Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Dewan Minta Bulog Jaga Stabilitas Harga Pangan

Dewan Minta Bulog Jaga Stabilitas Harga Pangan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
  • visibility 99

JAKARTA – | Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka menegaskan ketersediaan logistik menjadi salah satu senjata penting dalam menghadapi peperangan melawan pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini. Terkait hal itu, Suhardi mendesak Pemerintah Pusat segera memperkuat peran Perum Bulog untuk menjadi stabilitator harga dan stok pangan nasional sebagai salah satu garda terdepan di dalam memenangkan perang melawan Covid-19.

Suhardi berpandangan, selama ini Bulog dibuat seperti tidak mampu menjadi stabilitator harga pangan. “Bahkan, dana yang diberikan adalah pinjaman komersial. Tentunya, ini membuat Bulog menjadi tidak kuat menyangga kehidupan petani kita di setiap panen. Liberalisasi di sektor pangan sesungguhnya sudah meninggalkan jauh dari prinsip ekonomi Pancasila,” ujar Suhardi saat mengikuti RDP Komisi IV DPR RI dengan Direktur Umum Perum Bulog Budi Waseso beserta jajaran Bulog secara virtual, Kamis (9/4/2020).

Ditambah lagi, sambung politisi Fraksi Partai Demokrat ini, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang masih rendah walaupun baru keluar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 2020 dengan harga HPP beras Rp. 8.300 dan gabah kering panen sebesar Rp. 4.300. Namun sesungguhnya, ungkap Suhardi, di pasar berbagai daerah harga tersebut jauh di bawah dibanding dengan harga pasar.

Di sisi lain, Suhardi menyoroti paparan Dirut Bulog bahwa untuk tahun 2020 ini rencana pengadaan Bulog untuk menjaga stok beras sebesar 950.000 ton. Suhardi mengungkapkan, sampai dengan Maret 2020 ini baru ada 103.000 ton. “Kalau kita kalikan per triwulan, saya lihat tidak akan mencapai. Apalagi, bila dana yang diberikan Bulog tidak mencukupi untuk bisa melakukan stok pangan sampai dengan 950.000 ton,” analisis Suhardi.

Untuk itu, Suhardi mendorong Bulog untuk memastikan kepada Pemerintah tingkat ketersediaan anggaran di Bulog untuk menyediakan 950.000 ton. Serta, apakah Bulog mendapatkan alokasi anggaran untuk penyediaan pangan di Bulog ini seperti beras dan gula yang sementara langka. Terlebih, ungkap Suhardi, dengan keluarnya Perppu Nomor 1 Tahun 2020 dimana untuk penanganan Covid-19 tersedia budget sebesar Rp 405 triliun. 

“Maka, saya kembali mengingatkan Pemerintah sesegera mungkin untuk Bulog diberikan kewenangan untuk menjadi importir, baik gula maupun komoditas yang saat ini langka di masyarakat atau komoditas lain yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tahun 2020 ini. Komisi IV memberikan dukungan kepada Bulog ini supaya perang yang kita lakukan dalam menghadapi Covid-19 ini bisa kita menangkan,” pungkas Suhardi. |pun/sf–DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Penyerahan Pemkot, Muhammadiyah Mulai Kelola ICM

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Pasca penyerahan lahan ICM dari Pemkot Lubuklinggau ke Persyarikatan Muhammadiyah hingga kini mulai lakukan pembenahan. Termasuk beberapa aset yang terdapat pada lahan yang diserahkan tersebut, diantaranya Auditorium, gedung eks SMA dan SMP termasuk TK dan puluhan rumah/asrama eks santri yang ditempati warga. Sebagai caretaker pengurus ICM yang baru, H Syamsul Anwar mengajak […]

  • Telkomsel Diminta Fasilitasi Signal GSM Lebih Stabil

    • calendar_month Kam, 26 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Frekuensi signal GSM di lingkungan perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti belum stabil alias masih naik turun. Kondisi ini menyebabkan banyak usulan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pihak operator memaksimalkan signal GSM di wilayah itu. Menanggapi usulan ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Musi Rawas langsung berkoordinasi ke pihak operator, salah […]

  • Dewan Minta Eksekutif Kaji Ulang Rencana Pembentukan PT Mura Sempurna

    • calendar_month Sab, 5 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), minta pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroan Terbatas (PT) Mura Sempurna dipertimbangkan kembali. Karena dua BUMD yang lama, yakni Mura Energi dan Mura Makmur sampai saat ini belum ada kejelasan. Menurut juru bicara fraksi Golkar DPRD Mura, Hj […]

  • Bupati Prihatin Terhadap Korban Kebakaran di Leban Jaya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengungkapkan rasa keprihatinan terkait musibah yang dialami Mbah Siwoh (70) yang rumahnya terbakar di Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri. “Hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura hadir untuk memberikan bantuan, jangan dilihat dari nominalnya, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Mura,” ujar Hendra Gunawan […]

  • Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp238,-/kg – Rabu 22 September 2021

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 22 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 19.078,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 13.354,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 11.447,-/kg Baca : Harga Karet Sumsel, ‘Turun’ Rp410,-/kg – Selasa 21 September 2021 4. KKK 50% dibeli Rp 9.539,-/kg 5. KKK 40% […]

  • Penggunaan DK Talang Ubi Dituding Jadi Ajang Korupsi

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Kelurahan Talang Ubi, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, di Tahun Anggaran 2019 ini membangun Jalan Setapak dari Dana Alokasi Umum. Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut merupakan Dana Kelurahan (DK) yang didengungkan Pemerintah Pusat menyerupai kegiatan dana desa. Proyek Jalan Setapak tersebut, Panjangnya 163 Meter, Lebar 1.5 Meter, menelan dana sebesar […]

expand_less