Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda

Buku ‘Sadar Kaya’ : Otak Sama, Nasib Beda

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • visibility 83

Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Prakata

KETIKA berbicara soal kemakmuran (Prosperity Consciousness) atau kesadaran kaya, selalu menjadi hal pertama yang saya bahas. Kata-kata ini menekankan bahwa cara otak bekerja adalah pilihan.

Jadi bagaimana anda bisa memprogram otak anda untuk menjadi orang kaya, andalah yang menentukan. Artinya kaya itu pilihan.

Sekilas fakta tentang otak, bangsa manapun di dunia ukuran otaknya, baik ukuran panjang sarafnya, jumlah pengantar kimia dalam otaknya, maupun sensornya, semuanya sama.

Kecepatan kemampuan berpikir yang oleh sebagian orang disebut IQ juga tidak berbeda jauh, intinya kemampuan menyimpan datanya sama. Jika manusia diibaratkan sebagai komputer, anggap saja otak itu hardware-nya dan semuanya sama, lalu di mana perbedaannya?

Mengapa yang satu lebih sehat dari yang lain, mengapa yang satu mudah tertawa, yang lain selalu sengsara?

Mengapa yang satu mudah mendapat jodoh, yang lain selalu sendirI? Mengapa yang satu lebih cepat mendapat uang, yang lain tetap saja miskin?

Ada sebuah fakta, jika saya menyebutkan 375 nama orang, kemudian hartanya digabungkan semua, itu nilainya sama dengan kekayaan 3 miliar umat manusia.

Ya, 375 orang, sama dengan 3 miliar manusia diantaranya, sebut saja Bill Gates, Donald Trump, Warren Bufet, Lakshmi Mittal, Paul Allen, Mark Cuban, Jeep Messagi, Robert Murdoch, Samuel Ton Anita Rodick. Mereka ini memiliki jumlah kekayaan yang sama dengan gabungan 3 miliar manusia.

Jadi kesimpulannya otaknya sama nasibnya beda, ‘nasib’. Ini batu sandungan pertama.

Ada sebuah sistem pada manusia yang namanya Believe System atau sistem keyakinan. Ini ditanam di subconscious atau alam bawah sadar seseorang.

Jika sudah ditanam di posisi ini untuk mengubahnya perlu teknik khusus, kalau menggunakan cara biasa tak akan pernah berubah, misalnya kebiasaan merokok, maaf saya mengambil contoh merokok karena mudah dipahami. Saya tidak merokok, tapi saya bukan anti orang perokok, prinsip Saya merokok itu baik tidak merokok lebih baik. Itu hanya sebuah pemahaman dan pengambilan posisi dalam melihat sesuatu.

Kembali ke merokok sebagai contoh, dalam iklan di televisi secara vulgar ditulis merokok bisa menyebabkan kanker, gagal janin, penyakit paru-paru dan lain-lain sebagainya.

Apakah dibaca oleh setiap perokok, ya. Namun apakah mereka lantas berhenti merokok karena takut akan peringatan itu. Tidak juga.

Mengapa? iInilah kerja otak conscious yang menguasai informasi pengetahuan hanya menguasai 12% dari sebuah tindakan, sedangkan subconscious-nya 88%.

Informasi tadi hanya menempel di conscious tidak menjadi gerak karena dalam database otak subconscious-nya menyatakan merokok itu nikmat. Jadi itulah yang terus dilakukan subconscious-lah yang berkuasa.

Sekarang kita kembali ke Prosperity Consciousness (kesadaran kemakmuran), IQ kaya, Tulang Kaya, Balung Sugih atau apapun itu bagi main Master atau sang pemilik otak, ini semacam software. Jadi 375 orang kaya memiliki software ini sedangkan 3 miliar yang lain hanya memiliki hardwarenya tapi tidak memiliki sofware itu.

