Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » PDIP Tetap Dorong Pemerintah Terbitkan Perppu Pilkada

PDIP Tetap Dorong Pemerintah Terbitkan Perppu Pilkada

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2015
  • visibility 135

JAKARTA — Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP, Arif Wibowo menilai jumlah daerah yang akan ditunda pelaksanaan Pilkadanya bisa tetap bertambah. Sebab bukan tidak mungkin hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyisakan hanya ada satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal.

Menurutnya, pihaknya masih mengupayakan agar Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Sebab, 80 daerah yang memiliki potensi terjadi penundaan karena hanya dua pasangan calon ini membuat kondisi pilkada menjadi genting.

Dalam Undang-Undang Pilkada juga disebutkan, bahwa tahun 2015 menjadi tahun Pilkada serentak. Tidak boleh ada penundaan Pilkada. Pemerintah harus segera bertindak untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Perppu jalan keluar paling praktis, menjamin hak konstitusional calon dan wakil kepala daerah,” katanya di kompleks parlemen Senayan, Jumat (14/8).

Arif melanjutkan, selain soal pasangan tunggal, kegentingan juga terjadi karena aturan untuk penjabat belum ada. Sebab, kalau ada penundaan Pilkada hingga tahun 2017, ada kekosongan posisi kepala daerah yang harus diisi oleh penjabat selama hampir dua tahun.

Sebagai penjabat, ada beberapa kewenangan strategis yang tidak dapat dilakukan. Artinya, posisi penjabat menjadi tidak strategis. Jadi, Arif berharap, Presiden segera mengeluarkan Perppu Pilkada.

“Lebih cepat lebih bagus,” ucapnya.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah masih menunggu laporan dari KPU terkait Perppu Pilkada. Sebab, harus ditunggu hasil verifikasi dari KPU soal 80 daerah yang hanya memunculkan dua pasangan calon bertanding.

Apakah mereka memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, atau tidak. Jadi, pemerintah masih menunggu laporan resmi dari KPU soal ini. sampai detik ini, kata Tjahjo, pihaknya mengaku belum berpikiran untuk mengajukan Perppu Pilkada.

“Saya sebagai Mendagri menyiapkan beberapa alternatif, saya kira masih jauh, seandainya ada Perppu, jadi pilihan terakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan penyelesaian calon tunggal tidak perlu dengan Perppu. Kalau PDIP masih berpikiran untuk mendorong Perppu karena ada potensi 80 daerah akan ada calon tunggal, itu terlalu berspekulasi. Sebab, hal itu belum diumumkan secara resmi oleh KPU.

Menurutnya, kondisi saat ini tidak akan berbeda jauh dengan kondisi saat ada pengumuman resmi dari KPU. Terlebih, Perppu justru akan membuat posisi calon kepala daerah menjadi riskan. Sebab, Perppu belum tentu Perppu diterima oleh DPR.

“Kalau ditolak, maka tidak ada payung hukum lagi pada calon kepala daerah,” tegasnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPMPTSP Tunggu Pengajuan Kolektif Izin Walet

    • calendar_month Rab, 27 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Rawas masih menunggu pengajuan perizinan Usaha Penangkar Burung Walet kolektif dari kecamatan terutama kecamatan Megang Sakti. Kepala DPMPTSP melalui Kabid Pelayanan Perizinan, Mei Juanda mengatakan, Rabu di kantornya bahwa beberapa waktu lalu unsur Tripika Kecamatan Megang Sakti sudah turun dan […]

  • Pidato Perdana Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Bupati Ratna Machmud Sampaikan Visi Misi ‘Mantabkan’

    Pidato Perdana Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Bupati Ratna Machmud Sampaikan Visi Misi ‘Mantabkan’

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Bupati Musi Rawas Masa Jabatan 2025-2030. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas, Selasa (4/3/2025). Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses demokrasi dengan […]

  • Hadiri PEDA KTNA XV Sumsel, Bupati Mura Pamerkan Hasil Tani

    Hadiri PEDA KTNA XV Sumsel, Bupati Mura Pamerkan Hasil Tani

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    OKU TIMUR – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud menghadiri pembukaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan XV Tahun 2023, di Lapangan KONI Belitang Desa Gumawang BK. X, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Rabu (10/5/2023). Kegiatan berlangsung dari tanggal 10-15 Mei 2023 dan diisi dengan berbagai acara menarik, di antaranya […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Anda Diciptakan untuk Sukses

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Pilih yang Ingin Anda Pikirkan SECARA keseluruhan, Anda adalah manusia yang terlahir sempurna. Setiap orang pada dasarnya balk, dan diberi hak untuk menjadi lebih balk. Berhak mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan. Begitu pula dengan Anda. Anda berhak memperoleh hubungan dengan pasangan yang berbahagia, kesehatan yang sempurna, pekerjaan yang layak, […]

  • Mentan Optimis, Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nomor Satu

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PALEMBANG -| Tekad kuat Gubernur Sumsel Herman Deru menjadikan Sumsel lumbung pangan diapresiasi Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman. “Kami berikan apresiasi yang sangat untuk pak gubernur.  Karena beliau ini terus bekerja tanpa lelah memajukan sektor pertanian  demi  sejahteranya warga Sumsel,” ucapnya Mentan RI, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Kegiatan Luas Tambah Tanam […]

  • Politik Sembako, Anies : Ini Tanda Kepanikan, Ada Operasi-Operasi

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA — Masyarakat Ibu Kota dibuat resah dengan guyuran ‘politik uang’ berupa sembako yang tersebar hampir di semua wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir.  Politik sembako itu memicu gejolak jelang pemungutan suara pada Rabu (19/4). Post Views: 686

expand_less