Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Diduga Tanah Kavling Perumahan PNS Beliti Banyak Dijual Oknum

Diduga Tanah Kavling Perumahan PNS Beliti Banyak Dijual Oknum

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
  • visibility 75

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Tanah kavling peruntukan perumahan PNS di kawasan Agropolitan Center diduga banyak dijual oknum dengan harga 30 juta hingga 40 juta perkavling.

Hal ini disampaikan Kuasa Direktur PT. Paku Alam, Ali Umar kepada Jurnalindependen.com, Selasa di kantornya. Menurut Ali Umar, tanah kavling dikawasan perkantoran Pemkab Musi Rawas tersebut peruntukkannya bagi PNS setelah dibangunkan perumahan, bukan dijual sebagai tanah kavlingan.

“Diduga oknum tersebut telah banyak menjual tanah kavlingan secara sepihak diluar sepengetahuan PT. Paku Alam. Padahal perjanjian kontrak kerjasama antara Pemkab Musi Rawas dan PT. Paku Alam belum berakhir, sedangkan Koperasi Korpri sebagai pelaksana yang ditunjuk menjalankan kerjasama tersebut. Yang terputus hanya SPK (Surat Perintah Kerja) yang sudah habis masa,” kata Ali Umar.

Sesuai petunjuk berdasarkan perjanjian kerjasama, sambung Ali Umar peruntukan tanah kavling dan perumahan untuk PNS yang bekerja di Kabupaten Musi Rawas. Bisa dilihat saat ini kebanyakan justru bukan PNS yang memiliki perumahan dan lagi tanah kavling tanpa rumah telah dijual kepada pihak lain.

“Sebenarnya oknum tersebut tidak bisa menjual seenaknya tanah kavling tersebut, karena perjanjian kerjasama dengan PT. Paku Alam belum berakhir. Keadaan saat ini sebenarnya status quo baik Koperasi Korpri maupun PT. Paku Alam tidak bisa menjual perumahan yang ada apa lagi kalau menjual tanah kavlingan. Saya mempunyai bukti,” ungkap Ali Umar meyakinkan.

Sementara, Ketua Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas pelaksana pengelolaan tanah kavaling dihubungi tidak ada balasan, ditemui dikantornya tidak ada. Selanjutnya akan diminta tanggapan berkenaan dengan berita ini. (ff)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Seng Termahal, Dinas PU CK Mura Layak Masuk MURI

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – ANGGARAN pembelian sekeping seng gelombang ukuran 7 kaki sebesar Rp264 ribu, dinilai spektakuler. Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, layak masuk Museum Rekor Indonesia. Demikian disampaikan Indra Kesuma dari Komunitas Masyarakat Marginal (KOMUNAL) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dalam percakapan lepas, Kamis (19/2). “Harga yang ditetapkan oleh Dinas PU CK ini, tergolong […]

  • Indonesia Jangan Jadi Korban Perdagangan dan Globalisasi

    • calendar_month Sen, 14 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah mulai berlaku. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta masyarakat Indonesia bersiap untuk menghadapi hal ini. Mengingat, dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan, barang dan jasa, serta tenaga kerja. Demikian ia tegaskan di sela-sela acara Press Gathering bersama Wartawan Koordinatoriat DPR RI, di Fishing Valley, Kabupaten Bogor, Minggu […]

  • Peresmian Terminal Type C Baturaja ditunda

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BATURAJA – Peresmian pengoperasian Terminal Kota Type C Baturaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, ditunda dari rencana pada awal Agustus 2017.  Post Views: 553

  • PPWI Desak Polisi Tangkap Pembegal Wartawan Metropol

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke mendesak Kapolres Bogor, AKBP Dicky, agar segera menangkap para oknum pembegal wartawan media nasional Metropol, Wido (34), yang hingga kini penanganan kasusnya terkesan lamban. Pasalnya, sudah 20 hari berlalu dari saat kejadian perkara, namun belum dilakukan penangkapan para terduga pembegal, padahal mereka masih berkeliaran […]

  • Korban Penipuan Kedok Proyek APBN Akan Laporkan Mantan Kadis Pariwisata ke Polisi

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SEORANG pengusaha Inisial FI (41), diduga korban penipuan yang berkedok proyek APBN, didampingi Team Kuasa Hukum DEO AGUNG PRATAMA bersama rekannya KMS MUHAMMAD SULAIMAN atau yang akrab dipanggil SULAIMAN, kepada beberapa awak media menyatakan Siap melaporkan Mantan Kafis Pariwisata Kab. Muratara Inisial TM ke pihak berwajib karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan. jika tidak […]

  • Panen Sawit Illegal dan Rusak Kantor, Tiga Oknum Warga Diamankan

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – |Petugas gabungan keamanan (Security) area perkebunan PT Lonsum di Blok 06110841 Div 01 Kebun Kencana Sari Estate (KCE) Desa Suka Makmur SP III, Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat. Mengamankan tiga oknum masyarakat yang diduga melakukan panen buah kelapa sawit dan klaim kepemilikan lahan, kemarin. Ketiga oknum warga tersebut yakni pelaku Wiriadi membawa senjata […]

expand_less