Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bupati Minta Peran Dekranasda Majukan Usaha Kerajinan di Musi Rawas

Bupati Minta Peran Dekranasda Majukan Usaha Kerajinan di Musi Rawas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 185

MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Macmud minta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dapat berperan aktif dalam memajukan usaha kerajinan di Kabupaten Musi Rawas. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas siap memfasilitasi dan membantu demi untuk perkembangan usaha kerajinan termasuk Batik Musi Rawas yang merupakan hasil dari kearifan lokal.

“Kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas hingga tingkat desa dan kelurahan dapat saling bersinergi membantu perkembangan usaha kerajinan lokal,” ungkap Bupati saat menghadiri Acara Pengukuhan Pengurus Dekranasda dan Launching Batik Kabupaten Musi Rawas, Senin (11/10/2021) di Pendopoan Rumdin Bupati Musi Rawas.

Baca : Buku ‘Sadar Kaya’ : Pilih yang Ingin Anda Pikirkan

Bupati Ratna Machmud juga mengucapkan selamat kepada Pengurus Dekranasda semoga dapat melaksanakan kegiatannya untuk kesejahteraan masyarakat menuju Musi Rawas ‘MANTAB’ (Maju, Mandiri dan Bermartabat).

“Saya doakan semoga Allah SWT. memberikan kesehatan, kemampuan kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian untuk masyarakat kita di Kabupaten Musi Rawas,” ungkap Bupati.

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Kabupaten Musi Rawas, H Riza Novianto menyampaikan Dekranasda berupaya melestarikan, membina, mendorong kearifan lokal dapat berkembang dan lebih maju.

“Sebagai mitra pemerintah, Dekranasda terus menggali potensi, kreatifitas untuk nilai ekonomi dan produksi yang tersebar hingga ke pelosok desa di Kabupaten Musi Rawas. Menciptakan dan menyiapkan SDM unggul melalui sentuhan pelatihan, pembinaan, pemasaran dan pengembangan.

Produk kearifan lokal perlu inovasi dan krearifitas serta diperlukan relasi agar produk kerajinan Musi Rawas dapat dikenal sampai seluruh Indonesia,” paparnya.

Menurutnya, hal lain yang mendukung perkembangan ini dengan memanfaatkan teknologi digital. Kita harus mampu berkompetisi agar produk lebih cepat di pasarkan dan bertemu calon pembeli. Pemanfaatan ini seperti dengan e-comerce.

“Saya berharap pengurus Dekranasda dapat bekerja dengan ikhlas, bekerja keras dan cerdas. Serta semangat agar mampu membawa produk kearifan lokal menjadi sekala nasional maupun global.

Kembangkan dan perkenalkan produk dan lakukan pembinaan di masyarakat desa atau pelosok dusun dengan elaborasi yang lebih baik sehingga produk lokal bisa diperkenallan.

Selain itu kepada kepada pemerintah beserta jajarannya, organisasi wanita, TP PKK serta stake holder lainnya, agar dapat saling bersinegi untuk memajukan produk lokal,” harapnya.

Sedangkan, Ketua 1 Dekranasda Kabupaten Musi Rawas, Warindi menyampaikan banyak potensi yang bisa dikembangkan usaha kerajinan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas. Seperti anyaman, tenunan, batik dan lainnya.

Baca : Buku ‘Sadar Kaya’ : Memahat Itu Butuh Waktu

“Banyak kreator maupun ide baru yang berbakat dari usaha kerajinan yang perlu didukung dan diberdayakan.

Usaha kerajinan ini telah berkembang dari tahun ke tahun, namun masih banyak kendala yang dihadapi, diantaranya sulit mendapatkan serat anyaman, batu, tanah liat maupun lainnya,” papar Warindi.

