Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Djan Faridz: Tidak Masalah Kalau PPP Tidak Ikut Pemilu

Djan Faridz: Tidak Masalah Kalau PPP Tidak Ikut Pemilu

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
  • visibility 95

JAKARTA — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Munas Jakarta, Djan Faridz mengatakan pihaknya tidak keberatan jika nantinya PPP tidak bisa mengikuti Pemilu 2019. Dualisme kepengurusan PPP berpeluang bagi Parpol tersebut untuk dapat lolos verifikasi Parpol secara nasional.

“Tidak masalah. Memangnya kenapa? tidak menjadi masalah bagi kami (jika tidak ikut pemilu),” tegas Djan Faidz, Jumat (2/2).

Menurutnya, tujuan dari Parpol adalah menampung aspirasi rakyat. Sementara bagi PPP, selama ini pihaknya berupaya menampung aspirasi umat Islam. Karena itu, pihaknya tetap dapat bergabung dengan Parpol lain yang punya tujuan sama dengan PPP.

“Jika PPP tidak bisa ikut Pemilu, kami tidak masalah jika nantinya bergabung dengan PBB, dengan Pak Yusril (Yusril Ihza Mahendra). Tujuan kami sama,” katanya.

Ketika disinggung soal proses verifikasi PPP di kepengurusan provinsi (DPW) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang terhambat, Djan menegaskan tidak ada intervensi dari pihaknya. “Kami tidak pernah melakukan intervensi kepada DPW DIY. Sejak dulu kantor DPW itu punya kami. DPW di sana juga tetap satu suara dengan kami (Munas Jakarta),” tutur Djan.

Sebelumnya,Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hamdan Kurniawan mengatakan, dualisme kepengurusan yang terjadi pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat proses verifikasi di tingkat provinsi tersebut belum tuntas. Hamdan menjelaskan, pada 29 Januari lalu pihaknya sudah mendatangi kantor PPP yang berada di Jl Tentara Rakyat Mataram, Jetis, Bumijo, Kota Yogyakarta. KPU DIY berencana melakukan verifikasi dengan berpedoman pada data kepengurusan PPP yang ada di SIPOL KPU pusat.

“Di sana, kami tidak menjumpai pengurus sebagaimana yang tertera di SIPOL KPU. Yang ada adalah pengurus yang tidak sesuai dengan data SIPOL. Sehingga dengan begitu kami tidak bisa melakukan verifikasi apapun, baik pengurus, keterwakilan 30 persen perempuan dan juga domisili kantornya juga,” ungkapnya sebagaimana di release dari Republika.co.id, Kamis (1/2).

Kondisi ini, katanya, masih berlangsung hingga saat ini. “Akhirnya saat ini kami nyatakan verifikasi untuk PPP di tingkat kepengurusan provinsi DIY berstatus belum memenuhi syarat (BMS),” lanjut Hamdan.

Dia mengungkapkan, KPU DIY berpegang kepada kepengurusan di Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM) sebagaimana yang juga tertulis di SIPOL KPU. Berdasarkan data SK tersebut, maka kepengurusan kubu Romahurmuzy (Romi) lah yang semestinya diverifikasi.

“Jadi pengurus versi Pak Romi sendiri sudah beberapa kali berkonsultasi dengan kami. Kami sarankan agar informasi di SIPOL itu diperbaiki. Misalnya saja, jika alamat kantor pindah, maka data SIPOL juga harus dirubah. Sebab, jika tidak, pada tahapan perbaikan nanti kami akan datang lagi ke Jalan Tentara Rakyat Mataram itu lagi,” papar Hamdan. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Sumsel Minta Pemkab Muratara Beri Kesempatan Wartawan Ikut UKW

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Muratara, Jurnalindependen.com  – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, H Oktaf Riadi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara memberikan kesempatan kepada awak media dapat mengikuti Ujian Kompentensi Wartawan (UKW). Hal ini disampaikan Oktaf Riadi saat pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Musirawas Utara  (Muratara) periode 2017 – 2019, di Muara Rupit, Rabu (24/05/2017) Oktaf Riady juga mengatakan, sebenarnya untuk […]

  • Raperda APBD-P Sumsel 2019 Ketuk Palu

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Setelah melalui proses  yang cukup alot akhirnya pembahasan Raperda Perubahan APBD (APBD-P) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun Anggaran 2019 ketuk palu dalam rapat Paripurna LXII (62) dengan agenda, penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel, sore Kamis (12/9). Dalam paripurna yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan  Wakil Gubernur […]

  • Polri Diminta Perbaiki Manajemen Pengendalian Massa

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana minta Kepolisian memperbaiki manajemen pengendalian massa. Pernyataan tersebut ia ungkapkan menanggapi tindakan oknum kepolisan yang diduga melakukan kekerasan terhadap mahasiswa saat demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten. Eva menyayangkan kejadian aparat membanting mahahasiswa dalam unjuk rasa tersebut. Ia mengatakan setiap pengamanan aksi massa demonstrasi […]

  • Menuju Porprov Sumsel XV, Atlit dan Pelatih di KONI Lubuk Linggau Pesimis dan Keluhkan Kesejahteraan

    Menuju Porprov Sumsel XV, Atlit dan Pelatih di KONI Lubuk Linggau Pesimis dan Keluhkan Kesejahteraan

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 3.809
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU, Jurnalindependen.com – Berbagai persiapan dilakukan KONI Lubuk Linggau Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Banyuasin ke XV, 18-31 Oktober 2025 nanti. Namun terdengar keluhan dari atlit dan pelatih di KONI Lubuk Linggau mengenai kesejahteraan sehingga merasa pesimis untuk meraih juara. “Kami merasa kecewa kepada Ketua KONI Lubuk Linggau sebelum […]

  • Edo Tewas Diamuk Massa, Roki “Keok” Dipelor

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    *Berakhirnya Sepak Terjang Kawanan Begal di Mura MUSI RAWAS – | Sepandai pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga perumpamaan yang pantas diberikan Dua kawanan pelaku begal sadis bersenjata Leonardo alias Edo (30) dan Roki Saputra (18) keduanya warga Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, belum sempat nikmati hasil curiannya. Masing-masing pelaku, […]

  • Konstelasi Politik Tinggi Perlu Peningkatan Toleransi Beragama

    • calendar_month Sel, 17 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Guna meningkatkan kesadaran dan toleransi umat beragama, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melakukan sosialisasi di Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Selasa (17/07). Sosialisasi dengan tema, Peningkatan dan Toleransi Umat Beragama ini dibuka langsung Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa saat ini konstelasi politik sangat tinggi maka perlu […]

expand_less