Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Baru Dua Bulan Diaspal Jalan Simpang 4 Lake, Rusak

Baru Dua Bulan Diaspal Jalan Simpang 4 Lake, Rusak

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2015
  • visibility 141

* Anggaran Rp 7 milyar

MURATARA, Jurnalindependen.com — Jalan simpang empat lake, Kecamatan Karang Jaya menuju ke perbatasan yakni  trans Mandala, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan dan sekitarnya sudah rusak. Padahal jalan tersebut baru dua bulan dibangun (hotmik)  menggunakan APBD Muratara  kisaran  Rp 7 milyar.  Kuat dugaan jalan tersebut dibangun tanpa pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muratara. Sehingga rekanan yang diduga kuat dari warga non pribumi mengerjakannya asal-asalan.

Pantauan dilapangan menyebutkan kalau dilihat dari jalan lintas sumatera (Jalinsum) jalan tersebut tampak mulus. Tapi begitu masuk sekitar 50 meter dari jalinsum mulai terlihat aspal mulai mengelupas. Atau dengan kata lain aspal sudah menyatu dengan tanah. Kondisi ini diperparah dengan jalan menurun, aspalnya sudah tidak utuh masih ada setengahnya lagi.

Salah seorang warga setempat, Wati, mengakui bahwa jalan tersebut baru dua bulan diaspal tetapi sudah rusak.
“Betul, untuk apa saya bohong baru dua bulan diaspal. Tetapi kondisinya sudah rusak,” paparnya.

Ia tidak mengetahui secara pasti berapa anggaran membangun jalan tersebut namun yang pasti jalan baru dibangun sudah rusak. “Kalau ditanya anggarannya berapa tidak mengetahui, yang jelas jalan tersebut sudah rusak,” tegasnya.

Masih menurutnya dengan kerusakan jalan tersebut secara otomatis perjalanan masyarakat memakai kendaraan roda dua maupun empat akan terganggu. Karena jalan tersebut akses vital masyarakat. “Sudah seharusnya pihak PU memperhatikan, jangan sampai rekanan menjadi sewenang-wenang,” pintanya.

Hal senada dikatakan warga Sp I, Arsad, yang sering melalui jalan tersebut, bahwa memang dari jalinsum terlihat bagus, tetapi ketika sudah masuk sekitar 10 meter jalan sudah mulai rusak.

Tidak itu saja . apabila lebih jauh masuk kedalam masih ada jalan yang belum diaspal. “Masih ada jalan yang belum diaspal alias masih dikoral saja,”terangnya. (one)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Proses Penyidikan, OJK Tetap Koordinasi ke Penegak Hukum

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan proses penyidikan terkait tindak pidana di sektor jasa keuangan tetap berkoordinasi dengan penegak hukum dan instansi lembaga dan/atau pihak lain yang memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan Tio Serepina Siahaan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang […]

  • PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Program kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini merupakan program yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi. Selain itu guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan mencegah pernikahan dini untuk mempersiapkan kehidupan berkeluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas generasi mendatang. Demikian disampaikan Bupati Musi […]

  • Aksi Warga Batu Gajah Baru Minta APH Tindak Tegas Dugaan Pencemaran Sungai Rupit

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MURATARA – | Puluhan warga Desa Batu Gajah Baru Kecamatan Muara Rupit mengelar aksi demo di bantaran Sungai Rupit terkait dugaan pencemaran air sungai tersebut. Jumat (01/01/2021) Disinyalir pencemaran tersebut berasal dari aktivitas penambangan emas ilegal dari Sungai Tiku yang airnya mengalir ke Sungai Rupit. Kordinator aksi lapangan (Korlap), Kaharudin minta Aparat Penegak Hukum (APH) […]

  • Gubernur Pesan JCH Jaga Nama Baik Sumsel

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PALEMBANG -| Sebanyak 445  orang Jemaah Calon Haji (JCH) yang terdiri atas  356 JCH asal Kabupaten OKU Timur, 86 orang JCH asal Kota Palembang dan 3 orang Petugas TPHD yang tergabung salam kelompok terbang (Keloter) satu, embarkasi Palembang tahun haji 1440 hijriah/ 2019, dilepas keberangkatannya menuju ke Arab Saudi  oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Wabup Apresiasi Kreatifitas UMKM Inovasi Pengolahan Pelepah Pinang

    Wabup Apresiasi Kreatifitas UMKM Inovasi Pengolahan Pelepah Pinang

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Hj. Suwarti berupaya mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi melalui pemberdayaan dan pelatihan berbagai bidang usaha dan peluang yang ada. Kesempatan kali ini UMKM di Kabupaten Musi Rawas mendapat pelatihan pengolahan pelepah pinang yang dapat menjadi wadah ramah lingkungan. Pelatihan ini juga sebagai […]

expand_less