Selain itu, Warindi menjelaskan kendala dalam hal pemasaran, teknik produksi serta ketatnya persaingan. “Untuk itu, diharapkan melalui binaan Dewan Kerajinan Nasional yang merupakan mitra pemerintah, akan diupayakan lebih giat lagi serta dikembangkan.

Tentunya semua ini bisa menjadi jembatan masyarakat dengan ekonomi kreatif untuk menuju Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat.

Terima kasih Ibu Bupati telah memfasilitasi dan membantu semoga upaya kita dapat lebih memberikan manfaat bagi masayrakat Musi Rawas khususnya dan Sumsel pada umumnya,” papar Warindi.

Acara dilanjutkan dengan Launcing Batik binaan Dekranasda, ada 4 jenis karya kearifan lokal diharapkan dapat dibudayakan di Kabupaten Musi Rawas maupun luar Musi Rawas.

Baca : Buku ‘Sadar Kaya’ : Ketidakmungkinan Yang Disegerakan

Hadir Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas. Para pimpinan OPD, Camat, Kades serta jajaran Pengurus Dekranasda Kabupatan Musi Rawas dan peraga Batik Musi Rawas. | *

  • Penulis: investigasi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salurkan Bantuan Pembeku Lateks Petani Karet, Bentuk Peduli Bupati Mura

    Salurkan Bantuan Pembeku Lateks Petani Karet, Bentuk Peduli Bupati Mura

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas menerima bantuan Pembeku Lateks dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Jum’at (07/04/2023) di Muara Beliti, Musi Rawas. Bantuan ini diterima langsung Kepala Disbun Musi Rawas, Kgs M Effendi Fery karena sebelumnya Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mengajukan profosal bantuan untuk petani. Hasil dari lobi Bupati Ratna […]

  • Hibah Disdik Muratara Tanpa NPHD Berpotensi Penyalahgunaan Keuangan Daerah

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MURATARA – | Belanja hibah kepada pihak ketiga yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Musi Rawas Utara tanpa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) berpeluang terjadinya potensi atau penyalahgunaan keuangan daerah. Hal tersebut disebutkan Nunik Handayani, Koordinator Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) Sumatera Selatan saat dimintai tanggapan nya terkait hibah Dinas Pendidikan Muratara pada tahun 2017 yang menjadi […]

  • PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas terutama dari Pajak Sarang Burung Walet belum diupayakan secara optimal, bahkan terkesan tidak ada peningkatan. Padahal usaha burung walet bak jamur hingga meningkat ratusan penangkar, seperti di Kecamatan Megang Sakti. Post Views: 314

  • KPK Tetapkan Pengusaha Lain Tersangka Alih Fungsi Hutan Riau

    KPK Tetapkan Pengusaha Lain Tersangka Alih Fungsi Hutan Riau

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 November 2015. Dalam pengembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau Tahun 2014 kepada Kementerian Kehutanan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan EMMS (Swasta) sebagai tersangka. Tersangka EMMS diduga memberi hadiah atau menjanjikan sesuatu kepada […]

  • Baksos Polres Mura, Bantu Bangun Toilet Kaum Duafa

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Mura, gulirkan giat bakti sosial (Baksos). Turunkan personil berikan bantuan, membangun fasilitas unit toilet kaum duafa warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Penyerahan bantuan simbolis diserahkan Kasatlantas Polres Mura AKP Dhani Prasetyo didampingi Kanit Regident IPTU Sugito, Selasa (06/08) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dhani […]

  • Mantan Napi Harus Tunggu 5 Tahun Untuk Maju Pilkada

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Seorang mantan narapidana harus menunggu jeda waktu lima tahun setelah melewati masa pidana penjara dan mengumumkan mengenai latar belakang dirinya jika ingin mencalonkan diri sebagai gubernur, bupati atau walikota. Demikian Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 56/PUU-XVII/2019 dibacakan pada Rabu (11/12/2019) di Ruang Sidang Pleno MK. Permohonan ini diajukan oleh Indonesia Corruption Watch […]

expand_less