Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Baru Dua Bulan Diaspal Jalan Simpang 4 Lake, Rusak

Baru Dua Bulan Diaspal Jalan Simpang 4 Lake, Rusak

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2015
  • visibility 138

* Anggaran Rp 7 milyar

MURATARA, Jurnalindependen.com — Jalan simpang empat lake, Kecamatan Karang Jaya menuju ke perbatasan yakni  trans Mandala, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan dan sekitarnya sudah rusak. Padahal jalan tersebut baru dua bulan dibangun (hotmik)  menggunakan APBD Muratara  kisaran  Rp 7 milyar.  Kuat dugaan jalan tersebut dibangun tanpa pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muratara. Sehingga rekanan yang diduga kuat dari warga non pribumi mengerjakannya asal-asalan.

Pantauan dilapangan menyebutkan kalau dilihat dari jalan lintas sumatera (Jalinsum) jalan tersebut tampak mulus. Tapi begitu masuk sekitar 50 meter dari jalinsum mulai terlihat aspal mulai mengelupas. Atau dengan kata lain aspal sudah menyatu dengan tanah. Kondisi ini diperparah dengan jalan menurun, aspalnya sudah tidak utuh masih ada setengahnya lagi.

Salah seorang warga setempat, Wati, mengakui bahwa jalan tersebut baru dua bulan diaspal tetapi sudah rusak.
“Betul, untuk apa saya bohong baru dua bulan diaspal. Tetapi kondisinya sudah rusak,” paparnya.

Ia tidak mengetahui secara pasti berapa anggaran membangun jalan tersebut namun yang pasti jalan baru dibangun sudah rusak. “Kalau ditanya anggarannya berapa tidak mengetahui, yang jelas jalan tersebut sudah rusak,” tegasnya.

Masih menurutnya dengan kerusakan jalan tersebut secara otomatis perjalanan masyarakat memakai kendaraan roda dua maupun empat akan terganggu. Karena jalan tersebut akses vital masyarakat. “Sudah seharusnya pihak PU memperhatikan, jangan sampai rekanan menjadi sewenang-wenang,” pintanya.

Hal senada dikatakan warga Sp I, Arsad, yang sering melalui jalan tersebut, bahwa memang dari jalinsum terlihat bagus, tetapi ketika sudah masuk sekitar 10 meter jalan sudah mulai rusak.

Tidak itu saja . apabila lebih jauh masuk kedalam masih ada jalan yang belum diaspal. “Masih ada jalan yang belum diaspal alias masih dikoral saja,”terangnya. (one)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah HGU dan HGB Terlantar Bisa Redistribusi

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – | Tanah status Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang ditelantarkan terlalu lama bisa jadi objek redistribusi. Identifikasi tanah HGU dan HGB telantar ini sedang giat dilalukan Komisi II DPR RI. Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Hugua usai mengikuti pertemuan dengan otoritas pertanahan di Balikpapan, Kalimantan Timur, […]

  • Kordinasi KPK di Lubuklinggau Hari ke-2

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Audiensi dan Koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilanjutkan hari kedua, Rabu (10/10) bersama Kepala Daerah beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah), Koordinator Wilayah II Korsup Pencegahan KPK Adlinsyah M Nasution menyampaikan kehadirannya ke Lubuklinggau yakni memberikan pendampingan program pencegahan korupsi kepada Lubuklinggau dan daerah sekitar. “Kemudian KPK […]

  • Kader Gerindra Dilarang Main ‘Dua Kaki’

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Aswari Rivai ingatkan kadernya, untuk tidak main ‘dua kaki’. Ia minta seluruh kader di Sumatera Selatan (Sumsel), semua militan. “Karena kalau kader main ‘dua kaki’, tidak cocok. Untuk memenangkan Partai Gerindra, semua harus militan dan jangan sampai ada dusta diantara kita. Ketika ada kader yang […]

  • Pansus III : Raperda Ketahanan Keluarga Penting Diterapkan

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Panitia khusus III DPRD Sumatera Selatan menilai rancangan peraturan daerah tentang ketahanan keluarga sangat penting untuk diterapkan di daerah tersebut. Post Views: 602

  • Dewan Desak BTN Selesaikan Kasus Temuan BPK

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Menyusul audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan penyimpangan dalam proyek perumahan yang dilakukan Bank Tabungan Negara (BTN), Komisi XI DPR RI medesak agar temuan itu segera diselesaikan dengan baik. Kinerja keuangan BTN juga diimbau agar dibenahi. Dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, terungkap setidaknya ada 22 temuan penyimpangan dalam pengelolaan […]

  • Pemerintah Dianggap Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 2018

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menanggapi laporan pertanggungjawaban APBN 2018 yang dinilainya gagal memenuhi sejumlah target ekonomi makro diantaranya pertumbuhan ekonomi, realisasi nilai tukar rupiah, lifting minyak dan lifting gas. Adapun realisasi Pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,17 persen berada di bawah target asumsi APBN sebesar 5,40 persen. Realisasi nilai tukar rupiah […]

expand_less