Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Jokowi Perlu Political Will untuk Atasi Penurunan Ekonomi

Jokowi Perlu Political Will untuk Atasi Penurunan Ekonomi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2015
  • visibility 128

JAKARTA — Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) harus memiliki political will dalam menyelesaikan persoalan penurunan kondisi ekonomi. Sah-sah saja jika Jokowi melakukan perombakan kabinet untuk mempercepat laju perbaikan ekonomi.

Pendiri Priyo Budi Santoso untuk Demokrasi (Pridem), Priyo Budi Santoso mengatakan butuh political will dalam mengatasi sulitnya kondisi ekonomi yang terjadi saat ini. “Presiden Jokowi harus menciptakan kepemimpinan dwi tunggal untuk penyelamatan bidang ekonomi,” kata Priyo dalam diskusi ‘Mencegah Kemiskinan di Tengah Kemakmuran’ di Pridem Center, Jl Cipaku, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/6). Priyo meminta keduanya tidak segan untuk mengambil langkah tegas dan tepat terkait hal ini.

Salah satu hal yang harus dilakukan Jokowi, menurut Priyo, adalah memberdayakan lagi Badan Urusan Logistik (Bulog). “Saya menyarankan presiden agar jangan ragu-ragu memberdayakan Bulog dimana Bulog mempunyai kewenangan yang sedikit sakti, mempunyai power yang cukup, mempunyai anggaran yang cukup sehingga bisa memastikan Bulog bisa mengendalikan harga,” ungkap mantan wakil ketua DPR ini.

Kinerja Bulog dinilai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Ancol ini, belum efektif. Berdasarkan informasi yang dimilikinya, kata Priyo, Bulog hanya menyerap 700 ribu ton hasil panen raya Indonesia. “Padahal, sebelumnya Bulog ditargetkan meresap 4 juta ton. Ini jauh panggang dari api namanya,” jelas Priyo.

Dia melihat hari ini Bulog masih belum memiliki daya. Terlebih, tambahnya, dengan maraknya kartel-kartel bahan pokok, seperti beras dan gula.

Disinggung tentang langkah reshuffle kabinet, Priyo melihat hal itu sah-sah saja dilakukan. Dijelaskannya, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden. “Kabinet kredibel yang lebih baik dibutuhkan. Jika ada keperluan mereshuffle maka ya sudah. Saya kira itu kekendak alam yang jangan dikritik,” kata Waketum Golkar hasil Munas Ancol ini. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budi Waseso Sebut Ada Pihak yang Terganggu dengan Penegakan Hukum

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Budi Waseso mengaku tidak merasa ada yang salah jika dirinya benar dicopot dari jabatannya saat ini. Ia pun menyebut pencopotan tersebut masih jauh dari kata kriminalisasi. “Tidak, saya tidak merasa dikriminalisasi. Ini hal yang wajar terjadi, biasa-biasa saja,” kata Budi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis […]

  • Dua TNI yang Ditembak Polisi Sedang Jalani Tugas

    • calendar_month Ming, 15 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 1.329
    • 0Komentar

    BANDUNG  — Kapendam lll Siliwangi, Kol Arm Robertson Ismail menegaskan, dua anggota Denintel yang tertembak oleh polisi di wilayah Sumsel sedang menjalankan tugas. Ia menepis sinyalemen kedua anggota Denintel Kodam Siliwangi tersebut terlibat tindak kriminal. “Kedua anggota tersebut kapten Chb Edi Sutrisno dan Serda Deden. Keduanya sedang menjalankan tugas resmi,” kata dia dalam keterangannya, sabtu […]

  • Paripurna DPR Sahkan Perppu No.1 2020

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA – | DPR RI menggelar Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III untuk mengambil keputusan berbagai Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk disahkan menjadi Undang-Undang (UU). Salah satunya, yaitu mengesahkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19 dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekenomian Nasional dan/atau Stabilitas […]

  • Oknum Camat TPK Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Kepolisian Resor (Polres) Mura menetapkan status tersangka oknum Camat Tiang Pumpung Kepungut (TPK), DC. Diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Tanzizal Azizirohim (42) Panitian Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan TPK Kabupaten Musi Rawas (Mura). Penetapan TSK sendiri, sesuai nomor laporan STTLP/B-20/V/2019/SUMSEL/MURA/SEKBELITI. Minggu, 5 Mei 2019 pukul 13.30 WIB. Kapolres Mura, AKBP Suhendro, SIK melalui Kasat […]

  • Inilah 13 Bumdes Penerima Mobil Hibah di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata menguraikan ke 13 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tahun 2017 yang menerima hibah Mobil Supermega Carry antara lain : Bumdes Mekar Sari dan Megang Sakti III Kecamatan Megang Sakti, Bumdes Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Bumdes Tanah Periuk Kecamatan Muara Beliti. Kemudian, Bumdes […]

  • Tak Sanggup Garap Kasus Century, KPK di Imbau Serahkan Kejaksaan

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai masih mejalankan praktik pilih tebang dalam pemberantasan korupsi. Kasus besar Bank Century adalah bukti nyata, betapa KPK hanya memperhatikan kasus-kasus kecil. Bila tak sanggup menyelesaikan kasus Century, KPK diimbau menyerahkan berkas kasus ini ke kejaksaan atau kepolisian. Inilah penegasan Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu di sela-sela […]

expand_less