Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » PDIP Tetap Dorong Pemerintah Terbitkan Perppu Pilkada

PDIP Tetap Dorong Pemerintah Terbitkan Perppu Pilkada

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2015
  • visibility 112

JAKARTA — Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP, Arif Wibowo menilai jumlah daerah yang akan ditunda pelaksanaan Pilkadanya bisa tetap bertambah. Sebab bukan tidak mungkin hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyisakan hanya ada satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal.

Menurutnya, pihaknya masih mengupayakan agar Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Sebab, 80 daerah yang memiliki potensi terjadi penundaan karena hanya dua pasangan calon ini membuat kondisi pilkada menjadi genting.

Dalam Undang-Undang Pilkada juga disebutkan, bahwa tahun 2015 menjadi tahun Pilkada serentak. Tidak boleh ada penundaan Pilkada. Pemerintah harus segera bertindak untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Perppu jalan keluar paling praktis, menjamin hak konstitusional calon dan wakil kepala daerah,” katanya di kompleks parlemen Senayan, Jumat (14/8).

Arif melanjutkan, selain soal pasangan tunggal, kegentingan juga terjadi karena aturan untuk penjabat belum ada. Sebab, kalau ada penundaan Pilkada hingga tahun 2017, ada kekosongan posisi kepala daerah yang harus diisi oleh penjabat selama hampir dua tahun.

Sebagai penjabat, ada beberapa kewenangan strategis yang tidak dapat dilakukan. Artinya, posisi penjabat menjadi tidak strategis. Jadi, Arif berharap, Presiden segera mengeluarkan Perppu Pilkada.

“Lebih cepat lebih bagus,” ucapnya.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah masih menunggu laporan dari KPU terkait Perppu Pilkada. Sebab, harus ditunggu hasil verifikasi dari KPU soal 80 daerah yang hanya memunculkan dua pasangan calon bertanding.

Apakah mereka memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, atau tidak. Jadi, pemerintah masih menunggu laporan resmi dari KPU soal ini. sampai detik ini, kata Tjahjo, pihaknya mengaku belum berpikiran untuk mengajukan Perppu Pilkada.

“Saya sebagai Mendagri menyiapkan beberapa alternatif, saya kira masih jauh, seandainya ada Perppu, jadi pilihan terakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan penyelesaian calon tunggal tidak perlu dengan Perppu. Kalau PDIP masih berpikiran untuk mendorong Perppu karena ada potensi 80 daerah akan ada calon tunggal, itu terlalu berspekulasi. Sebab, hal itu belum diumumkan secara resmi oleh KPU.

Menurutnya, kondisi saat ini tidak akan berbeda jauh dengan kondisi saat ada pengumuman resmi dari KPU. Terlebih, Perppu justru akan membuat posisi calon kepala daerah menjadi riskan. Sebab, Perppu belum tentu Perppu diterima oleh DPR.

“Kalau ditolak, maka tidak ada payung hukum lagi pada calon kepala daerah,” tegasnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS Negatif Covid 19, Wako Sambangi Rumahnya

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, sambangi kediaman AS, usai dirawat karena dugaan suspek Covid 19 (Corona) dan dinyatakan negatif oleh pihak RSMH Kota Palembang. AS tiba di Kota Lubuklinggau Sabtu, 21 Maret 2020. Tepat dihari ulang tahunnya ke 14 pada 21 Maret 2020, AS dan keluarga diberikan dukungan semangat […]

  • Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Mura, terpaksa sementara berhenti beroperasi. Lumpuhnya aktivitas layanan SIM, dipicu rusaknya jaringan Internet di duga karena kelalaian pihak kontraktor lakukan penggalian mengakibatkan rusaknya keberadaan cabel fiber optik milik PT. Telkom Indonesia beserta sejumlah fasilitas umum (Fasum) lainnya. Mirisnya lagi, dampak besar sangat dirasakan […]

  • LSM PPD Pertanyakan Pengadaan Senjata Api & Makan Minum Pol PP Muratara

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Terkait kegiatan yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan melalui Kantor Satuan Polisi Pamong Praja & Perlindungan Masyarakat (Pol PP & Linmas) tahun anggaran 2014 dipertanyakan Ketua LSM Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD), Muawiyah, Rabu (25/02/2015). Diketahui pada kantor tersebut terdapat Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Dengan Jumlah Anggaran Sebesar […]

  • Pengadaan tanah untuk Kawasan Sport Center Diduga Fiktip

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, Jurnalindependen.com — Berdasarkan informasi yang diterima, Tahun 2014 Dinas Pemerintah Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menganggarkan Dana untuk Kegiatan Pengadaan Tanah Kawasan Sport Center Kel. Petanang Ulu dengan item Belanja Modal sebesar +Rp 1.000.000.000,- kemudian dianggarkan lagi dana untuk kegiatan pengadaan Tanah untuk pengembangan Kawasan Sport Center dan Kawasan Strategis […]

  • Sumsel Ingin Kembali Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) pernah tercatat dalam sejarah sebagai Lumbung Pangan Nasional, yang dicanangkan 7 Juli 2007. Untuk mengembalikan Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional, Gubernur melakukan kunjunganke Jawa Timur, Sabtu (27/7). Selain menghadiri  Temu Kangen dan Silaturahmi Warga Sumsel di Jatim, Gubernur berkunjung ke  Pabrik Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik, yang merupakan produsen dolomit terbesar […]

  • Jembatan Sepanjang 13 Km Sumsel-Babel Bakal Telan Rp 15 Triliun

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Babel) bakal tersambung melalui jembatan sepanjang 13 kilometer (Km). Anggaran pembangunan semuanya berasal dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 triliun. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan, pembangunan jembatan yang menghubungkan dua provinsi itu setelah digelar rapat tersebut antara Menteri PUPR kemarin sore. Turut hadir juga Gubernur Bangka […]

expand_less