Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » MPK Lapor Dugaan Korupsi Dinkes Mura Ke Polda dan Kejati Sumsel

MPK Lapor Dugaan Korupsi Dinkes Mura Ke Polda dan Kejati Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2015
  • visibility 41

MUSIRAWAS — Akhirnya secara resmi, belum lama ini, Toding Sugara selaku Koordinator Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK) yang ada di daerah ini, melaporkan dugaan korupsi kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, melalui surat bernomor 015/MPK/MURA/2015, yang ditujukan kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditembuskan ke berbagai awak media baik lokal, regional maupun nasional.

“Kita berharap agar laporan yang kita buat ini, dapat segera ditindaklanjuti  dari pihak Polda maupun Kejati. Karena selama ini adanya rumor yang berkembang yang menyatakan oknum pejabat Dinkes Musi Rawas tidak bakal terjamah hukum alias kebal hukum,” ujar Toding seraya menyayangkan dan cukup prihatin melihat kondisi seperti ini.

Masih menurut Toding, berbagai tudingan miring terhadap citra penegak hukum yang ada didaerah ini, kerap kali terdengar dan jauh sebelum adanya laporan yang dibuat MPK, karena masalah ini sebelumnya sudah pernah dilaporkan pula oleh elemen masyarakat anti korupsi yang lainnya.

Akan tetapi, nyatanya hasilnya nol besar dan hingga kini laporan terhadap kasus tersebut jalan ditempat, karena ulah oknum pejabat dinkes yang terbilang piawai meredam masalah ini sehingga akhirnya tidak muncul ke ruang publik.

“Kita percaya, andai saja pihak aparat penegak hukum mau dan serius mengusutnya, mungkin sudah banyak yang sudah jadi tersangka, karena diketahui selama ini, ternyata Dinkes Musi Rawas kurang mendapat pengawasan secara ekstra, baik dari pihak internal maupun eksternal,” ungkapnya.

Bahkan, sebut dia, berdasarkan analisa data yang ada terutama berkaitan dengan kegiatan yang dilaporkan ini, pihak dinkes sendiri terkesan banyaklah tidak mengedepankan azas manfaat, azas transparansi dan akuntabel.

“Kita sering kali dengar adanya berbagai lontaran dan nada sindiran yang menyatakan oknum pejabat dinkes “Super PEDE, dan mungkin jadi “besar kepala” karena setiap laporan yang masuk ke pihak aparat penegak hukum bersentuhan dengan Dinkes Musi Rawas tidak ada cerita mengenai kejelasannya. “Benar atau enggak kita lihat saja nanti perkembangan,” ungkapnya.

Berikut ini beberapa dugaan study kasus korupsi yang dilaporkan MPK terhadap di Dinas Kesehatan Musi Rawas, meliputi Kegiatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2014 lalu.

Diduga oknum pejabat itu memotong dana tersebut sebesar 20 persen, yang jumlah dana kegiatan sebesar Rp 6.667.026.000. Selanjutnya dugaan masalah penggelembungan (mark up) dana, biaya makan harian pegawai Dinkes Musi Rawas sebesar Rp 218.400.000.

Kemudian menyangkut masalah kegiatan dana SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) yang dikalkulasikan menguras dana sebesar Rp 2.500.000.000, tertera dalam data seolah-olah pegawai yang dimaksud tersebut sudah melakukan perjalanan dinas, padahal yang bersangkutan masuk kerja sehingga bertolak belakang dengan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) yang sudah dibayar, sebab sangat mungkin dalam suatu kegiatan ada oknum pegawai berangkat adalah orang yang sama, hal ini mengarah indikasi terhadap dugaan SPJ fikif yang seolah-olah pegawai ini sudah melakukan perjalanan dinas.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas dr Tjahyo Koentjoro sampai berita ini naik cetak, dan beberapa kali ditemui di kantornya pekan lalu, selalu tidak ada di tempat. Menurut keterangan salah seorang pegawainya disana mengatakan, Kadinkes sedang dinas luar.@gus–HarianJayaPos

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Nyoblos di TPS 3 Marga Mulya

    • calendar_month Rab, 27 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan bersama Istri Hj Noviar Marlina Gunawan sekitar pukul 10.34 WIB, Rabu (27/06) menyalurkan hak pilihnya di TPS 3 Kelurahan Marga Mulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Pesta demokrasi dalam Pemilihan serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau 2018. […]

  • Aturan Caleg Ajukan Sengketa Pemilu Harus Mendapat Persetujuan Ketum Diuji

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SIDANG pemeriksaan pendahuluan uji Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (24/4/2019). Permohonan yang teregistrasi dengan Nomor 29/PUU-XVII/2019 ini diajukan oleh Heriyanto dan Ramdansyah yang berprofesi sebagai advokat. Para Pemohon sehari-hari bekerja di bidang kepemiluan. Mereka menguji Pasal 473 ayat (2), Pasal 474 ayat (1), Pasal […]

  • DPRD Musi Rawas Lebih Bayar Tunjangan Transportasi Dewan  Rp568 Juta

    DPRD Musi Rawas Lebih Bayar Tunjangan Transportasi Dewan  Rp568 Juta

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Laporan Realisasi Anggaran Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022, menyajikan anggaran Belanja Tunjangan Transportasi DPRD sebesar Rp9.372.000.000,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp9.131.000.000,00 atau 97,4% dari anggaran. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Tahun 2021 Nomor 22.B/LHP/XVIII.PLG/14/2022 tanggal 22 April 2022 menyebutkan permasalahan Penetapan Kenaikan Besaran Tunjangan Transportasi Anggota […]

  • Oknum Pemotong Dana JKN Dinkes Mura Diduga Tidak Tersentuh Hukum

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS — Sepertinya dugaan kasus dana JKN Dinas Kesehatan (Dinkes)  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2014 lalu, sampai sekarang ini tidak tersentuh hukum. Padahal beberapa elemen masyarakat yang ada di daerah ini sudah berulang kali menyuarakan ke media dan melaporkan dugaan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Akan tetapi, […]

  • LHP BPK Sebut Tidak Dibenarkan Ada Insentif PBB di Muratara Senilai Rp 2,4 Milyar

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MURATARA – DALAM Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan TA 2016, menyebutkan tidak dibenarkan adanya pembagian upah pemungutan (Insentif) PBB di Muratara senilai Rp 2,4 milyar, Kamis (30/11/2017). Pemkab Muratara, diketahu melalui  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2014 dan TA 2015, telah menganggarkan belanja untuk pembagian upah pemungutan (Insentif) […]

  • Wabup Tinjau Jota-Joti Pramuka, Imbau Berikan Citra Positif Komunikasi

    Wabup Tinjau Jota-Joti Pramuka, Imbau Berikan Citra Positif Komunikasi

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas, Hj Suwarti meninjau kegiatan Jambore on The Air dan Jambore on The Internet (Jota -Joti) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022, di Taman Embung Wisata Desa U2 Karyadadi, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (15/10/2022). Wabup Suwarti menyambut gembira atas terlesenggaranya kegiatan Jota-Joti ini, karena kegiatan […]

expand_less