Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Fasilitas Belum Lengkap, Pembangunan Hutan Kota Dinilai Setengah Hati

Fasilitas Belum Lengkap, Pembangunan Hutan Kota Dinilai Setengah Hati

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
  • visibility 112

MUSI RAWAS – | Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti Musi Rawas (Mura) sebagai Taman Wisata Hutan Kota patut diapresiasi.

Namun, dalam pengembangannya sebagai objek wisata baru yang diberi nama Hutan Kota ‘Pelangi’ diharapkan tidak setengah hati, terutama pemenuhan fasilitas umum sarana dan prasarana seperti toilet dan musholla.

Aktivis pemerhati kebijakan publik, Andi Lala mengkritisi Taman Wisata tersebut. Karena sejak dibuka dan diresmikan Bupati Musi Rawas, 29 Juli 2019 lalu hingga kini belum ada fasilitas seperti toilet apalagi musholla.

“Sangat disayangkan kenapa belum ada toilet maupun musholla, padahal sudah mulai digunakan dengan berbagai kegiatan atau acara.

Saat acara Coffe Morning Pemkab Mura dan Jurnalis, Jum’at lalu, saya perhatikan ada beberapa undangan yang ingin buang air kecil namun karena tidak ada toilet akhirnya pergi ke tempat lain,” ungkap Andi Lala saat dibincangi di Kawasan Agropolitan Center Muara Beliti, Rabu (14/08).

Padahal toilet ini penting dan tentunya didukung sarana air bersihnya, sambung Andi Lala. Kendati semua fasilitas yang ada merupakan bantuan para investor atau perusahaan yang ada di Mura, kenapa bantuan tersebut tidak di fokuskan ke Toilet dan penyediaan sarana air bersih juga.

“Saya berharap ini jadi perhatian pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Mura.

Jika fasilitas sudah lengkap maka pengunjung akan merasa tenang, walau sebenarnya banyak lagi yang mesti dipersiapkan seperti parkir, jajanan dan lainnya.

Bila Hutan Kota ini ingin dijadikan wisata unggulan mestinya jangan setengah hati membangunnya,” harap Andi Lala.

Ia mengatakan, mestinya begitu dibuka dan diresmikan fasilitas dasar sudah siap dan sudah siap operasional, atau terlalu cepat peresmiannya, karena Perda yang mengaturnya saja belum turun dari pengajuan ke Pemprov Sumsel.| TIM

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pengerasan Jalan Simpang Periuk Ditumbuhi Rumput

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Proyek Pengerasan Jalan Simpang Periuk 2017, Dinas PU Kota Lubuklinggau yang menelan dana miliaran rupiah, kondisinya kini sudah ditumbuhi rumput. “Proyek pengerasan jalan, ukuran panjang sekitar 500 m, lebar 8 m, senilai Rp 1,9 miliar baru selesai dikerjakan sekitar 2 bulan, hampir setiap badan jalan dilokasi tersebut sudah ditumbuhi rumput setinggi 40 sampai […]

  • Saksi Menilai MA Bertanggung Jawab Atas Kekisruhan Organisasi Advokat

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SURAT Keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 berakibat pada menjamurnya organisasi advokat yang baru tanpa terkendali. Oleh karena itu, Mahkamah Agung harus bertanggung jawab atas kekisruhan organisasi advokat saat ini. Keterangan ini disampaikan Djamhur selaku saksi yang dihadirkan KAI Tjoetjoe Sandjaja (Pihak Terkait) dalam sidang lanjutan uji Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UU […]

  • MUI : Penukaran Uang Receh di Pinggir Jalan Termasuk Riba

    • calendar_month Kam, 15 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BATURAJA – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menyatakan penukaran uang receh di pinggir jalan adalah riba, karena melanggar ajaran Islam. Post Views: 799

  • Angka Kemiskinan Sumsel Berkurang 12,82 Persen

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru berhasil menurunkan angka kemiskinan. Pada September 2019 dirilis, masyarakat miskin Sumsel berkurang sebanyak 6.580 orang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, pada bulan September 2019 jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita perbulan di bawah garis kemiskinan) di Provinsi Sumsel mencapai 1.067.160 (12,56 […]

  • Soal Bisnis Esek-esek, Pol PP Mura Bantah Tuduhan Mem-Backingi

    Soal Bisnis Esek-esek, Pol PP Mura Bantah Tuduhan Mem-Backingi

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Terkait pemberitaan koran harian lokal di Kabupaten Musi Rawas tentang mulusnya bisnis esek-esek diduga karena pengelola sudah menyetor kepada oknum Pol PP dan Polisi dibantah pihak Pol PP Kabupaten Musi Rawas. Kasat Pol PP melalui Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Edy Supriyo mengatakan siang tadi, Kamis (22/10/2015) bahwa pihaknya tidak ada […]

  • Menpora Ajak Warga Sumsel Naik LRT

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Light Rail Transit (LRT) Palembang telah banyak digunakan masyarakat Palmbang dalam satu tahun.  Gubernur Herman Deru bersama Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi pada Rabu (31/07) siang mengajak dan menyerukan kepada seluruh warga Sumsel untuk menggunakan LRT sebagai alternatif angkutan kegiatan sehari-hari, saat menuju ke Jakabaring guna meninjau venue bowling. “Payooo […]

expand_less