Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Apel Pagi, Kapolres : Saling Memaafkan dan Silaturahmi Pompa Semangat Kerja

Apel Pagi, Kapolres : Saling Memaafkan dan Silaturahmi Pompa Semangat Kerja

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
  • visibility 61

MUSI RAWAS – | Masih dalam suasana Idul Fitri, usai apel perdana pasca libur cuti bersama. Seluruh jajaran personil, perwira maupun bintara Kepolisian Resort (Polres) Mura mengelar halal bilahal, dengan saling bersalam-salam.

Apel pagi dipimpin langsung Kapolres Mura AKBP Suhendro bersama didamping Wakapolres Kompol Rokcy Marpaung, beserta jajaran perwira Kabag Ops Kompol Handoko segenap para Kasat. Senin (10/6) pagi sekitar pukul 07.30 wib. 

Dalam kesempatan tersebut AKBP Suhendro berharap dengan saling memaafkan pasca lebaran ini akan mampu memompa kembali semangat bekerja seluruh personil untuk lebih baik dalam melaksanakan tugas.

“Sebagai umat muslim kita mengucapkan syukur alhamadulillah. Kemudian juga, tak lupa selamat hari raya Idul Fitri 1440 hijirah, Minal Aidil wal Faizin mohon maaf lahir bahtin kepada semua jajaran personil Polres Mura,” ungkap Suhendro.

Lebih jauh, Suhendro menyebutkan dengan semua saling memaafkan, baik dengan sesama pejabat dan seluruh personil dapat mempererat tali silaturahmi antar satu sama lainnya, ini jadi tradisi tahunan Polres Mura.

Usai apel, Kapolres di bincangi awak media menyampaikan Minal Aidil wal Faidzin, Maaf lahir bahtin kepada semuanya. Dan bentuk paling sederhana, saling berjabat tangan saling memaafkan semuanya.

“Dengan kegiatan halal bihalal kedepannya semua personil tambah semangat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya melayani dan mengayomi masyarakat'” tutup Suhendro. NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM Forpek Sayangkan Masih Banyak Usaha Walet Tanpa Izin

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Usaha penangkaran Burung Walet di Kabupaten Musi Rawas bak jamur di musim hujan. Usaha yang menjanjikan ini semakin banyak diminati masyarakat, kendati demikian sebagian besar usaha tersebut tidak memiliki izin. Ketua LSM Forum Rakyat Peduli Kejujuran (FORPEK) Kabupaten Musi Rawas, Marullah menyayangkan pelaku usaha penangkaran Burung Walet yang enggan mengurus izin […]

  • LRT Palembang Tak Terkoneksi Angkutan Massal

    • calendar_month Kam, 28 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA – Light rail transit (LRT) di Palembang ternyata merupakan angkutan umum yang diperuntukkan bagi orang kaya. LRT ini hanya terkoneksi ke bandara setempat, tidak terkoneksi dengan angkutan publik massal. Jadi, masyarakat miskin tak bisa mengakses LRT tersebut, karena tujuannya hanya ke bandara yang biasa dimanfaatkan oleh orang-orang kaya. Demikian kritik tajam Anggota Komisi V […]

  • Pembahasan RABPD 2019 Tergesa-gesa, Dalam Waktu 2 Hari

    • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas baru dimulai hari ini, Rabu (28/11). Sementara waktu yang tersedia untuk pengesahan APBD 2019 tersisa dua hari lagi. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD 2019, bahwa pengesahan APBD 2019 paling lambat satu […]

  • SE Kapolri Ingatkan Publik Soal Kebebasan dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAGELANG — Budayawan Romo Mudji Sutrisno menilai Surat Edaran Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian untuk mengingatkan masyarakat menyangkut pentingnya menggunakan kebebasan berbicara dan menyampaikan pendapat yang harus secara bertanggung jawab. “Kita ambil sebagai sikap mengingatkan, bahwa kita kalau omong jangan asal ‘ngablak’ (asal bicara, red), harus bertanggung jawab menggunakan kebebasan. Itu sebenarnya sudah […]

  • Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

    Asing Genggam 45 Persen Surat Utang Negara, Apa Dampaknya?

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA – Porsi kepemilikan investor asing dalam surat utang negara yang terus meningkat hingga ke posisi 45,03% pada akhir pekan lalu memberi sinyal positif terkait kondisi fundamental ekonomi dalam negeri, sekaligus peringatan untuk waspada terhadap potensi capital outflow. Sejak awal tahun, porsi kepemilikan asing dalam surat utang negara atau SUN terus meningkat. Pada 31 Desember 2016 […]

  • Pemerintah tak Bisa Batasi Penggunaan Antisadap

    • calendar_month Jum, 25 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA–Awal pekan lalu, sebuah perusahaan di Serpong memperkenalkan alat teknologi antisadap. Teknologi ini ditengarai berpotensi mempersulit kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan penyadapan untuk pengusutan kasus korupsi. Pakar Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda mengatakan, teknologi antisadap merupakan tantangan baru bagi penegak hukum. “Namun, pemerintah tak bisa membatasi penggunaan alat antisadap itu,” […]

expand_less