Bisa menerima, masih berat, masih bertanya, dimana nasib. Ya, ini pertanyaan kecil dari kelompok besar manusia. Ini pertanyaan saya pula.

Saya mengalami jalan kehidupan yang turun naik seperti gelombang laut selagi badai. Saya pernah memiliki materi berlimpah, tetapi 3 tahun kemudian tinggal di rumah kontrakan dengan masih menanggung utang besar.

Kemudian, kembali berlimpah materi, kemudian kembali terpuruk, kembali lagi naik ke atas, lalu terbalik begitu sampai di puncak.

Saya sudah mengalami beragam kisah untuk bisa menjadi diri saya yang sekarang. Ketika itu saya banyak mempertanyakan nasib dan urusan jalan hidup hingga akhirnya saya memutuskan untuk belajar dan mencari kemanapun untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya yang terbesar “Nasib itu Pemberian  Tuhan atau Buatan Manusia?”

Saya tidak kaget jika pertanyaan itu  memutuskan anda berhenti membaca hingga chapter ini. Karena kedepannya akan ada banyak hal yang menyesakkan dada anda.

Saya tetap akan melanjutkan menulis buku ini, karena saya tahu sekali, fakta bisa mengubah kebenaran. Ya, kebenaran anda akan ditantang ke batas ujung dengan fakta.

Beranikah Anda meneruskan membaca tulisan ini?

Sumber : Buku ‘SADAR KAYA’ Karya : Mardigu Wowiek Prasantyo

Baca Tulisan Berikutnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Millionaire Mindset

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibangun Swadaya, Gedung PKK dan Karang Taruna Desa Marga Sakti Diresmikan

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Musi Rawas, dr Hj Noviar Marlina Gunawan, Rabu (04/07/2018) meresmikan Sekretariat PKK dan Karang Taruna serta Perpustakaan Desa Marga Sakti yang di tandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prastasti. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Marga Sakti, Umar dalam sambutanya melaporkan pembangunan […]

  • Bupati Mura Terima Penghargaan Kapolda, Kembangkan E-LTE

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud kembali mendapat mendapat penghargaan. Dirinya mendapatkan penghargaan dari Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atas Dukungan Hibah Anggaran Pengembangan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) Nasional Presisi di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Penghargaan diberikan Langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Drs. Toni Harmanto, M.H. saat Launching E-TLE […]

  • SMP N 13 Dinilai Abaikan Transparansi BOS

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Kepala Sekolah (Kepsek) Negeri 13 Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Nila Elmiaty merasa tidak perlu untuk mengumumkan atau menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah kepada orang tua peserta didik. "Dalam pertemuan ini bukan tempatnya saya untuk menyampaikan informasi mengenai dana BOS, karena kami sudah ada laporan dan Inspektorat […]

  • Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia. Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit. Ini salah […]

  • Kontingen Muara Lakitan Sabet Juara Umum MTQ ke 46 Tingkat Kabupaten Musi Rawas

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Kontingen Kecamatan Muara Lakitan Dinobatkan menjadi Juara Umum Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 46 Tingkat Kabupaten Musi Rawas setelah Kontingen ini meraih Nilai Total 94 Poin. Atas prestasi ini Kontingen ini berhak mendapatkan Piala Bergilir MTQ. Sebagai Juara Umum II diraih oleh Kontingen Kecamatan Megang Sakti dengan Total 60 Poin. Sementara untuk […]

  • Pemkab Musi Rawas Diminta Menutup Usaha SBW Ilegal

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Disinyalir banyak usaha penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) diKabupaten Musi Rawas khususnya Kecamatan Megang Sakti belum miliki izin (ilegal). Hasil penelusuran Jurnalindependen.com tidak kurang dari 15 penangkar di Megang Sakti belum miliki izin, belum termasuk di desa yang lain yang belum terdata pihak Kecamatan. Ketua Yayasan PUCUK, Efendi mempertanyakan ketegasan Pemerintah Kabupaten […]

expand_less