Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Angka Kemiskinan Sumsel Berkurang 12,82 Persen

Angka Kemiskinan Sumsel Berkurang 12,82 Persen

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
  • visibility 114

PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru berhasil menurunkan angka kemiskinan. Pada September 2019 dirilis, masyarakat miskin Sumsel berkurang sebanyak 6.580 orang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, pada bulan September 2019 jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita perbulan di bawah garis kemiskinan) di Provinsi Sumsel mencapai 1.067.160 (12,56 persen). Turun sebesar 6.580 orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 yang sebesar 1.073.740 orang (12,71 persen) dan turun sebesar 9.240 orang dibandingkan kondisi September 2018 yang sebesar 1.076.400 orang (12,82 persen).

“Hanya dalam waktu enam bulan (Maret-September 2019) angka kemiskinan Sumsel turun 0,15 persen menjadi 12,56 persen dari sebelumnya 12,71 persen. Berkurang sebanyak 6.580 orang dari kondisi Maret sebanyak 1.073.740 orang,” jelas Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2018 sebesar 13,43 persen turun menjadi 12,19 persen pada Maret 2019 dan 11,94 persen pada September 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaa  tutun dari 13,05 persen pada September 201i menjadi 13,02 persen pada Maret 2019 dan 12,93 persen pada September 2019.

Dikatakan Endang peranan kelompok makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.

Adapun komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, mie instan roti kopi dan lainnya. Namun dengan adanya rencana penerapan bea cukai untuk rokok diharapkan Endang dapat ikut menurunkan tingkat konsumsi masyarakat.

“Ada tiga poin penting yang harus dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan, pertama harus memperhatikan karakteristik penduduk miskinnya. Kedua pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan ketiga adalah pengawasan program. Saat ini mungkin programnya sudah bagus tapi bermasalah di lapangan. Misal masalah distribusi Kemudian penerima. Ini juga jadi PR kita,”tembah Endang.

Hal lain yang tak kalah penting untuk menurunkan angka kemiskinan ini adalah keberlangsungan bantuan sosial. ” Karena kalau kita lihat berbagai progam bantuan sosial memang sangat membantu penurunan angka kemiskinan. Bisa 5 sampai 6 persen,” ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel H.Rosyidin Hasan mengatakan, angka kemiskinan Sumsel yang masih di kisaran 12 persen adalah akumulasi dari inflasi dari 17 kab/kota se Sumsel. Karena itu untuk menurunkannya perlu upaya dari BPS se Sumsel untuk aktif seperti BPS Provinsi. “Karen kalau kemiskinan kab/kota itu turun pasti kemiskinan Sumsel juga turun,” jelasnya.

Saat ini kata Rosyidin adanya penurunan sebesar 0,15 persen  sudah cukup menggembirakan. Penurunan ini salah satunya dipengaruhi komoditas beras.

” Makanya saya selalu katakan agar bantuan yang bersentuhan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat diterima dengan baik. Agar tidak bermasalah sampai pada bulan yang bersangkutan. Ini harus tepat sasaran agar yang miskin tidak tetap miskin,” jelas Rosyidin.

Bahkan untuk merealisasikan komitmen Gubernur yang ingin angka kemiskinan menjadi satu digit pihaknya sudah menelurkan program Unit Ekonomi Produktif (UEP). Ia berharap ini secepatny  berjalan agar penurunan angka kemiskinan cepat terwujud.

Sebelumnya  Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengungkapkan sejumlah keinginannya menyambut tahun 2020. Semua itu dipaparkannya pada acara Kaleidoskop Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun 2019, Kamis (26/12) di Griya Agung.

” Saya tidak mau muluk-muluk, Saya ingin apa yang sudah kita kerjakan sama-sama ini akumulasi dari hasil yang dicapai muaranya hanya satu penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.

Media Center Diskominfo Prov.Sumsel/CleY (*HP)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet Sumsel, ‘Naik Rp178,-/kg – Kamis 23 September 2021

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 23 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 19.256,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 13.479,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 11.553,-/kg Baca : Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp238,-/kg – Rabu 22 September 2021 4. KKK 50% dibeli Rp 9.628,-/kg 5. KKK 40% […]

  • Grand Opening & Pembekalan Kepemimpinan via Virtual, ini Pesan Mendagri

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud mengikuti Grand Opening dan Pembelajaran Tatap Maya Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri RI bagi Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota Tahun 2021 Angkatan IV Non Petahana Hari Pertama melalui video Conference, bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, senin (14/06/2021). Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian […]

  • Harga Emas Batangan Antam ‘Turun’, UBS Cenderung ‘Naik’, Jum’at 3 September 2021

    • calendar_month Jum, 3 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Jum’at (03/09/2021), di Pegadaian, untuk cetakan Antam turun sedangkan UBS cenderung naik. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp499.000,- dan ukuran 1 gram dijual Rp934.000,- kedua harga ini sama dengan harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram ini dijual […]

  • Dinsos Musi Rawas Fasilitasi KAMIS Dapatkan Akte Kelahiran

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas terus membuat inovasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya Keluarga Miskin (KAMIS). Selasa (24/07/2018) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas, Agus Susanto didampingi oleh Kasi Kesos Kecamatan Tugumulyo, Perangkat Desa Wukirsari dan Pendamping PKH menyerahkan secara langsung Akte Kelahiran kepada Asmawati dan Nanik Triyani yang baru […]

  • Warga Keluhkan Banyak Proyek Siluman

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Hampir semua warga bahkan beberapa ketua Rukun Tetangga ( RT ) Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur ll Kota Lubuklinggau mengeluh akan keberadaan beberapa proyek pembangunan akses jalan yang ada sama sekali tidak di lengkapi papan merk dan bahkan pembangunan tersebut tanpa seizin pemerintah setempat( RT ). Warga setempat sangat mengeluh karena akan […]

  • Pesan Wabup di Perkemahan PPMA, Jauhi Narkoba

    • calendar_month Sen, 16 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Suwarti meresmikan Perkemahan Pondok Pesantren Mutiara Al-Qur’an (PPMA) Kecamatan Selangit, Senin (16/12). Sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mura, Suwarti mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Perkemahan PPMA yang baru pertama kali dilaksanakan, dia sekaligus berpesan agar seluruh anggota pramuka yang ada di Kabupaten Mura […]

expand_less