Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Gerbang Perbatasan Linggau-Mura Nyaris Hilang Dikepung Asap

Gerbang Perbatasan Linggau-Mura Nyaris Hilang Dikepung Asap

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
  • visibility 57

MUSI RAWAS – | Hampir sebagian besar daerah di Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau kembali di “Kepung” kabut asap Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla), Senin (14/10) pagi.

Bahkan, cukup tebalnya kabut asap membuat keberadaan pintu gerbang perbatasaan antara kabupaten Mura dan Lubuklinggau nyaris hilang.

Supriadi (30) pengendara sepeda motor kerap setiap harinya melintas ruas jalan lintas sumatera (Jalinsum) mengatakan, kejadian adanya kabut asap sendiri sudah lama terjadi. Hanya saja, tebalnya asap baru beberapa hari ini dirasakan sangatlah mengganggu.

“Untuk kabut asap kami pengendara sudah lama merasakan. Akan tetapi, untuk hari ini kabut asap parah sampai kami terganggu ketika hendak bepergian,” terang pria warga Marga Mulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Tidak hanya itu, sambung pria bekerja buruh harian lepas (BHL) sebuah perusahaan sawit di Kabupaten Mura menyebutkan adanya kabut asap sendiri sebagai warga sangat menyayangkan kondisi tersebut bisa terjadi.

“Biasanya kabut asap terjadi disore menjelang maghrib. Tetapi, kalaulah beberapa hari memang pagi pun kabut asapnya muncul dan kehadiran kabut asap cukup lama, bisa sampai siang baru menghilang,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Mura Paisol mengatakan kondisi kabut asap sebelumnya dua minggu terkahir tidak terlihat. Namun, dibeberapa wilayah masih kerap terjadinya kebakaran lahan maupun semak belukar.

“Untuk kabut asap terjadi, kita BPBD telah berupaya melakukan penanggulangan terjadi kebakaran lahan yang terjadi beberapa wilayah kecamatan. Secara keseluruhan, adanya kejadian kebakaran sendiri. Lebih dulu kita bersama BMKG memantau kebaradaan hostpot, yang mana sejak januari hingga oktober 2019 terpantau 505 titik hospot semuanya paling banyak penyebaranya Kecamatan Muara Lakitan, Muara Kelingi dan BTS Ulu Cecar,” jelasnya.

Sedangkan, sambung Paisol memaparkan semua hasil penanggulangan karhutla di Kabupaten Mura. Adapun sampai pertengahan oktober 2019, pihaknya terus turunkan tim penangguangan memadamkan kebakaran baik lahan maupun semak belukar yang terbakar.

“Sedangkan luasan lahan terbakar, sejak januari sampai oktober 2019 berdasakan hasil  groundchek ada seluas 222,2 Hektar lahan terbakar. Kemudian sudah sebanyak, 49 Hektar berhasil dipadamkan,” tandasnya

Adapun, untuk kabut asap terjadi hari ini semuanya terpantau sebagian kecil berasal dari beberapa titik wilayah kita, sisanya hingga sampai menyebarnya kabut asap tebal selimuti kota Lubuklinggau disumbang kebakaran tengah terjadi di Kabupaten Muratara dan kabupaten tetangga 4 Lawang.

“Memang di minggu ini, kabut asap tinggi terjadi di Sumsel. Untuk sampai tebal menyebar hingga ke Kota Lubuklinggau, tidak hanya terjadinya kebakaran dibeberapa titik lokasi wilayah kita. Tetapi,  kabut asap cukup tebal dirasakan juga di Muara Beliti hingga Kota Lubuklinggau, sumbangan asap berasal dari muratara dan 4 lawang yang kondisi disana tengah terjadi kebakaran lahan,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Web JDIH Online Baru Dikerjakan 2017

    Web JDIH Online Baru Dikerjakan 2017

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Diduga kegiatan pembuatan website Jaringan Dokumentasi dan Informasi Daerah (JDIH) Kabupaten Musirawas baru di kerjakan bulan Januari 2017, padahal kegiatan tersebut dianggarkan pada 2016 lalu. Post Views: 510

  • Tingkatkan Investasi, Pemerintah Justru Rugikan Serikat Pekerja

    • calendar_month Rab, 2 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan kehidupan perburuhan semakin suram. Fadli menilai, pemerintah secara terus-menerus mengorbankan kepentingan buruh lokal demi memuluskan kepentingan investasi asing. Tak hanya itu, pemerintah seolah-olah menutup mata atas membanjirnya buruh kasar asal China di Indonesia. “Pemerintah terus merilis berbagai aturan yang menyerahkan kesempatan kerja di dalam negeri kepada […]

  • Pemprov Sumsel Data Ulang Guru Honorer SMA/SMK

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendata ulang secara akurat tentang jumlah guru honorer yang ada di daerah tersebut. Hal ini karena jumlah guru honorer semakin banyak setelah adanya pengalihan wewenang dari kabupaten kota ke-Pemerintah Provinsi, kata Pelaksana Tugas Sekda Sumsel Joko Imam Sentosa di Palembang, Selasa. Lebih dia mengatakan, kemungkinan guru honor itu ada […]

  • Lemah Tata Kelola, Pengadaan Alkes Rawan Korupsi

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SEKTOR kesehatan merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi prioritas KPK dalam upaya pencegahan korupsi setelah sebelumnya KPK melakukan upaya penindakan pada sektor ini. Salah satunya terkait alat kesehatan (alkes). Lemahnya regulasi dan tata kelola  membuat pengadaan alkesrawan korupsi.  “Pemborosan alkes yang tidak terpakai di beberapa rumah sakit karena tidak sesuai spesifikasi, pemeliharaan yang buruk, ataupun kurangnya tenaga SDM […]

  • Asyik Main Gaple, Ristanto : Kurang Volume 21 Paket Sudah dibayar ke Kas Daerah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musirawas, Propinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) pada tahun 2013 lalu telah menganggarkan belanja  modal  sebesarRp 438,825,280,480,00 Namun, dari jumlah dana tersebut, telah terealisasi sebesarRp 377.176.364.642,00 atau 85,95%. Hal ini berdasarkan informasi yang diterima atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)Perwakilan Propinsi Sumatera Selatan No. 23.c/LHP/XVIII.PLG/05/2014, tanggal 26 Mei 2014 mengatakan, yakni ada 21 paket pekerjaan di Dinas PU Bina Marga tahun 2013 lalu diduga bermasalah. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dokumen dan pengujian fisik secara uji petik yang dilaksanakan oleh BPK, terkait 21 paket kegiatan, terdapat kekurangan volume pekerjaan. Seluruhnya bernilai Rp 524.834.474,22. Di antaranya proyek peningkatan jalan poros Margatani-Ngestiboga […]

  • Bupati Motivasi Tim Kesenian Musirawas Agar Tampil Maksimal dan Harumkan Nama Daerah

    Bupati Motivasi Tim Kesenian Musirawas Agar Tampil Maksimal dan Harumkan Nama Daerah

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Bupati Musirawas, Hj. Ratna Machmud memberikan semangat dan motivasi Tim Kesenian untuk tampil menjadi yang terbaik pada Festival Sriwijaya XXXII Tahun 2024 di Kota Palembang. Bupati Ratna Machmud juga berharap Tim Kesenian Kabupaten Musirawas ini dapat mengharumkan nama daerah dan semakin dikenal di tingkat provinsi maupun nasional. Karena dengan Fesrival ini, Kabupaten Musirawas […]

expand_less