Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Retribusi Kios PBS Lubuklinggau Menuai Pertanyaan Pedagang

Retribusi Kios PBS Lubuklinggau Menuai Pertanyaan Pedagang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 15 Jan 2021
  • visibility 107

LUBUKLINGGAU – | Pembayaran Retribusi Kios Pedagang di Pasar Bukit Sulap (PBS) Kota Lubuklinggau menuai pertanyaan, karena info yang diterima tidak ada kwitansi tanda terima dan disertai dengan pemalsuan tanda tangan.

Salah satu penyewa lapak kios, berinisial A mengatakan, dia memang sudah pernah membayar uang Retribusi Sewa Kios Tahunan dengan nominal Rp 15.577.000, tapi tidak ditulis nominalnya oleh pihak dinas dan tidak ada kwitansi bukti bayar.

“Pajak PBB bae ado slip pembayarannyo, kito bayar motor be ado selip pembayarnyo, nah ini dak katek nian,” terangnya menggunakan bahasa daerah.

Ditambahkannya, dirinya menerima surat dari pihak dinas, tapi sudah ada tanda tangannya, padahal dia tidak pernah menandatangani itu.

Sementara itu, Kepala UPTD PBS Wulan Anggraini menjelaskan bahwa ia melaksanakan tugas karena perintah dinas dan masalah bukti pembayaran penagihan Retribusi pedagang tersebut berada di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau.

“Kalu kalian mau nanya lebih lanjut silakan tanya sama atasan kami. Terkait masalah kwitansi pembayaran tersebut tidak diberikan kepada pedagang yang sudah membayar, karena mereka tidak meminta. Kemudian masalah tanda tangan di surat tersebut sudah ada persetujuan mereka,” dalihnya.

Kapala Disperindag Kota Lubuklinggau, Surya Darma ketika di wawancarai di ruangnya mengatakan tidak mengetahui permasalahan surat yang di berikan kepadanya itu bukan tanda tangan pedagang penyewa kios PBS.

“Kalau permasalahan surat yang masuk ke saya itu bukan tanda tangan pedagang saya tidak tahu, karena tidak mungkin saya tanya ini tanda tangan pedagang atau bukan. Karena ketika saya tanda tangani berkasnya sudah lengkap,” ungkap Surya Darma.

Sambungnya, terkait permasalahan kwitansi bukti pembayaran sewa kios tahunan yang tidak di terima pedagang dan masalah surat yang diterima pedagang bukan tanda tangan pedagang, pihaknya akan memanggil dan menegur yang membidangi bagian tersebut.

“Terkait permasalan tersebut kita akan cek ke lapangan terlebih dahulu, dan akan kita panggil dan peringati Kepala UPTD”, tutupnya, Kamis (14/01/2021).

Editor : Faisol

Sumber : silampariexpress.com

Link : https://silampariexpres.com/wp/pembayaran-retribusi-pbs-menuai-tanda-tanya/

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPRD Mura – Mendengar Pendapat Akhir Bupati, Sekaligus Pengambilan Keputusan

    Rapat Paripurna DPRD Mura – Mendengar Pendapat Akhir Bupati, Sekaligus Pengambilan Keputusan

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan hasil pembahasan Komisi-Komisi DPRD terhadap Nota Keuangan. Sekaligus menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kabupaten Musi Rawas (Mura) tahun anggaran 2022 dan Pengambilan Keputusan DPRD serta mendengar pendapat akhir Bupati Kabupaten Mura kemarin (9/9). Dalam agenda […]

  • Demi Menyukseskan Pilkada Musi Rawas,Bupati Ratna Machmud Gelar Dzikir dan Doa Bersama

    Demi Menyukseskan Pilkada Musi Rawas,Bupati Ratna Machmud Gelar Dzikir dan Doa Bersama

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Dzikir dan Doa Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Alim Ulama Kabupaten Musi Rawas, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Senin (25/11/2024). Ratna Machmud mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Alim Ulama atas terselenggaranya acara dzikir […]

  • Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia. Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit. Ini salah […]

  • Defisit Anggaran Pemkot Lubuklinggau, PDNRI : Tidak Perlu Jor-Joran Proyek

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Saat ini keadaan Pemkot Lubuklinggau, Sumatera Selatan dalam keadaan defisit anggaran ujar suatu sumber yang bisa dipercaya dan menolak namanya ditulis kepada Jurnalindependen.com siang tadi, Selasa (07/07/2015). Menurut sumber tersebut, Pemkot Lubuklinggau tidak ada anggaran untuk membayar beberapa proyek yang dikerjakan rekanan termasuk salah satu proyek pelebaran jalan di wilayah Kecamatan Lubuklinggau […]

  • Reforma Agraria Percepat Penyelesaian Masalah Tanah dan Kepastian Hukum

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna percepatan penyelesaian masalah pertanahan dan kepastian hukum, Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Dafam Lubuklinggau, Rabu (14/07/2021). Bupati Musi Rawas (Mura) Hj Ratna Machmud mendukung kegiatan Kantor Pertanahan Mura yang telah berkoordinasi sangat baik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dalam penyelesaian dan […]

  • PT Pusri Lubuklinggau Akui Kelangkaan Pupuk Karena Belum Disalurkan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Terkait mengenai kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan, Staf Penjualan Pusri Kab/kota (PPK) Lubuklinggau, Nakuyama mengatakan tidak bisa disalurkan karena belum ada PerBup. “Kelangkaan pupuk karena belum keluar PerBub Musi Rawas. PerBup baru keluar kemarin berikut RDKK-nya, tanpa PerBup tersebut kami tidak bisa mengeluarkan pupuk, memang pupuk digudang banyak. […]

expand_less