Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini & Humaniora » Gerakan Pasca Idhul Adha (2)

Gerakan Pasca Idhul Adha (2)

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
  • visibility 56

ISLAM mengajarkan persaudaraan sesama dan menjauhi segala perbuatan nista. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap sosial yang luhur dan mulia harus terus ditumbuhkan ketika egoisme cenderung merebak dalam kehidupan bangsa. Jika ketimpangan sosial masih tinggi dan segelintir orang menguasai kekayaan negeri tanpa rasa sungkan, hal itu menunjukkan luruhnya solidaritas sosial yang autentik dari kehidupan kolektif bangsa ini. Jauhi kekerasan, permusuhan, kebencian, dan saling menghinakan sesama anak bangsa agar keutuhan negeri tetap terjaga secara harmoni.

Pasca-Idul Adha, setiap Muslim perlu merayakan solidaritas sosial sebagai budaya dan praksis sosial untuk membela kaum lemah, mengadvokasi kaum kaya agar mau berbagi, dan menebar serbakebajikan dengan sesama yang bersifat melintasi. Budaya dan praksis solidaritas sosial juga disebarluaskan melalui harmonisasi sosial yang memupuk benih-benih toleransi, welas asih, damai, dan saling memajukan yang membawa pada kebajikan hidup kolektif yang luhur dan utama.

Orientasi keagamaan dalam kehidupan sosial yang indah ini jangan mekar sesaat di kala ritual, tetapi mewujud dan menyebarluas sepanjang masa dalam kehidupan sebagai pantulan iman dan ihsan yang merahmati semesta alam.

Menahan kuasa dunia

Pasca-Idul Adha plus haji bagi yang menunaikannya, sungguh Muslim Indonesia perlu menggelorakan kesalehan yang hanif (autentik) secara massal dan masif dalam praktik kehidupan. Tokoh agama lebih-lebih dituntut peran pencerahan dan uswah hasanahnya di hadapan umat untuk menampilkan keislaman yang autentik sekaligus kata sejalan tindakan. Bukan berhenti di keindahan petuah, tampilan, dan simbol yang tampak elok di mata publik tetapi tidak memberikan pencerahan bagi umat dan bangsa secara nyata.

Ketika egoisme ekonomi dan politik makin menghadirkan perilaku haus harta dan takhta serta hiasan dunia lainnya, sesungguhnya pasca-Idul Adha umat dan tokoh Muslim makin dituntut pengorbanannya untuk menjadi sosok-sosok pencerah dan suri teladan yang baik. Bukan ikut turun gelanggang menjadi para pemburu dunia yang melebihi takaran dan bahkan berbaur sebagai aktor-aktor yang dilukiskan dalam Alquran sebagai alhaakumu at-takatsur.

Negeri ini memerlukan para tokoh dan ulama yang benar-benar berperan autentik sebagai warasatul anbiyaasebagaimana dipesankan Rasulullah. Suatu posisi dan peran yang sangat luhur dan tertinggi, menjadi pewaris para nabi.

Jika para pembawa misi kerisalahan semua terjun ke pasar politik dan perebutan bahwa musuh terbesar manusia adalah diri sendiri yang mencinta ego dan kesenangan kue dunia, lantas kepada siapa umat menyandarkan ruhani dan bimbingan moralnya yang alami? Di sinilah spirit Idul Adha tidak boleh padam untuk menyinari ruhani setiap Muslim, lebih-lebih para tokohya, agar menjadi penggerak penyembelihan hasrat duniawi yang menyala-nyala. Idul Adha harus dijadikan momentum keumatan dan kebangsaan untuk menyembelih hasrat dunia yang berlebihan dan menabrak nilai-nilai luhur ketakwaan. (Penulis : KH. Haedar Nashir)

Sumber : republika.co.id

1    2    3

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reaksi Masyarakat Terhadap Janji Lonsum

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Persoalan masyarakat Desa Muara Megang sebenarnya sudah cukup lama sejak awal tahun 2015. Awal permasalahan masyarakat mempertanyakan hak kebun plasma diatas lahan pertanian seluas 1.700ha yang sekarang dikuasai LONSUM. Permasalahan perkebunan sawit bukan tanpa alasan kalau masyarakat mempersoalkan hak kebun plasma tersebut, sebab pembebasan lahan dari tahun 2007 sampai 2014 tentunya sudah terikat dengan UU […]

  • Diduga Langgar Perpres 70, Yamin Pabli Tidak Takut Dilaporkan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Terhadap dugaan pelanggaran dalam kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Panti Asuhan/Jompo tahun 2013, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas, Yamin Pabli mengatakan tidak takut untuk dilaporkan. Hal ini disampaikan Yamin Pabli dikantornya, Senin (15/06/2015) kepada wartawan. “Kami rasa semua kegiatan tersebut tidak ada masalah, buktinya dalam pemeriksaan BPK maupun […]

  • Innalillahi……………………Korban penembakan oleh oknum polisi bertambah

    • calendar_month Sen, 24 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Korban meninggal dunia akibat peristiwa penembakan oleh oknum polisi pada operasi razia di Lubuk linggau, bertambah satu orang, yakni, Indra yang sempat mendapat penanganan di Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang. “Korban Indra meninggal Senin (24/4) sekitar pukul 05.00 WIB,” ungkap Frandes kuasa hukum korban yang mengaku dihubungi Wawan suami salah satu korban luka […]

  • Bupati Mura Kunjungi PAUD Sakinah Tuah Negeri, Terapan Parenting Integratif

    Bupati Mura Kunjungi PAUD Sakinah Tuah Negeri, Terapan Parenting Integratif

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Musi Rawas Hj. Ratna Machmud dalam rangka pelaksanaan Parenting PAUD Tahun 2023 di PAUD Sakinah Al Karim Bamasco Kecamatan Tuah Negeri, Jumat (24/11/2023). Dikatakan Bupati, parenting merupakan salah satu bentuk kegiatan mewujudkan Pengembangan Anak Usia Dini yang Holistik Terintegratif sebagai cerminan PAUD berkualitas yang memenuhi 5 hak anak, […]

  • Bupati Musi Rawas Hadiri Rakernas XI APKASI

    • calendar_month Jum, 6 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo. Jum’at (06/07/2018). Pembukaan Rakernas APKASI yang digelar di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, […]

  • Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Gerebek Rumah Warga Bukit Langkap

    Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Gerebek Rumah Warga Bukit Langkap

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Lagi Sat Narkoba Polres Musi Rawas ungkap kasus penyalahgunaan narkotika, Rabu (01/10/2014) sekira pukul 11.30 wib di desa Batu Langkap Kec Karang Jaya Kab Muratara Sumatera Selatan. Kapolres Musi Rawas, AKBP Chaidir membenarkan saat dikonfirmasi Jurnalindependen.com kemarin, Kamis (02/10/2014). “Tersangka yang diamankan CIK NI AINI bin usman (33), Ibu Rumah Tangga warga Bukit Langkap Kec […]

expand_less