Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dana Hibah Cabor Lubuklinggau Saat Porprov Sumsel Digelembungkan

Dana Hibah Cabor Lubuklinggau Saat Porprov Sumsel Digelembungkan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2015
  • visibility 76

LUBUKLINGGAU — Pelaksanaan Pekan olah raga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan (SUMSEL) ke-X di Kota Lubuklinggau yang sudah berakhir, kini  menyisahkan berbagai permasalahan.

Salah satunya menyangkut masalah bantuan dana hibah untuk biaya perlengkapan pertandingan sebanyak 23 Cabang Olahraga (Cabor), meliputi, sepak bola, volly ball, basket, billiar, pencak silat, dan cabang olah raga lain, khususnya bagi kontigen asal Kota Lubuklinggau yang ikut dalam kejuaraan tersebut. Diduga dananya sengaja digelembungkan (mark up) dan hal ini secara berlahan sudah mulai terkuak.

Bantuan dana hibah yang sudah diterima setiap cabor yang nilainya variatif dan total keseluruhan dana hibah itu, diketahui berkisar ratusan jutaan rupiah yang berasal dari pos bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Lubuklinggau tahun 2015  yang dikelolah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kota Lubuklinggau.

Informasi yang diterima, masing-masing Cabor dalam menerima bantuan saat ini mempertanyakan masalah pemberian dana hibah yang bertolak belakang dengan nilai proposal yang sudah diajuhkan mereka.

Selain nilai bantuan dana minim dan dalam bentuk variasi yang pembagiannya terkesan tidak trasnparan karena penyerahan dana kepada setiap cabor nyaris asal-asalan dengan memakai kwitansi kosong yang diberikan langsung Sekretaris KONI dan tidak melewati juru bayar atau bendahara KONI. Dikhawatirkan sewaktu-waktu dalam pembuatan SPJ,  nilainya digelembungkan oleh pihak pengelola keuangan.

Beberapa pengurus cabang olahraga mengatakan dugaan adanya keganjilan terhadap dana hibah yang sudah disalurkan kepada setiap Cabor, terutama itu terhadap beberapa cabor yang mendapat bantuan hibah terbilang cukup besar, disebut-sebut harus meninggalkan  untuk uang rokok dan nilainya itu dibawah 500 ribu yang diduga sebagai biaya administrasi.

Ketua KONI Cabang Lubuklinggau, melalui sekretarisnya, Tahar membantah jika pemberian dana hibah ini rawan terjadinya penyimpangan. Menurutnya, pemberian bantuan sudah sesuai aturan yang ada, karena setiap pemberian bantuan dana itu memang tidak disesuaikan dengan proposal  yang diminta oleh setiap cabang olahraga.

Terpisah, Dono Pratondo selaku PPTK bantuan cabang Olahraga, saat dihubungi melalui telepon selulernya pekan lalu, menjelaskan bantuan dana hibah kepada setiap cabang olahraga sudah menghabiskan dana ratusan juta rupiah.

Dana itu digunakan untuk keperluan perlengkapan pertandingan kontingen asal Lubuklinggau yang tergabung dalam masing-masing cabang olahraga. Bentuk pemberian dana kepada setiap cabor itu disesuaikan dengan anggaran dan diberikan secara variatif, karena bentuknya cabor itu ada pertim, perorangan, perregu, dan campuran. @gus-Harianjayapos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Komisioner LPSK Disahkan DPR

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    TUJUH komisioner Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang sudah terpilih, akhirnya disahkan pada Rapat Paripurna DPR RI. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Erma Suryani Ranik dalam laporannya di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (13/12/2018) mengatakan, ketujuh komisioner terpilih tersebut disahkan untuk masa bakti 2018-2023. Irma menjelaskan, ketujuh nama yang disahkan menjadi anggota […]

  • Disinyalir Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Musirawas Belum Lapor

    Disinyalir Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Musirawas Belum Lapor

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sangat disayangkan, disinyalir adanya tenaga kerja asing yang bekerja di Kabupaten Musi Rawas tidak diketahui Pemerintah Kabupaten setempat. Terkuaknya masalah ini setelah diketahui dari informasi pejabat di tingkat Kecamatan Tuah Negeri, bahwa ada puluhan tenaga kerja asing yang belum diketahui status tinggalnya. Kepala Disnakertrans Kabupaten Musirawas melalui Kabid Hubungan Industrial, Syarat Kerja […]

  • Pemkab OKU Bantu Transport Ustadz-Ustadzah

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Baturaja – Pengurus DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu menyelenggarakan penyerahan secara simbolis bantuan transportasi bagi Ustadz/Ustadz pengelola TK/TPA di Kab.OKU, bantuan transport tersebut bersumber dari dana hibah Pemkab OKU tahun 2018. Acara yang dilaksanakan di Masjid Al-Wahab Jl. Dr. M. Hatta Desa Air Paoh (Jum’at, 24/8/2018) di hadiri oleh […]

  • Loker ke Jepang Tidak Diminati Warga Mura

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Lowongan kerja (Loker) luar Negeri, tujuan negara Jepang dibuka Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Mura. Namun sudah cukup lama dibuka tidak satupun pencari kerja (Pencaker) warga Kabupaten Musi Rawas berminat daftarkan diri. Kepastian itu disampaikan, Plt Kepala Disnakertrans Mura, Riswan Effendi melalui Kasi Penata Kerja, Herwanto ketika dibincangi wartawan diruang kerjanya. […]

  • Inilah Pemenang Festival Gapura Sumsel Maju 2019

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Pengumuman Pemenang Festival Gapura “Sumsel Maju Untuk Semua ” HUT RI ke 74 Tahun 2019 memperebutkan Piala Tetap dan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (Palembang, 01/09/2019) Festival Gapura yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumsel melalui Dinas Kominfo Prov Sumsel telah memasuki tahap akhir. Setelah melalui proses penilaian oleh Tim Dewan […]

  • LSM CI : Anggaran Kepala Daerah Musi Rawas Nyalahi PP 109 Th 2000

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cinta Indonesia (CI) mengkritisi penganggaran belanja penunjang operasional Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Pemkab Musi Rawas (Mura). Hal ini disampaikan Ketua LSM CI melalui Sekretarisnya, Fauzi kepada Jurnaindependen.com, Jum’at malam (20/11/2015). Fauzi menyampaikan bahwa pada 2014 lalu, Pemkab Mura dalam penganggaran tersebut menyalahi aturan yang ada sehingga terjadi pembekakan […]

expand_less