Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Ditemani Ibu, Is Laporkan Pacarnya tak Bertanggungjawab ke Polisi

Ditemani Ibu, Is Laporkan Pacarnya tak Bertanggungjawab ke Polisi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
  • visibility 121

PALEMBANG – Hati orang tua mana yang tak hancur, bila mengetahui anak gadisnya menjadi korban pencabulan yang dilakukan seorang lelaki yang tak lain pacar anaknya sendiri.

Hal inilah dialami La (51), warga Kecamatan IB I Palembang.

Sebab, anak kandungnya berinisial Is (17) sudah menjadi korban pencabulan oleh teman pria anaknya tersebut yang bernama Her (21) warga 26 Ilir seorang karyawan di Hotel yang beralamat Jakabaring Palembang.

Tak terima atas kejadian yang menimpa anknya Is (17) yang menjadi korban tak terpuji Her (21) lantaran tak mau mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, membuat Law melaporkan kejadian ini ke Sentara Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (22/3/2018).

Kepada petugas, Is yang ditemani orang tuanya, menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi pada Jumat, (2 September 2016) lalu, sekira pukul 09.00 WIB di Jalan Kol H Burlian Penginapan Bayumi tepatnya depan Punti Kayu Palembang.

Dimana saat itu IS sudah diajak menginap ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Saya diajaknya menginap pak, awalnya saya tidak mau tetapi dipaksanya,” ungkap IS dengan kepala menunduk kepada petugas.

Lanjutnya, mendapat paksaan dari terlapor, ia pun terpaksa mengikuti kemauan sang pacar (Her-red).

Setelah sampai di TKP, korban pun dibujuk rayuan terlapor, dengan janji akan menikahinya.

“Dia merayu saya pak, hingga kesucian saya direnggut Her. Dia bilang mau menikahi saya, saat itu status saya masih sekolah kelas 3,” ungkapnya.

Namun, apa yang terjadi hingga akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palembang, kedua sejoli ini mempunyai masalah cek-cok, hal ini membuat IS bercerita pada sang ibu.

“Jujur pak saya tidak terima anak saya sudah diperlakukan seperti itu, untuk itulah kami terpaksa laporkan kejadian ini biar dia (Terlapor-red) bisa ditangkap,” harap ibu IS.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas, Iptu Samsul, membenarkan adanya laporan korban tersebut.

“Laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindak lanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palembang,” ungkap Samsul. (Sripoku.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Kasus Nenek Asyani, Hukum Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA — LBH-Keadilan meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Situbondoo, Jawa Timur, memberikan penangguhan penahanan atas Nenek Asyani. “Hakim harus memiliki sense of justice dalam memutus perkara,” kata Ketua Pengurus LBH-Keadilan Abdul Hamim Jauzie, Sabtu (14/3). Menurut Abdul Hamim, hukum saat ini bagikan pisau yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas. “Hukum dengan tajam menindak […]

  • Jembatan Kurup Ditarget Akhir Tahun Ini Selesai

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BATURAJA – Jembatan Kurup, di kawasan Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sampai saat ini belum selesai dibangun. Pengguna jalan khususnya tujuan Baturaja-Palembang (sebaliknya,red) masih harus tetap menggunakan jalan alternatif Cor Beton di Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat. Dari informasi yang diterima dilapangan kondisi jalan cor beton ini dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya selain mengalami […]

  • Pemprov Sumsel Data Ulang Guru Honorer SMA/SMK

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendata ulang secara akurat tentang jumlah guru honorer yang ada di daerah tersebut. Hal ini karena jumlah guru honorer semakin banyak setelah adanya pengalihan wewenang dari kabupaten kota ke-Pemerintah Provinsi, kata Pelaksana Tugas Sekda Sumsel Joko Imam Sentosa di Palembang, Selasa. Lebih dia mengatakan, kemungkinan guru honor itu ada […]

  • Dugaan Kurang Volume Alun-alun Muara Lakitan, Ini Kata LSM LII

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Koordinator Wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura), Lubuklinggau, Muratara LSM Lembaga Informasi Independen (KORWIL LSM LII), Arizal menduga pekerjaan pembangunan alun-alun di Kelurahan Muara Lakitan kurang volume. “Pekerjaan senilai 1.070.000.000,- harga terkoreksi 1.064.650.000,- tahun anggaran 2018 dari APBD Kabupaten Mura tersebut disinyalir tidak memakai besi. Padahal berdasarkan data Divisi Pekerjaan Beton, pekerjaan […]

  • Masalah Lahan Peti Kemas, Kemungkinan Dibebaskan Dua Kali

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui stafnya, Rosadi Anwar mengatakan permasalahan lahan peti kemas rumit. Pasalnya, penguasaan lahan yang diklaim milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dikuasai PT Agro Kati Lama (AKL). Berita Terkait : Hasil Sawit di Lahan ‘Peti Kemas’ Diduga Mengalir ke Oknum Pejabat Mura “Mengenai permasalahan Lahan […]

  • MK Sampaikan Perkembangan Perkara PHP Kada Serentak 2017

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan dan perkembangan penanganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota (PHP Kada) Serentak Tahun 2017. Temu media tersebut diadakan usai Arief yang didampingi lima hakim konstitusi lainnya, melakukan inspeksi pada ruangan tempat pelayanan penerimaan perkara. Post Views: 284

expand_less