Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemkab Musi Rawas Diminta Menutup Usaha SBW Ilegal

Pemkab Musi Rawas Diminta Menutup Usaha SBW Ilegal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 1 Okt 2015
  • visibility 85

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Disinyalir banyak usaha penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) diKabupaten Musi Rawas khususnya Kecamatan Megang Sakti belum miliki izin (ilegal).

Hasil penelusuran Jurnalindependen.com tidak kurang dari 15 penangkar di Megang Sakti belum miliki izin, belum termasuk di desa yang lain yang belum terdata pihak Kecamatan. Ketua Yayasan PUCUK, Efendi mempertanyakan ketegasan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam masalah ini.

“Banyak kajian mengenai masalah ini, dari lingkungan hidup bisa dilihat jarak radius mestinya tidak boleh di pemukiman masyarakat. Selain itu kebisingan suara, bahaya nyamuk yang berkembang biak karena mengandung air dan hama pembawa bakteri,” kata Efendi ketika dibincangi siang tadi, Kamis (01/10/2015) di Kantor DPRD Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Kemudian dari segi Perizinan, kebanyakan tidak ada dokumen, kata Efendi. “Kami Mendesak Pemkab Musi Rawas untuk segera menutup usaha SBW yang tidak memiliki izin serta tidak membayar retribusi, bagaimana PAD bisa meningkat kalau terhadap usaha SBW tidak berani,” sambung Efendi.

Efendi mengatakan bila Pemkab Musi Rawas tidak bertindak tegas berarti telah terjadi pembiaran, patut diduga ada kongkalingkong dengan oknum pengusaha SBW yang sudah menjamur. Percuma ada Perda bila Pemkab Musi Rawas tidak dapat bertindak tegas terhadap oknum pengusaha yang enggan mengurus izin.

“Dalam Perda itu sendiri menurut kami belum spesifik termasuk jenis sanksi, ketentuan detail mengenai retribusi tidak jelas. Mestinya ada peraturan dibawahnya yang lebih khusus, sehingga pihak Pol PP dapat bertindak,” ungkap Efendi.

Demikian juga terhadap pembangunan gedung (ruko) di sepanjang jalan di Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi hingga Megang Sakti sudah banyak terjadi alih fungsi, lanjut Efendi. Tadinya itu lahan persawahan yang masih produktif namun beralih fungsi menjadi Ruko, Ruko itu sendiri terkadang tidak diketahui pemiliknya entah orang mana, sehingga terkadang mempersulit pihak desa setempat dalam hal pembayaran PBB.

“Kedepan kami mendorong pihak pemerintah untuk membentuk komisi amdal untuk mengawal proses dampak lingkungan termasuk pembangunan, pertambangan, limbah B3, SBW dan lainnya. Hal ini tentu perlu ada petunjuk pelaksanaan dan teknis dan kami siap mengawal hingga terbentuk Komisi Amdal tersebut,” tutup Efendi. (fs)

Berita Terkait :

Deni : Belum Ada Pangajuan Izin SBW dari Megang Sakti

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Tuntas Pungli Guru Sumsel

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Praktisi hukum di Palembang meminta polisi mengusut tuntas kasus pungutan liar oleh staf dan pejabat Dinas Pendidikan Sumatera Selatan terhadap guru yang mengajukan sertifikasi. Post Views: 263

  • Kepala Daerah Persoalkan Pembatasan Kewenangan

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SEJUMLAH yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) serta walikota, mengajukan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. APKASI yang diwakili kuasa hukumnya Andi Syafrani, mempersoalkan ketentuan dalam UU Pemda yang mengatur pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah yang dinilai membatasi kewenangan pemerintah kabupaten/kota dengan cara memperluas campur tangan pemerintah pusat […]

  • AS Negatif Covid 19, Wako Sambangi Rumahnya

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, sambangi kediaman AS, usai dirawat karena dugaan suspek Covid 19 (Corona) dan dinyatakan negatif oleh pihak RSMH Kota Palembang. AS tiba di Kota Lubuklinggau Sabtu, 21 Maret 2020. Tepat dihari ulang tahunnya ke 14 pada 21 Maret 2020, AS dan keluarga diberikan dukungan semangat […]

  • Wako Rachmat Hidayat Tekankan Birokrasi Jangan Terlalu Panjang dan Berbelit-belit Melayani Masyarakat

    Wako Rachmat Hidayat Tekankan Birokrasi Jangan Terlalu Panjang dan Berbelit-belit Melayani Masyarakat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 555
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau selalu komitmen dalam upaya mewujudkan program Linggau Juara. Menurutnya, saat ini Pemkot Lubuk Linggau terus menguatkan layanan berobat gratis cukup pakai KTP di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun program sosial kemasyarakatan lainnya. Selain itu, dia juga menekankan pentingnya percepatan […]

  • Mengeni SE ‘Hate Speech’ Kapolri, PKS : Jangan Mematikan Kebebasan Berpendapat

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini mengatakan Surat Edaran (SE) Kapolri terkait penanganan ujaran kebencian jangan sampai mematikan hak rakyat dalam kebebasan berpendapat. “Semangat untuk meredam api kebencian dalam kehidupan masyarakat dan berbangsa adalah sangat bagus namun jangan sampai mematikan hak rakyat dalam kebebasan berpendapat,” kata Jazuli Juwaini di Jakarta, Senin (2/11). […]

  • Digitalisasi Uji Kendaraan Bermotor Optimalkan Pelayanan dan PAD

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Perubahan dengan sistem digital diharapkan dapat meningkatkan pelayanan uji kendaraan bermotor di Kabupaten Musi Rawas. Selain itu penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tersebut dapat lebih optimal. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata saat diwawancarai usai launching sistem digitalisasi uji kendaraan bermotor di kantor KIR Muara Beliti, Kamis mengatakan […]

expand_less