Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Inspektur Siap Periksa Uang Daftar Bedah Rumah di Kebur

Inspektur Siap Periksa Uang Daftar Bedah Rumah di Kebur

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
  • visibility 78

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Inspektur Kabupaten Musi Rawas, Alexander Akbar menyatakan siap periksa soal uang pendaftaran bedah rumah tahun 2014 di Desa Kebur, Kecamatan TP Kepungut. “Kami senang jika ada masyarakat melapor, silahkan lapor secara tertulis dengan identitias pelapor dan jelaskan permasalahannya disertai bukti-bukti. Nanti akan kami panggil pihak-pihak yang terkait untuk diperiksa dan dimintai keterangan,” ungkap Alex saat rapat mediasi dengan aksi Aliansi Masyarakat Kebur di ruang Bina Praja Pemkab Mura, Senin (25/09).

Diketahui sebelumnya, bahwa aksi Aliansi Masyarakat Kebur setelah diterima diruang Bina Praja menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Desa Kebur dalam hal ini Sekdes pada tahun 2014 telah menarik uang pendaftaran dari beberapa warga sebesar Rp 250.000,- untuk pendaftaran program bedah rumah. 

“Tahun 2014 lalu, Sekdes telah menarik uang pendaftaran program bedah rumah sebesar Rp 250.000,- akan tetapi hingga kini tidak ada tindak lanjut. Kendati ada bantuan bedah rumah, kenyataan yang sudah daftar dan setor malah tidak dapat bantuan,” ungkap Jon Heri.

Sementara, Sekdes Kebur mengatakan tidak pernah memungut uang pendaftaran bedah rumah. “Demi Allah, saya tidak pernah meminta atau memungut uang pendaftaran bedah rumah. Memang ada sebagian warga yang minta buatkan surat keterangan tanah dengan memberi uang Rp 100.000,- hingga Rp 150.000,- mereka ikhlas karena sudah dibantu. Selain itu ada juga yang memberi sekedar ucapan terima kasih atau uang rokok, tidak mungkin saya tolak asal ikhlas, ditolak nanti malah tersinggung,” kata Sekdes.

Yang namanya minta bantuan ke pemerintah, lanjut Sekdes belum tentu sekali mengajukan langsung diterima. Bahkan berkali-kali dan itu perlu ongkos baik surat menyurat, transportasi dengan uang kami sendiri.

Sedangkan dari pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Musi Rawas yang membidangi program Bedah Rumah atau Pembangunan Rumah Swadaya mengatakan tidak pernah mengambil pungutan kepada masyarakat. “Kami tidak pernah memungut uang untuk program ini, sejak dari tahun 2014 hingga 2017,” katanya. (Padahal Dinas bersangkutan baru dibentuk tahun 2017 ini. Dinas PU CKTR & P tidak memberikan keterangan). (fsl)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Sumsel Hadiri Hasil Pemeriksaan Pajak Daerah

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya bersama Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH. menghadiri penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas Pajak Daerah Tahun Anggaran 2019 dan 2020 (s.d. Triwulan III) pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Kantor BPK Perwakilan Prov Sumsel, Jl Demang Lebar Daun No 2 Palembang, Rabu,  20/01/2021)  […]

  • Mudahkan Siswa ke Sekolah, Kepsek Pungut Dana Cor Jalan

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Demi mendukung kemudahan siswa menimba ilmu, Kepala SMPN Sumber Harta bersama Komite Sekolah sepakat membuat cor semen jalan ke sekolah. Kepala SMPN Sumber Harta, Sunarno mengatakan disekolahnya, Rabu (28/02) bahwa jalan kesekolah bila hujan seperti kubangan maka dari itu disepakati untuk di cor semen. Tujuannya agar siswa maupun guru dapat kesekolah […]

  • Ketimpangan Penguasaan Lahan Harus Dijawab Pemerintah

    • calendar_month Sab, 31 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketimpangan penguasaan lahan masih nyata terjadi di Indonesia. Ini harus dijawab pemerintah. Kritik politisi senior Amien Rais terhadap pemerintah soal ini jangan dibawa ke ranah politik dan metodologi. Faktanya, ketimpangan lahan memang lebih buruk daripada ketimpangan pendapatan rakyat Indonesia. Hal ini dikemukakan Wakil Ketua Komisi I  DPR RI Hanafi Rais saat  jumpa pers […]

  • 4.730 Paspor Diterbitkan, PNBP Tembus 1.6 Miliar

    • calendar_month Sel, 3 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Sepanjang Januari hingga akhir November 2019, Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Musi Rawas telah menerbitkan sebanyak 4.730 dokumen resmi perjalanan luar negeri atau lebih dikenal Paspor. Adapun dari capaian tersebut, menunjukan layanan pembuatan paspor meningkat. Bahkan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) terpenuhi Rp.1.616. 555.500,-. Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II […]

  • Warga Keluhkan Dana PKH dipotong Rp 100 ribu

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengeluhkan potongan dana program keluarga harapan (PKH). Dimana, potongan tersebut dipungut Rp100 ribu untuk satu KPM oleh oknum petugas tanpa alasan yang jelas. Post Views: 1,202

  • Barcode Dewan Pers Antisipasi “Penumpang Gelap”

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi mengatakan “barcode” yang dirancang lembaga itu untuk memilah media pers dengan media nonpers merupakan langkah untuk mengantisipasi “penumpang gelap”. “Selama ini kami temukan kecenderungan media nonpers isinya tidak menaati asas dan kode etik, tapi saat ada masalah maunya dianggap pers. Itu namanya ‘penumpang gelap’,” kata Imam di Jakarta, […]

expand_less