Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemda Diminta Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pasca Libur Panjang

Pemda Diminta Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pasca Libur Panjang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
  • visibility 52

LUBUKLINGGAU — | Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD memimpin rapat dengan agenda antisipasi libur panjang dan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi 1442 H pada Kamis (22/10) pagi.

Rapat secara daring melalui aplikasi Zoom ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau, H A Rahman Sani didampingi Sekretaris Dinas Kominfo, M Yasin serta 468 peserta lain dari seluruh Indonesia. Berdasarkan SKB Tiga Menteri, libur Peringatan Maulid Nabi 1442 H jatuh pada tanggal 29 Oktober. Selain itu, berdasarkan keputusan bulan Mei lalu, terdapat dua hari cuti bersama, yakni tanggal 28 dan 30 Oktober.

Dalam arahannya, Mahfud meminta pemerintah daerah untuk mengantisipasi berbagai kegiatan yang mungkin akan dilaksanakan selama masa libur panjang dan cuti bersama. Apalagi biasanya peringatan Maulid Nabi selalu diisi dengan pengajian ataupun festival yang menyebabkan kerumunan.

Berdasarkan arahan dari Kemenko PMK, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai upaya antisipasi libur panjang dan cuti bersama tersebut. Pemerintah daerah dan seluruh komponen di daerah harus memastikan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan dengan menjauhi kerumunan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Kepala daerah juga agar memastikan kesiapan pelayanan kesehatan selama libur panjang.

Melibatkan TNI dan Polri untuk mengedukasi masyarakat di tempat-tempat wisata, pusat perbelanjaan atau kuliner, dan moda transportasi umum. Pemerintah daerah juga diminta untuk memperbanyak pos pengawasan patuh protokol kesehatan di lokasi rawan penyebaran Covid-19.

Mahfud menilai, dengan panjangnya masa libur di akhir bulan Oktober ini, tanpa menjalankan protokol kesehatan dengan baik, sangat besar kemungkinan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19. Ia pun berharap masyarakat untuk lebih bisa menahan diri dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini dan lebih banyak mengambil hikmahnya dengan mencegah terjadinya kerumunan. “Peringatan Maulid Nabi itu untuk diambil hikmahnya, untuk menjadi lebih baik. Jangan sampai peringatan jadi lebih jelek, misalnya mengabaikan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Tak hanya antisipasi terhadap penyebaran Covid-19, pemerintah daerah juga diminta untuk mengantisipasi ancaman La Nina dengan menghindari daerah rawan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. “Jangan sampai saat sedang mandi di air terjun misalnya, padahal hari sudah mendung, tidak langsung menyelesaikan aktivitasnya,” katanya.

Sementara itu, Badan Intelijen Negara (BIN) juga mengeluarkan sejumlah arahan bagi perusahaan, pengusaha, pengelola tempat hiburan, serta pemerintah daerah. Perusahaan diminta untuk mendata karyawan yang melakukan perjalanan ke daerah zona merah serta meminta karyawan bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri. Pemerintah daerah juga wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, khususnya pada kerumunan yang mungkin terjadi dan memberi sanksi tegas bagi para pelanggar. Satuan tugas di kabupaten, kota, dan provinsi perlu mengefektifkan tracing pasca libur panjang. | *

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Sumsel Turun Signifikan, Musi Rawas Saru-satunya Sudah Level 1

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    TREND Pandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) semakin turun. dapat dilihar dari tingkat penularan rendah, hunian rumah sakit berkurang dan level PPKM yang diterapkan pun turun. Penurunan level PPKM di Sumsel tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 44 tahun 2021 tentan PPKM Level 4 hingga 1 serta optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 di […]

  • OTT di Bengkulu, KPK Sita Uang dalam Kardus

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (20/6/2017). Dalam kegiatan tersebut, petugas KPK menyita uang yang dibungkus di dalam kardus. Post Views: 205

  • Presiden Berharap Media Arus Utama Pertahankan Misi Pencari Kebenaran

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Di tengah era digital dimana media sosial berkembang dengan masifnya, masyarakat pun disajikan dengan keberlimpahan informasi. Bahkan, saat ini setiap orang bisa menjadi wartawan dan bisa menjadi pemimpin redaksi, juga bisa menciptakan kegaduhan, membangun ketakutan, serta pesimisme. “Di tengah suasana seperti ini, saudara-saudara insan media arus utama, justru sangat dibutuhkan menjadi rumah penjernih informasi, dibutuhkan […]

  • Tergoda Video Porno, Oknum Pelajar Megang Sakti Perkosa Bocah SD

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Tergoda dengan adegan syuir video porno, membuat HN (15) seorang pelajar warga Desa Megang Sakti III, Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura) nekat setubui Mawar (8) bocah duduk bangku sekolah dasar (SD) tidak lain masih tetangganya sendiri. Tidak tanggung-tanggung, prilaku bejat perbuatan asusila pelaku dilakukan berulang kali. Pertama, aksi bejat terjadi awal maret […]

  • Pemkab Musi Rawas Dukung Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

    • calendar_month Sen, 5 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Pemkab Musi Rawas bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat, menyelenggarakan acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah desa bagi Sekretaris Desa dan Kepala Urusan Keuangan desa se Kabupaten Mura tahun 2018, di Balai Kecamatan Purwodadi, Senin (05/11). Dalam kegiatan tersebut, diikuti sebanyak 372 peserta dari kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Rawas, yang dipusatkan […]

  • Anggaran Panwas Muratara Dipangkas, Bawaslu Ancam Tunda Pilkada

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mengancam akan menunda pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) setelah pemerintah daerah (Pemda) setempat memotong anggaran pengawasan hingga 60%. Muhammad mengatakan dengan adanya pemotongan anggaran ada indikasi Pemda ingin melemahkan pengawasan. Dan kami akan merekomendasikan menunda pilkada. Kami tidak terima pemotongan yang dilakukan […]

expand_less