Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Gerbang Perbatasan Linggau-Mura Nyaris Hilang Dikepung Asap

Gerbang Perbatasan Linggau-Mura Nyaris Hilang Dikepung Asap

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
  • visibility 58

MUSI RAWAS – | Hampir sebagian besar daerah di Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau kembali di “Kepung” kabut asap Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla), Senin (14/10) pagi.

Bahkan, cukup tebalnya kabut asap membuat keberadaan pintu gerbang perbatasaan antara kabupaten Mura dan Lubuklinggau nyaris hilang.

Supriadi (30) pengendara sepeda motor kerap setiap harinya melintas ruas jalan lintas sumatera (Jalinsum) mengatakan, kejadian adanya kabut asap sendiri sudah lama terjadi. Hanya saja, tebalnya asap baru beberapa hari ini dirasakan sangatlah mengganggu.

“Untuk kabut asap kami pengendara sudah lama merasakan. Akan tetapi, untuk hari ini kabut asap parah sampai kami terganggu ketika hendak bepergian,” terang pria warga Marga Mulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Tidak hanya itu, sambung pria bekerja buruh harian lepas (BHL) sebuah perusahaan sawit di Kabupaten Mura menyebutkan adanya kabut asap sendiri sebagai warga sangat menyayangkan kondisi tersebut bisa terjadi.

“Biasanya kabut asap terjadi disore menjelang maghrib. Tetapi, kalaulah beberapa hari memang pagi pun kabut asapnya muncul dan kehadiran kabut asap cukup lama, bisa sampai siang baru menghilang,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Mura Paisol mengatakan kondisi kabut asap sebelumnya dua minggu terkahir tidak terlihat. Namun, dibeberapa wilayah masih kerap terjadinya kebakaran lahan maupun semak belukar.

“Untuk kabut asap terjadi, kita BPBD telah berupaya melakukan penanggulangan terjadi kebakaran lahan yang terjadi beberapa wilayah kecamatan. Secara keseluruhan, adanya kejadian kebakaran sendiri. Lebih dulu kita bersama BMKG memantau kebaradaan hostpot, yang mana sejak januari hingga oktober 2019 terpantau 505 titik hospot semuanya paling banyak penyebaranya Kecamatan Muara Lakitan, Muara Kelingi dan BTS Ulu Cecar,” jelasnya.

Sedangkan, sambung Paisol memaparkan semua hasil penanggulangan karhutla di Kabupaten Mura. Adapun sampai pertengahan oktober 2019, pihaknya terus turunkan tim penangguangan memadamkan kebakaran baik lahan maupun semak belukar yang terbakar.

“Sedangkan luasan lahan terbakar, sejak januari sampai oktober 2019 berdasakan hasil  groundchek ada seluas 222,2 Hektar lahan terbakar. Kemudian sudah sebanyak, 49 Hektar berhasil dipadamkan,” tandasnya

Adapun, untuk kabut asap terjadi hari ini semuanya terpantau sebagian kecil berasal dari beberapa titik wilayah kita, sisanya hingga sampai menyebarnya kabut asap tebal selimuti kota Lubuklinggau disumbang kebakaran tengah terjadi di Kabupaten Muratara dan kabupaten tetangga 4 Lawang.

“Memang di minggu ini, kabut asap tinggi terjadi di Sumsel. Untuk sampai tebal menyebar hingga ke Kota Lubuklinggau, tidak hanya terjadinya kebakaran dibeberapa titik lokasi wilayah kita. Tetapi,  kabut asap cukup tebal dirasakan juga di Muara Beliti hingga Kota Lubuklinggau, sumbangan asap berasal dari muratara dan 4 lawang yang kondisi disana tengah terjadi kebakaran lahan,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patroli Karhutla Pantau Asap Seputaran JSC

    • calendar_month Rab, 15 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Palembang – Palembang yang menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Asian Games XVIII mulai 18 Agustus 2018 termasuk kota yang rentan terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena itulah, pencegahan Karhutla terus dilakukan. Dalam rangka memastikan Palembang bebas asap terutama lokasi dilaksanakan perhelatan Asian Games yaitu Jakabaring Sport City,  Satgas Posko Karhutla lakukan Patroli Udara secara Intensive […]

  • Danau Aur Ditargetkan Penghasil PAD Terbesar Sektor Pariwisata 

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah gencar-gencarnya lakukan pengembangan dan penataan kembali keberadaan objek wisata Danau Aur, berlokasi Kecamatan Sumber Harta. Sebagai harapan besar, kedepan ditargetkan objek wisata Danau Aur mampu menjadi penghasil pendapatan asli daerah (PAD) terbesar sektor Pariwisata. Hal itu dikatakan Kabid Objek Wisata, […]

  • Benarkah BPN Lubuklinggau Keluarkan Sertifikat Ganda?

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau diduga mengeluarkan sertifikat ganda. Tepatnya sertifikat dengan No. 79 Tahun 2008, kembali dikeluarkan tahun 2013. Post Views: 426

  • Pengaturan Anggaran Pilar Desa di Serahkan ke Pemdes

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Program Gerakan Bersama Pemasangan Pilar Batas Desa (Gema Sang Pilar) bakal tidak terlaksana dengan mulus. Post Views: 301

  • Kesalahan Administrasi Penyelenggara Negara Bisa Dipidana

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa kesalahan administrasi yang dilakukan oleh penyelenggara negara bisa diseret ke ranah pidana. Hal itu bisa diterapkan jika terbukti ada niat jahat dari pelaku yang menyebabkan kerugian keuangan negara. “Bila terbukti adanya mens rea (niat buruk pelaku) maupun kickback atau bribery, maka hukum pidana tipikor dapat diterapkan untuk […]

  • Inspektorat : 21 Laporan Masuk Tujuh Sudah diproses

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Laporan mengenai dugaan aksi pungutan liar (Pungli)‎ serta korupsi di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura), hingga saat ini terus bertambah. Inspektorat Kabupaten setempat mengklaim ada sekitar 21 laporan yang masuk dan tujuh kasus tengah diproses pada tahun ini. Post Views: 305

expand_less