasan akan tertunda. Seharusnya paling lambat 3 bulan dari berakhirnya tahun anggaran sudah diserahkan. Ada sangsi Administratif untuk pemerintah yang terlambat menyerahkan laporan keuangan antara lain Kepala Daerah tidak di gaji selama 6 bulan” demikian penjelasan Giri N Kiemas, ketua DPRD Sumsel terkait masalah Pemerintah kota Palembang yang belum menyerahkan Laporan Keuangan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang Hoyin Rizmu diruang Kerjanya Menjelaskan keterlambatan penyerahan ” keterlambatannya Karena adanya perubahan Dari SKPD Menjadi OPD. Laporannya Akan diserahkan hari Senin (03/04/2017) atau hari Selasa (04/04/2017) Lebih Baik Terlambat Tapi Benar Dari Pada Cepat Tapi Salah Waktu Diperiksa BPK Nantinya”

UU No 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara pasal 20 point 4 Pejabat yang diketahui tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikenai sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian (Rudi)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persimura dan SFC Bertemu di Zona 3 Piala Indonesia 2018

    • calendar_month Jum, 4 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BOGOR – Persimura Musi Rawas akan menjadi salah satu klub dari 128 klub yang akan bertanding pada Piala Indonesia 2018. Dari drawing yang dilaksanakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Kamis sore (3/5), Persimura dan Sriwijaya serta PS Bangka Selection, PS Timah Bangka, PS Belitung Timur, PS Bengkulu, PS Benteng, dan Persijam Jambi akan bertemu pada […]

  • Masih “Beranikah” Pansus KPK ?

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tanggal 28 September akan sangat menentukan bagi semua anggota Panitia Khusus DPR tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena pada saat itu harus dibacakan rekomendasi para anggotanya yang umumnya vokal tentang  lembaga antirasuah itu, namun pertanyaanya adalah masih beranikah mereka “berkoar-koar” mengenai lembaga yang ditakuti itu? Sidang Papipurna DPR pada 28 September harus mendengarkan […]

  • THR Pegawai Non PNS, Rp 3 Juta hingga Rp 24,9 Juta

    • calendar_month Sab, 26 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No 20 tahun 2018 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya ( THR) bagi Pimpinan dan Pegawai Non PNS pada Lembaga Nonstruktural. Pemberian THR dengan angka yang lebih dari tahun kemarin diharap mampu mengdongkrak belanja seluruh aparatur sipil negara (ASN). Selain menandatangani Peraturan Pemerintah mengenai pemberian THR […]

  • Perhatian Pemkot Terhadap UKM Dirasakan Masih Minim

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Masih banyak Unit Usaha Kecil menengah (UKM) di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang belum mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan dari pemerintah. Padahal peranan UKM mampu bertahan ditengah badai krisis ekonomi. Post Views: 344

  • Menkominfo : “Ransomware Petya” belum menyebar di Indonesia

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan serangan ransomware jenis Petya saat ini belum menyebar di Indonesia. Post Views: 687

  • Dana Bansos diterima Kube Makmur Jaya 11,5 juta untuk Kampanye

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Sehubungan dana Aspirasi Jamu Gendong dan Sol sepatu  “Makmur Jaya” APBD 2013 konfirmasi melalui pesan elektronik dengan Sony adik anggota dewan yang mengatakan bahwa Ketua Kube Makmur Jaya, Sutrisno menerima bantuan dan di bagikan dengan yang lain. “Ketuanya Sutrisno, rumah mereka sebelah rumah saya untuk dibelikan bahan baku keperluan jamu/sol sepatu dan Usaha […]

expand_less