Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Gubernur Sumsel Minta Masyarakat Jaga Lingkungan Sekitar

Gubernur Sumsel Minta Masyarakat Jaga Lingkungan Sekitar

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
  • visibility 115

BANYUASIN – | Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru minta seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar agar pencemaran udara berkurang.

Berdasarkan penyampaian peringatan dari WHO terdata setiap tahun 7 juta orang yang terpapar pencemaran udara dan diketahui 9 dari 10 orang tercemar polusi udara, kata gubernur saat peringatan lingkungan hidup sedunia di Banyuasin, Selasa.

Atas dasar itulah pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumsel termasuk Bupati dan Wali Kota untuk menjaga alam melalui pengendalian polusi udara dan menginovasi sampah menjadi bahan bakar konvensional.

“Menyadari kerusakan lingkungan akan berdampak luar biasa pada manusia, alangkah baiknya kita menjaga dan peduli akan lingkungan,” ujarnya.

Apalagi lingkungan alam ini adalah milik anak cucu sehingga seluruh lapisan masyarakat termasuk ibu PKK bersama sama menanam pohon sejak dini, kata dia.

Bila perlu setiap memasukkan anak sekolah harus ada bukti foto anak menanam pohon. Ini merupakan salah satu cara mempertahankan lingkungan setelah dirusak oknum tidak bertanggung jawab, kata gubernur.

Menurut dia, menjaga lingkungan tidak hanya satu cara atau hanya mengurangi polusi udara saja, melainkan bagaimana juga memelihara alam ini khususnya daerah aliran sungai yang bersih.

“Kita harus hemat menjaganya jangan sampai terbuang percuma dan kita punya target “hijau bumi biru langit” itu bukan hanya slogan biasa tapi ini pernyataan kita terhadap generasi berikutnya,” katanya.

Sehubungan itu para orang tua punya tanggung jawab terhadap apa yang akan mereka kelola di masa yang akan datang, kata dia.

TPA Regional
Sementara Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, salah satu program Banyuasin Sehat dapat diaplikasi dengan pola hidup bersih dan mengelola sampah dengan baik.

Memang Kabupaten Banyuasin baru mempunyai dua tempat pembuangan akhir sampah (TPA) yakni di Desa Terlangu dan Duren ijo.

Dengan demikian, menurutnya kedua TPA tersebut belumlah dapat memberikan solusi untuk penampungan sampah rumah tangga yang dihasilkan di Kabupaten Banyuasin, oleh sebab itu telah ada Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk membuat TPA Regional.

Untuk itu dihimbau dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat baik individu maupun secara bergotong royong, membersihkan dan mengelola sampah dalam menjaga pola hidup bersih, untuk mewujudkan Banyuasin Sehat, kata bupati.

Gubernur Sumatera Selatan dalam kunjungan itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj Feby Deru Wakil Ketua Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya serta Duta Literasi Provinsi Sumsel Percha Leanpuri. | sumber : antara

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelabui Petugas, Maulid Pengedar Sabu Rupit Diringkus

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Mencoba mengelabui petugas ketika hendak ditangkap, dengan cara membuang barang bukti (BB) sebuah tas kecil didalamnya berisi barang-bukti (Bb) Narkoba. MH (35) salah seorang pengedar sabu asal Desa Lawang Agung, Kecamatan  Rupit Kabupaten Muratara tak berkutik diringkus personil Reserse Narkotika (Restik)  Satnarkoba Polres Mura tengah berada dipekarangan kebun karet milik warga tak […]

  • Pemprov Sumsel Data Ulang Guru Honorer SMA/SMK

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendata ulang secara akurat tentang jumlah guru honorer yang ada di daerah tersebut. Hal ini karena jumlah guru honorer semakin banyak setelah adanya pengalihan wewenang dari kabupaten kota ke-Pemerintah Provinsi, kata Pelaksana Tugas Sekda Sumsel Joko Imam Sentosa di Palembang, Selasa. Lebih dia mengatakan, kemungkinan guru honor itu ada […]

  • Pemberian Fasilitasi RumJab Sekda Musi Rawas Rp575 Juta Tak Miliki Dasar Hukum

    Pemberian Fasilitasi RumJab Sekda Musi Rawas Rp575 Juta Tak Miliki Dasar Hukum

    • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sekretariat Daerah pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp33.910.196.950,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp32.683.297.479,00 atau 96,38% dari anggaran. Belanja Barang dan Jasa tersebut dianggarkan antara lain untuk Program Fasilitasi Kerumahtanggaan Sekretariat Daerah sebesar Rp4.971.822.600,00 dengan realisasi sebesar Rp4.848.086.000,00. Realisasi tersebut tidak seluruhnya untuk penyediaan kebutuhan rumah tangga Kepala Daerah […]

  • “Bali Commitment” Sepakati Dukung Pembangunan Energi Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    <span style=”color: #000000;”><strong>BALI</strong> – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf menutup acara The 2nd World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD). Fadli menyampaikan, para delegasi negara yang hadir berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran bahwa pembangunan berkelanjutan di sektor energi sangatlah penting, namun memerlukan waktu yang […]

  • RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR

    • calendar_month Jum, 25 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Antiterorisme)    disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DPR. Banyak subtansi pengaturan yang dimuat dalam UU baru di bidang penindakan terorisme ini. Tidak hanya bicara pemberantasan, UU ini […]

  • Terkait PPKM, Risma Ancam ASN Wyata Guna Pindah ke Papua

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG – | Menteri Sosial Tri Rismaharini mengancam akan memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di BalaiWyataGuna, Kota Bandung, Jawa Barat, ke Papua. Pasalnya, ia menganggap pimpinan dan pegawai di balai tersebut tak cakap dalam menangani dapur umum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. “Saya tidak mau lihat seperti ini lagi. Kalau seperti ini lagi, saya pindahkan semua ke Papua. Saya […]

expand_less