Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Buku ‘Sadar Kaya’ : Memahat Itu Butuh Waktu

Buku ‘Sadar Kaya’ : Memahat Itu Butuh Waktu

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
  • visibility 24

Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Ketidakmungkinan Yang Disegerakan

SUATU hari sehabis olahraga, istri saya nyeletuk, “Yah, sudah deh, nggak usah ikut pilates sama Bunda, ya?! Nggak konsen deh, kayaknya.”

Kebetulan saya memang ingin membentuk perut rata, dan katanya gerakan pilates sangat efektif untuk membuang lemak di perut.

Yang jadi masalah buat saya atau buat istri saya, ya? He he he di dalam olahraga bersama tadi, instruktur pilatesnya cuantik dan orang terkenal, yaitu sahabat istri saya, artis senior Nova Eliza.

Baca : Buku ‘Sadar Kaya’ : Pertanyakan Keyakinan Anda

“Jadi daripada nggak konsen, lebih baik daftar fitness club dekat rumah,” lanjutnya.

Ya sudah, saya nurut saja. Aman, hemat waktu, dan pastinya nggak membuat istri deg-degan. Dan, kalau dipikir-pikir, memang membentuk perut rata ini benar-benar sulit. Rasanya sudah seminggu tiga kali melakukan sit up atau do the hundred dengan pilates. Tetap saja lemak sekitar perut sulit hilang, dan ini sudah tahunan saya lakukan.

Sculpturing atau memahat diri sebagai motivasi sehat, benar-benar harus sabar. Waktunya bisa tahunan dan harus terus dipertahankan. Olahraga itu persis seperti perkawinan, kita pertahankan terus selamanya. Bukan hanya sesekali.

Bayangkan, membentuk tubuh agar otot terlihat pas menempel pada tulang kita saja sudah “sulit.” Padahal ini bukan membentuk tubuh seperti otot binaragawan semacam Bruce Lee juga, cukup semua lekukan otot keluar secukupnya, misalnya itu targetnya. Nah, apalagi membentuk pikiran?

Benar, selain tubuh, ada satu hal yang juga harus dibentuk dengan indah, yaitu pikiran. Untuk membentuknya, bisa lebih lama daripada memahat tubuh karena wujudnya tak terlihat langsung, tetapi terasa. Bagaimana membentuk pikiran yang selalu indah, selalu positif, selalu riang, selalu mudah?

Tanamkan pikiran dalam benak anda bahwa anda adalah sebuah Maha Karya.

Anda tahu di Florence, Italia, terdapat sebuah museum istimewa yang sengaja dibangun bagi sebuah patung David yang diciptakan oleh Michelangelo beberapa ratus tahun yang lalu. Patung itu barangkali termasuk sebuah karya patung yang paling indah di dunia.

Banyak pengunjung yang berkomentar ketika berada secara fisik di dalam ruangan yang sama dengan patung tersebut, bahwa itu sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dapat dilupakan.

Cerita tentang pembuatan David sangat menarik dan mengandung pelajaran berharga. Dulu, Michelangelo diminta secara khusus oleh keluarga Medicis untuk menciptakan sebuah patung yang akan diletakkan di alun-alun Kota Florence.

Keluarga Medicis merupakan salah satu keluarga yang kaya raya dan terpandang di Italia pada zaman tersebut. Sebuah pesanan khusus dari keluarga Medicis bukan hanya berarti sebuah kehormatan besar, pesanan seperti ini juga sebuah tugas yang tidak dapat ditolak begitu saja.

Selama 2 tahun penuh, Michelangelo mencari sebongkah batu yang dapat dia pergunakan untuk menciptakan sebuah mahakarya bagi keluarga Medicis.

Akhirnya di pinggir sebuah jalan di Florence, separuh tertutup semak belukar dan tertimbun lumpur, dia menemukan sebongkah besar pualam diatas sebuah titian kayu. Batu tersebut bertahun-tahun sebelumnya telah diangkut dari pegunungan, tetapi tidak pernah dipergunakan orang.

Michelangelo telah melalui jalan itu berkali-kali, tetapi kali ini dia berhenti dan menatap batu tersebut lebih dekat lagi. Ketika dia maju-mundur dan mengamati bongkahan pualam itu, dengan jelas dia dapat membayangkan patung David dan melihatnya di dalam batu tersebut secara keseluruhan.

Sang seniman pun dengan segera membawa bongkahan pualam itu ke studionya yang cukup jauh dari tempat ditemukannya batu tersebut. Dia kemudian memulai pekerjaannya yang panjang dan berat, memalu dan memahat.

Diperlukan 2 tahun penuh baginya untuk bekerja menciptakan gambaran kasar patung tersebut. Dia kemudian menyisihkan palu dan pahatnya, dan menghabiskan 2 tahun lagi untuk memoles dan menghaluskan sampai patung itu benar-benar siap.

Pada saat itu, Michelangelo telah menjadi seorang pematung yang terkenal, dan kabar bahwa dia sedang mengerjakan sebuah pesanan khusus dari keluarga Medicis telah menyebar ke seantero Italia.

Ketika waktunya tiba untuk mempertontonkan patung tersebut kepada publik, ribuan orang datang dari seluruh Italia dan berkumpul di alun-alun kota.

Ketika selubung yang menutupi patung dibuka, kerumunan massa yang berada di sana tercengang dengan mulut ternganga. Patung itu luar biasa indah. Orang banyak bersorak-sorai.

Para pegunjung merasa kagum melihat kecantikan luar biasa patung hebat itu. Michelangelo dengan segera dikenal sebagai pematung terhebat pada zamannya.

