Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dewan Desak APH, Usut Dugaan Korupsi Bansos Mura

Dewan Desak APH, Usut Dugaan Korupsi Bansos Mura

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
  • visibility 51

MUSI RAWAS – | Anggota Komisi IV  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura), Alamsyah H Manan, mengatakan penyaluran bansos dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Mura ada skema tukar guling, sebab bantuan yang seharusnya berupa uang tunai di salurkan berbentuk bahan material bangunan ini

Padahal, kata dia, bantuan dari DAK itu berupa uang tunai yang ditransfer ke rekening penerima, sedangkan bantuan yang berbentuk material itu didanai oleh APBD melalui rekanan, dan secara jelas dalam penyaluaran dua bantuan ini ada permainan dan dugaan terjadi Over Lap.

“Saya, selaku Anggota Komisi IV DPR Mura, mendesak APH untuk mengusut tuntas dugaan korupsi penyaluran dana bansos ini,” jelas Politis Demokrat, Senin (20/4).

Selain itu, dalam hal ini soal besaran nominal dana bantuan serta buku rekening yang tidak diketahui penerima, jelas ini ada semacam permainan yang terstruktur atau sudah tersusun rapi dan sangat masif.

“Seperti, kebenaran untuk penarikan uang dalam rekening 154 penerima yang dilakukan oleh pihak Dinas terkait berdasarkan surat kuasa itu perlu diselidiki,” ungkap Alamsyah H Manan.

Sebelumnya, disampaikan, Abu Hanifah, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan, ”Bantuan itu berupa uang dalam rekening, yang diambil oleh masing-masing penerima dan soal buku rekening itu disimpan pihak Bank Sumsel Babel Muara Beliti.”

Disis lain diungkapkan oleh salah satu oknum Bank Sumsel Babel, bahwa penarikan uang dalam rekening 154 penerima dilakukan oleh oknum Dinas bersama Fasilitator melalui suarat kuasa.

Sementara diterangkan dari beberapa nama-nama yang tercatat penerima bantuan dana tunai dari DAK Tahun 2019 mengungkapkan bantuan yang diterima berupa bahan material bangunan yang dititipkan melalui perangkat desa.

“Kami, tidak pernah mengambil uang bantuan dan membuka rekening di Bank Sumsel Babel,” akui penerima.

Diketahui jumlah penerima bantuan dari anggaran Rp 2,6 milyar (DAK) Tahun Anggaran 2019 yang dikelola oleh Dinas Perkim Mura, terbagi 154 masyarakat, dengan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 17,500 juta, yang ditranfer melalui Bank Sumsel Babel. | sumber : linggauupdate.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Pilar Kamtibmas Gelar Lomba Kelurahan Tangkal Covid

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa pimpin apel persiapan lomba kelurahan tangkal covid-19 se Kota Lubuklinggau. Apel diikuti tiga pilar kamtibmas di halaman posko induk. Senin (8/6). Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa di kelurahan masing- masing nantinya ada penilai dari TNI, Polri dan Pemerintah Kota Lubuklinggau. “Penilaian dilakukan tidak hanya sebulan, tapi direncanakan dua […]

  • AS Akan Mati-matian Serang Rusia Demi Agar Putin Tutup Mulut Rahasia Dolar

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Post Views: 987

  • ATM BRI Taba Pingin Dibobol Maling, Pelaku Tinggalkan Mobil di TKP

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Pagi ini warga Moneng Sepati, Kota Lubuklinggau heboh. Pasal, ATM BRI yang berada disamping Kantor Pengadilan Agama Lubuklinggau dibobol maling. Pembobolan ATM BRI ini menimbulkan suara yang cukup kuat, Minggu Pagi (14/08/2022) sekira pukul 04.47 WIB. Namun ketika kejadian masyarakat tidak berani mendekat. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, warga tidak berani mendekati sumber suara […]

  • Fantastis, Anggaran Seng Untuk Proyek GCC Mura Capai Rp 264 Ribu/Keping

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – FANTASTIS. Anggaran pembelian seng gelombang ukuran 7 kaki di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, sebesar Rp264 ribu per keping. Hal itu diketahui dari gunning atau penunjukan penyedia jasa pembangunan Gedung Guru Convention Center (GCC) tahap III tahun 2013. Dalam gunning bernomor 600/922/PUCKTR/2013 yang ditujukan pada PT. Jaka Utama Persada, tertulis […]

  • Info Ada Dua CEO PT BNS, Tika Wulandari Hanya Diberi Kuasa

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | PT Buraq Noer Syariah (BNS) mengklarifikasi adanya dua identitas CEO atas nama Prita Walandari Kencana kemudian ada Nama Tika Walandari. HRD PT BNS, Deni mengakui bahwa itu hanya kesalahan administrasi. Tika Wulandari hanya diberi kuasa dalam pengurusan administrasi. “Adanya dua identitas nama, murni kesalahan teknis internal perusahaan saat pengurusan Izin Prinsip dan […]

  • Mau Daftar CPNS 2017? Begini Mekanismenya

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjabarkan mekanisme pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017 yang akan dibuka pada 1 Agustus 2017. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan meminta calon pendaftar memahami mekanisme pendaftaran.  Post Views: 452

expand_less