Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Asian Games: Kursi Kosong Penonton Harusnya Bisa Diantisipasi

Asian Games: Kursi Kosong Penonton Harusnya Bisa Diantisipasi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 27 Agu 2018
  • visibility 72

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra menyayangkan datangnya surat teguran dari Olympic Council of Asia (OCA) kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018, Inasgoc, terkait banyaknya kursi kosong penonton di berbagai pertandingan Asian Games 2018. Menurutnya, hal itu seharusnya bisa diantisipasi dari awal, terutama faktor yang menyebabkan kursi penonton terlihat kosong.

“Itu terlihat kosong karena penonton Indonesia hanya ingin melihat tim Indonesia saja, padahal tiket yang dibelinya adalah tiket untuk keseluruhan pertandingan. Contoh pertandingan basket, padahal tiket yang mereka beli untuk empat pertandingan, tetapi tim Indonesia bermain pada pertandingan terakhir, akhirnya tiga pertandingan awal tidak terisi penonton, padahal tiketnya sudah dibeli,” ungkap Sutan dalam rilisnya Senin (27/8/2018).

Selain itu, lanjut politisi Partai Gerindra itu, untuk memberi pelayanan penuh kepada penonton, Inasgoc juga harus mengurangi kapasitas kursi untuk penonton yang terakreditasi. Sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk menonton pertandingan secara langsung, karena jumlah kursi yang dijual lebih banyak.

“Selama ini ada 30 sampai 40 persen dari total kursi yang ada di venue untuk penonton yang terakrediatsi yaitu media, broadcaster, atlet, federasi juga tamu VVIP. Nah jumlah ini sebaiknya dikurangi,” pungkas Anggota DPR RI dapil Jambi ini.

Diketahui, dalam surat OCA per tanggal 21 Agustus 2018 yang ditandatangani Sekjen OCA Husain Al-Musallam, OCA melihat masih banyak kursi kosong penonton di berbagai venue pertandingan Asian Games 2018 diisi oleh manajer pertandingan atau manajer venue yang berasal dari federasi nasional cabang olahraga.

OCA mengatakan kondisi kursi kosong penonton itu membuat penampilan venue tidak bagus, khususnya untuk kepentingan siaran televisi. Selain itu, kebijakan itu dibuat OCA semata-semata untuk memenuhi kepentingan penonton yang ingin menyaksikan pertandingan. (rnm/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Akui Tak Bisa Atur OPD Lain Dalam Hal Iklan Media

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas akui tidak bisa mengatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain dalam hal anggaran dan pelayanan iklan media. Hal ini dikatakan Kepala tersebut karena lain kewenangan. Menjawab pertanyaan awak media tentang anggaran dan pelayanan media pada OPD lain, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas, Bambang Hermanto mengakui tidak bisa mengatur karena […]

  • Wabup Mura Ingatkan, Waspada Investasi Bodong

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pemahaman masyarakat terhadap substansi koperasi dinilai masih minim. Alhasil, banyak masyarakat terjebak investasi bodong berbentuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Kita selama ini mengetahui koperasi, tapi tidak dengan substansinya. Pada dasarnya kita sebagai masyarakat mudah tergiur dengan untung besar dan belum paham investasi. Demikian kata sambutan Bupati Musi Rawas yang disampaikan Wakil […]

  • Pilot Project PWI di Sukakarya

    • calendar_month Sen, 11 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Antusias kepala desa dan perangkatnya mengikuti Bimtek Pers dan Kehumasan Aparatur Desa yang diselenggarakan PWI Musi Rawas di Kecamatan Sukakarya ,Senin (11/12) semakin memantapkan niat PWI Musi Rawas untuk menjadikan Kecamatan itu menjadi pilot project PWI Musi Rawas. Pada pelaksanaan Bimtek yang dibuka langsung oleh Camat Sukakarya, Doddy Irdiawan itu ,Ketua PWI Musi […]

  • Tarif Cukai Rokok Naik Tahun Depan, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

     JAKARTA — Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi memastikan ada kenaikan tarif cukai rokok rata-rata 11,19 persen pada tahun depan.  “Kenaikan tarif ini sudah kami pertimbangkan berdasarkan masukan dari industri rokok dan juga institusi kesehatan,” kata Heru di kantor Kementerian Keuangan, Senin (11/9).  Heru mengatakan, kenaikan tarif cukai tertinggi terjadi pada rokok golongan […]

  • Deteksi Dini HIV/AIDS, Pemkot Lubuklinggau Periksa Rutin Wanita RISTI

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Untuk menekan dan menanggulangi penyebaran penyakit menular HIV/AIDS, Pemerintah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) secara rutin lakukan pemeriksaan darah bagi warga yang beresiko tinggi (Risti) termasuk diantaranya Wanita Pekerja Seks (WPS). Kali ini kegiatan mobile voluntary counseling and testing (VCT) HIV/AIDS memeriksa di RT 7 Kelurahan Sumber Agung. Tim […]

  • Objek Wisata Musi Rawas Gencar Dipromosikan

    • calendar_month Jum, 20 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Musi Rawas  – Guna memperkenalkan objek wisata di Kabupaten Musi Rawas, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata gencar mempromosikan ke publik. Kepala Disbudpar melalui Kasi Promosi Budaya dan Wisata, Widitya Arianto mengatakan saat dibincangi diruangan kerjanya, Jum at (20/07), bahwa upaya promosi potensi wisata telah diupayakan semaksimal mungkin seperti melalui medsos, twiter, facebook, instagram, web Disbudpar dapat […]

expand_less