Sesudah itu, ketika Michelangelo ditanya bagaimana dia dapat menciptakan sebuah mahakarya seperti itu. Dia menjawab dengan mengatakan bahwa dia telah melihat David dengan lengkap dan sempurna pada batu pualam yang dia temukan. Yang dia lakukan hanyalah “membuang apa-apa yang bukan David.”

Terdapat beberapa kesamaan antara anda dan patung David. Anda pun kurang lebih seperti sebuah mahakarya hebat yang terdapat dalam sebongkah pualam.

Akan tetapi, pualam yang menutupi anda, seperti juga kebanyakan orang lain, adalah pemikiran yang sempit dan terbatas serta kekhawatiran yang berlebih terhadap berbagai kemungkinan kerugian dan kegagalan. Bukannya antisipasi penuh semangat menyongsong datangnya kesuksesan dan keberhasilan.

Agar dapat menyadari potensi kita, hal mendesak yang perlu kita lakukan adalah menjebol “pemikiran terbatas” kita dengan memimpikan impian yang besar dan membayangkan berbagai kemungkinan yang tak terbatas.

Namun, Ingatlah, bahkan setelah David dibebaskan dari batu pualamnya, Michelangelo membutuhkan 2 tahun penuh untuk memoles dan menghaluskannya, demi menjadikannya sebuah mahakarya. Demikian juga kita.

Kita yang harus meneruskannya, memoles dan menghaluskan, belajar dan berlatih, selama berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, demi mengembangkan dan mengeluarkan semua bakat dan kebiasaan yang terdapat jauh di dalam diri kita.

Menyambung tulisan di awal, tujuan membentuk perut rata bagi pria seperti saya yang berada dipertengahan usia 40-an, merupakan hal yang sulit. Setidaknya begitulah menurut saya.

Baca : Buku ‘Sadar Kaya’ : Magnet Hidup

Bahkan, untuk memotivasi diri saya, saya selalu mengatakan dan memasang target agar mirip dengan mereka yang seusia saya, tetapi memiliki tubuh yang terjaga, perut rata dengan otot yang mengukir tubuh.

Mreka-mereka ini contohnya Tom Cruise, Brad Pitt dan Shahrukh Khan. Mereka adalah idola saya. Aneh memang, menurut banyak pendapat teman-teman.

Namun, itu adalah motivasi diri agar rajin olahraga yang tentunya berefek sehat. Dan, untuk memahat tubuh, kita pun harus membuang lemak dengan olahraga.

Lalu bagaimana untuk pikiran?

Sumber : Buku ‘SADAR KAYA’ 

Karya : Mardigu Wowiek Prasantyo

Baca Tulisan Berikutnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Pilih yang Ingin Anda Pikirkan

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Rini: RKB Terbuka Bagi Wartawan Unjuk Kemampuan Usaha

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Padang, 7 Februari 2018 – Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Kementerian BUMN akan menggelar sejumlah kegiatan di Sumatera Barat, diantaranya vokasi kewirausahaan untuk wartawan, peluncuran program “Sinergi BUMN Dukung Sumbar sebagai Destinasi Wisata” serta pemberian bantuan CSR untuk masyarakat Sumatera Barat pada Kamis, 8 Februari 2018. (08/02) Pencanangan vokasi kewirausahaan wartawan akan diikuti oleh lebih kurang 100 […]

  • Mantan Dewan Serta Tiga Warga Tewas Kecelakaan Adu Kambing

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Kecelakaan lalulintas antara kendaraan roda 4 jenis Pick Up L 300 BG 9343 G dengan minibus jenis Avanza BG 1554 HO menyebabkan empat orang meninggal dunia. Satu diantaranya mantan anggota DPRD Lubuklinggau periode 2009-2014, Hadurip. Tabrakan ala adu kambing tersebut terjadi di jalan poros Dusun Lesing, Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten […]

  • MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MURATARA — Dugaan penyimpangan terhadap pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana prasarana air minum di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara yang menelan dana sebesar Rp 8.516.764.000, melalui APBD Muratara, yang dikerjakan PT. Putra Prima Mega Power, dengan masa waktu pelaksanaan selama tiga bulan, terhitung dari bulan Oktober-Desember tahun 2014 lalu, dimana proyek ini dibawah naungan Dinas Pekerjaan […]

  • Mengenai Pembuatan OP PBB, Dispenda Palembang Bantah Terima Gratifikasi

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com – Tidak ada gratifikasi pembuatan Objek Pajak (OP) PBB baru di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang. “OP PBB baru yang di kelurahan Kramasan kertapati tidak ada NIP dan nama Lurah Suyanto. Kita survey ulang ke lapangan. Lurah Suyanto yang tanda tangan dan cap hanya anak buahnya kelupaan memberi cap NIP. Tanah seluas 17.000 M2 […]

  • Marwan Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Desa

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar mendorong pengembangan potensi ekonomi yang ada di perdesaan. “Potensi kekayaan alam di desa-desa sangat melimpah. Namun, belum digarap secara optimal sehingga belum mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa secara menyeluruh,” kata Menteri Marwan di Jakarta, Senin. Oleh karena itu, Marwan Jafar terus […]

  • PPDP Diminta Teliti Pemilih Pemula

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Sebanyak 1.069 peserta terdiri dari PPK dan Sekretariat PPK, PPS beserta sekretariat PPS dan PPDP di tujuh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas mengikuti Bimtek. Pelaksanaan Bimtek PPDP yang dilaksanakan di Aula Bagasraya, Selasa, (16/01) ini merupakan gelombang kedua, setelah sebelumnya dilakukan kegiatan serupa yang diikuti 1077 peserta dari tujuh kecamatan. Ketua KPU […]

expand_less