Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ikut Kampanye Donald Trump, DPR Dinilai Hamburkan Uang Negara

Ikut Kampanye Donald Trump, DPR Dinilai Hamburkan Uang Negara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2015
  • visibility 62

JAKARTA — Kehadiran rombongan delegasi DPR dalam konferensi pers calon kandidat Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump di Trump Tower, New York, menuai polemik.

Imam Masjid Al Hikmah New York, Shamsi Ali mempertanyakan dari mana anggaran perjalanan rombongan DPR itu ke negeri Paman Sam.

Menurutnya jika para rombongan mengeluarkan dana dari kantong pribadi untuk datang ke AS dan hadir dalam konferensi pers Donald Trump, maka hal itu tidak jadi masalah. Namun jika dana yang digunakan anggaran negara maka hal itu sama saja pemborosan.

Sebab di saat bangsa ini menghadapi kesulitan ekonomi dan jatuhnya harga rupiah, tetapi rombongan DPR justru membuang anggaran percuma dengan ikut berkampanye bersama Donald Trump di New York.

“Seharusnya pejabat negara kita semakin sensitif. Kita sadar anggaran itu ada untuk dipakai jalan.” ujarnya, Jumat (4/9).

Ia melanjutkan, minimal DPR memiliki rasa solidaritas untuk tidak memakai anggaran pada hal-hal yang tidak penting di saat rakyat menggeliat dalam kesulitan. Apalagi pertemuan tersebut dinilai merendahkan DPR RI.

Sebelumnya Shamsi pernah bertemu Trump selama sejam lebih. Namun Setya hanya diterima di sela-sela kampanye dan meninggalkannya begitu saja padahal dia berada diurutan ketiga setelah Presiden dan Wapres.

Seperti diketahui, dalam konferensi pers calon kandidat Presiden dari Partai Republik Donald Trump di Trump Tower, New York, kemarin. Setelah menyelesaikan sambutannya dan berjalan dari podium, Trump berbalik ke mikrophon dengan seorang pria disampingya.

Trump memperkenalkan tamu spesialnya itu. “Ketua DPR Indonesia di datang ke sini untuk bertemu saya. Setya Novanto, salah satu orang terkuat dan terhebat,” ujar Trump menjelaskan.

“Dan semua rombongan yang bersamanya datang untuk bertemu saya hari ini. Dan kita akan melakukan yang terbaik untuk Amerika Serikat, bukan kan benar begitu?

Rombongan delegasi DPR pimpinan Setya Novanto bertemu dengan Trump Usai menghadiri Sidang PBB di New York. Pertemuan itu dilakukan di kantor Trump Tower, Fifth Avenue, New York, Amerika Serikat, Kamis (3/9/) pukul 13.00 waktu setempat.

Selain Setya terdapat nama  Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua Komisi VII Satya Yudha, dan seorang utusan presiden Eddy Pratomo.

Seperti yang diberitakan berbagai media Internasional, pertemuan itu dalam jumpa pers kampanye sang capres terkuat dari Partai Republik AS. Mereka membahas perkembangan aliansi strategis Indonesia dan Amerika Serikat mendatang. Usai pertemuan,  Setya Novanto berfoto berpose mengangkat jempol dengan Donald Trump. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bersama Petani Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama instansi terkait dan petani melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran irigasi, di Desa P1 Mardiharjo dan Kelurahan O Mangunharjo Kecamatan Purwodadi, Minggu (18/11). Bupati pada kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada para petani dan masyarakat yang kompak dengan penuh semangat ikut melaksanakan kegiatan gotong royong bersama. […]

  • Dugaan Proyek Tak Berkualitas, Kejari Lubuklinggau Akan Telaah Dulu

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau, Sumsel akan menelaah terlebih dahulu terkait persoalan proyek pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang telah di terbitkan MediaSinarMuratara.com beberapa hari lalu. Dugaan sementara tidak berkwalitasnya kondisi bangunan peningkatan jalan menuju Desa Paduraksa Kecamatan Suku Tenggah Lakitan (STL) Ulu Terawas. Proyek yang dikerjakan PT Graha Puna Praja tersebut berasal […]

  • Nyak Sandang (91), Cinta yang Tak Lekang Waktu

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Nyak Sandang, 91 tahun, tak bisa berbahasa Indonesia dengan baik, tapi dia mencintai Indonesia sampai ke tulang sumsumnya. Sandang muda terkagum-kagum dengan Bung Karno yang datang ke Banda Aceh pada 1948, dan meminta rakyat Aceh menyumbang kepada republik muda untuk membeli pesawat. Demikianlah, Sandang menjual sepetak tanahnya dan 10 gram emas, untuk disumbangkan kepada pemerintah […]

  • Berkas Partai Perindo Ditolak KPU OKU

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BATURAJA – KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menolak berkas pendaftaran Perindo sebagai calon partai politik  peserta pemilu 2019, karena data pada jumlah anggota tidak sesuai dengan sistem informasi pada partai tersebut. “Berkas pendaftaran akan kami kembalikan jika tidak lengkap, termasuk kepada Partai Perindo yang mendaftar siang tadi,” kata Ketua KPU OKU, Naning Wijaya […]

  • Fadlizon Kritik BIN, Bukan Lembaga Survei

    • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Badan Intelijen Negara (BIN) menempatkan diri sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, yaitu melaksanakan tugas pemerintah di bidang intelijen bukan seperti lembaga survei. “Perlu kita kritisi, BIN ini kan bukan lembaga survei, bukan juga Departemen Penerangan. Informasi-informasi semacam itu, apalagi data dari tahun lalu, mestinya jangan diumbar ke […]

  • Perlu regulasi Selamatkan Lahan Gambut

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki mengatakan, perlu ada regulasi untuk menyelamatkan lahan gambut karena selama ini tidak dimanfaatkan secara optimal termasuk dalam pelestarian.  Jadi perlu ada aturan supaya bermanfaat dan tidak terbakar lagi seperti pada 2015, kata Wagub di Palembang, Senin.  Dia mengatakan, perlu ada peraturan supaya tidak terbakar lagi karena bila […]

expand_less