Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Diduga Tidak Sesuai Spek, Proyek JUT Disbun Mura Dilapor ke Kejati Sumsel

Diduga Tidak Sesuai Spek, Proyek JUT Disbun Mura Dilapor ke Kejati Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
  • visibility 49

MUSIRAWAS — Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana perkebunan tahun anggaran 2014 dinilai janggal. Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK), melaporkan Dinas Perkebunan Kabupaten Musirawas ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Pelapor Toding Sugara, didampingi rekannya Azwar Anas, Rabu (28/1) lalu menerangkan, “surat laporan dengan nomor 015/L/MPK/Mura/2015, sudah mereka kirim via pos tertanggal 26 januari 2015.” Jelasnya.

Lanjut Toding, Berdasar informasi dari Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) kepadanya, kegiatan penyediaan sarana dan prasarana perkebunan, yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp2 milliar.

“Adapun rincian kegunaan dana tersebut untuk pembangunan jalan usaha tani, atau jalan produksi sepanjang 10 kilo meter, yang tersebar di 6 kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Megang Sakti, Muara Kelingi, Tiang Pumpung Kepungut (TPK), STL Ulu Terawas, Tuah Negeri dan Jayaloka.” Paparnya.

Kemudian, “dana itu dialokasikan juga untuk pengadaan sarana dan prasarana BP2MB, serta pembelian 2 unit motor besar, dan 3 unit motor bebek.” Ujarnya.

Ditambahkannya, hasil temuaan dilokasi, pekerjaan pengoralan dan pekerjaan pemadatan jalan usaha tani, atau jalan produksi, yang berlokasi dibeberapa kecamatan, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Hal ini terlihat, pengoralan yang sudah dilaksanakan atau dikerjakan, kini sudah ada yang hancur serta berlumpur. Selain itu, katanya, “spesifikasi serta jumlah kendaraan roda dua sepeda motor,  yang telah dibelanjakan patut dipertanyakan.”cetusnya.

Dengan demikian, ia berharap agar aparat penegak hukum bisa menindak lanjuti apa yang telah mereka uraikan, dan melakukan investigasi yang mendalam pada kegiatan yang telah ia laporkan.

“kami berharap agar aparat penegak hukum bisa melakukan penyelidikan serta penyidikan, pada dinas yang bertanggung jawab.” Kata Toding penuh harap.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkebunan saat ditemui Senin (12/2) Ahmad Herman mengatakan, “kalau masalah itu, silahkan temui dan tanya sama Kepala Dinas saja.” Cetusnya.

Saat akan ditemui, anggota Pol PP penjaga pintu Kepala Dinas Perkebunan mengatakan, “Bos (Kepala Dinas) lagi rapat.” Ucap anggota Pol PP tersebut.(sul)-Wamen

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tahan SAT Tersangka Kasus BLBI

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Desember 2017. Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham/Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), […]

  • Cabai Hasil Bioteknologi Balitbangtan untuk Petani Pacet

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BADAN Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) terus menghasilkan berbagai teknologi, seperti varietas unggul, teknologi pengelolaan tanah dan air, teknologi budidaya, dan alat mesin pertanian. Teknologi tersebut didiseminasikan secara massif. Bahkan untuk jagung hibrida, Balitbangtan telah mendapat dukungan DPR untuk masuk program pengembangan jagung nasional. Banyak inovasi diseminasi yang telah dikembangkan. Karena itu […]

  • 236 Kontingen Musi Rawas Ikuti KTNA XIII Sumsel

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemerintah Kabupaten Musi Rawas turut ambil bagian dalam kegiatan Pekan Daerah  Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda  KTNA) XIII Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan dari 24-28 Juni 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin. Sebanyak 236 Petani dan Nelayan Kabupaten Musi Rawas mengikuti beragam kegiatan dalam ajang silaturahmi petani dan nelayan se propinsi Sumatera […]

  • Pilot Project PWI di Sukakarya

    • calendar_month Sen, 11 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Antusias kepala desa dan perangkatnya mengikuti Bimtek Pers dan Kehumasan Aparatur Desa yang diselenggarakan PWI Musi Rawas di Kecamatan Sukakarya ,Senin (11/12) semakin memantapkan niat PWI Musi Rawas untuk menjadikan Kecamatan itu menjadi pilot project PWI Musi Rawas. Pada pelaksanaan Bimtek yang dibuka langsung oleh Camat Sukakarya, Doddy Irdiawan itu ,Ketua PWI Musi […]

  • Bupati Mura Resmikan Bendungan Desa Sukaraya Baru

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Bupati Musi Rawas, H. Hendra Gunawan secara langsung meresmikan bendungan yang berada di Desa Sukaraya Baru, Kecamatan STL Ulu Terawas, Jum’at, (30/01/20), sekitar pukul 10.00 wib. Camat STL Ulu Terawas, Saparudin dalam sambutannya mengatakan jika bendungan ini sudah di bangun sejak tahun 1995 dan selama ini belum pernah diperbaiki secara resmi, hanya […]

  • Warga Batu Marta Tolak Aktivitas Tambang Batubara

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BATURAJA – Ratusan warga Batu Marta Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU mendatangi kantor DPRD OKU guna menyampaikan aspirasi atas adanya aktifitas penambangan Batu Bara oleh PT Selo Agrodedeli di kawasan tersebut. Koordinator aksi Irsan Audi menyampaikan tuntutan masyarakat Batumarta yang menolak keras adanya penambangan di kawasan lingkup Kecamatan Lubuk Raja, menurutnya pihak PT tidak pernah […]

expand_less