Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Guru Besar UIN, Komaruddin Hidayat : Indonesia Saat ini Dalam Kondisi Sakit

Guru Besar UIN, Komaruddin Hidayat : Indonesia Saat ini Dalam Kondisi Sakit

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2015
  • visibility 123

JAKARTA — Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat berpendapat bahwa negara Indonesia saat ini sedang dalam kondisi ‘sakit’ atau tidak pada kondisi stabil pada semua lini.

“Negara Indonesia ini sedang ‘sakit’, butuh obat yang bisa pelan-pelan mengembalikan pada jalur yang seharusnya,” katanya di Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (3/3) malam.

Ia menjelaskan, keadaan politik Indonesia yang tidak kunjung membaik membuat berpengaruh pada semua aspek negara, terutama aparatur sipil negara, aparatur penegak hukum dan masyarakat sipil.

Menurutnya, jika sebuah negara memiliki sebuah lembaga yang menangani tentang kasus korupsi, berarti negara tersebut dalam keadaan tidak baik, terlebih lembaga yang disebut KPK, sekarang sedang lemah.

“KPK sedang pingsan, Polisi sedang monopoli kekuasaan hukum dan rakyat sedang apatis. Tiga unsur ini yang membuat Indonesia layak disebut sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan kasus pelemahan KPK atau kriminalisasi pejabat KPK oleh polisi membuat keadaan semakin memburuk, karena kedua lembaga tersebut merupakan andalan bagi pemberantas pejabat mafia.

“Lembaga yang seharusnya saling bantu, malah saling melemahkan dengan tuduhan-tuduhan ringan. Tidak salah jika masyarakat semakin apatis dalam keadaan ini,” ucapnya.

Sejak runtuhnya orde baru 1998 seharusnya pada saat ini keadaan negara makin membaik, namun yang terjadi seperti tidak ada perubahan. “Dalam beberapa hal, sekarang ada yang lebih tidak sehat dari zaman orde baru, kebebasan semua kebablasan, tidak ada tindakan tegas dari para pemimpin,” katanya.

Ia berharap ketegasan dari pemimpin negara. Dalam kasus ini Presiden Joko Widodo bisa membangunkan kembali KPK menjadi lebih kuat dan bersih, agar bisa menjadi obat bagi sakitnya Indonesia.

“KPK sebenarnya obat dari negara, namun malah sedang lemah. Saya harap janji presiden untuk membuat lembaga tersebut makin kuat bisa terealisasikan,” tandasnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Baru KPK Harus Bangun Soliditas

    • calendar_month Jum, 18 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mantan Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Riyanto mengatakan, pimpinan KPK yang baru harus mampu membenahi internal di dalam KPK sendiri. Termasuk bagaimana menciptakan soliditas diantara para pimpinan KPK. ”Berbicara lima orang, untuk menyatukan pendapat lima orang bukan suatu hal yang mudah,” kata Bibit saat dihubungi, Jumat (18/12). Soliditas antar pimpinan KPK ini, ujar […]

  • Bupati Mura Tinjau Program GMSS di Kecamatan Sukakarya

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan (H2G) meninjau secara langsung program Gerakan Musi Rawas Sempurna Sehat (GMMS) di Kecamatan Sukakarya. Jumat (5/7) di dua desa di Kecamatan Sukakarya, yaitu Desa Cipto Dadi I dan Desa Rantau Alih. Diawal kegiatan yang berlokasi di SDN Kuto Baru Desa Ciptodadi I, Bupati H2G […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 434
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Lembaga KPK Minta KUA Tindak Pungli NA di Desa E Wonokerto

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Adanya pungutan biaya dalam pembuatan NA sebagai syarat nikah di Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo dinilai memberatkan warga. Ketua Lembaga KPK Sumsel, Ali Mu’ap menyayangkan pihak Pemerintah Desa E Wonokerto yang diduga lakukan Pungutan Liar (Pungli) dalam pembuatan NA sebagai syarat nikah. “Kami menyayangkan kejadian pungli NA nikah, khususnya di desa E Wonokerto. […]

  • Jalan Poros Rusak, Warga Tagih Janji Pertamina

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Rusaknya jalan poros menuju Desa Ciptodadi II Kecamatan Sukakarya dikeluhkan warga. Terungkapnya ini ketika Jum’at kemarin, Pemdes Ciptodadi II bersama warga berupaya memperbaiki jalan tersebut. Keluhan senada diungkapkan juga dimedia sosial FB oleh pemilik akun Arya Dwipangga pada 14 Maret lalu. Pada akun tersebut tertulis : Setahun yang lalu…ketika masyarakat berontak […]

  • Ini Jawaban Menohok Istri Opick Ketika Ditanya Soal Istri Ketiga. Dian : Jangan Tanya Saya!

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Pernikahan ketiga Opick nampaknya masih menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Namun Istri pertama Opick, Dian Rositaningrum tegas menanggapi pertanyaan awak media soal istri ketiga Opick. Seperti dikutip Sripoku.com dari akun Instgram Mak Kepo, saat diwawancara, Dian mengatakan dirinya tidak mengurusi dan tidak berminat karena itu tidak mungkin ditanya di akhirat. “Satu saya gak kenal dengan […]

expand_less