Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Catatan Kami » Pilkades Serentak 2021, Semoga Banyak Lahirkan Kades Amanah

Pilkades Serentak 2021, Semoga Banyak Lahirkan Kades Amanah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
  • visibility 112

TAHUN 2021 ini merupakan momen pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Pesta demokrasi Pilkades ini cukup besar, betapa tidak, desa yang akan melakukan Pilkades berjumlah 112 desa. Jumlah ini melebihi 60 persen dari 186 desa yang ada di 14 kecamatan di Kabupaten Mura.

Tahapan Pilkades pun telah dimulai dengan diawali Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Tingkat Kabupaten Mura pada 5 – 7 Januari 2021 serta berlanjut ke tahapan-tahapan berikutnya. Dan rencana pelaksanaan Pemungutan Suara pada 8 April 2021.

Tentunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura akan mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit, karena pembiayaan Pilkades ini dibebankan pada APBD Kabupaten Mura Tahun 2021 sesuai dengan Pasal 83 ayat 1 dan 2, Peraturan Bupati (Perbup) Musi Rawas No. II Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.

Mengenai besaran biaya per Pilkades pun bervariasi sesuai ketentuan, sebagaimana diterangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mura, yakni tergantung dengan jumlah pemilih. Misalnya pemilih dengan jumlah 500 hingga 1.000 pemilih anggarannya Rp 32 juta hingga yang tertinggi 4.500 sampai dengan 5.000 pemilih dengan dana Rp 64 juta.

Bisa diartikan kandidat Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) tidak akan dipungut biaya pendaftaran dan biaya penyelenggaraan oleh Panitia Pilkades, karena sudah ada anggaran dari APBD Mura. Tentu hal ini akan meringankan Bacakades dan mengurangi pengaruh politik kepada Panitia Pilkades.

Mengenai gesekan politik menjelang Pilkades tentu akan sangat kuat, perlu kesadaran yang tinggi agar tidak terjadi benturan di desa, dan hal ini tentu sudah diperhitungkan dan harus diantisipasi aparat keamanan.

Sifat kesukuan dan kekeluargaan serta mungkin keagamaan akan semakin memperkuat gesekan tersebut. Netralitas panitia Pilkades tentu menjadi harapan kita semua, selain itu peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan seruan Pilkades Damai sangat diperlukan.

Yang jadi masalah bila kandidat calon coba-coba bermain uang atau “money politic” akan sangat riskan terjadi keributan. Hal ini sulit sekali dihindari, transaksional dalam politik masih sangat kental. Formula mengurangi dan memperkecil Money Politic, mungkin belum ditemukan, atau siapa yang bisa jamin No Money Politic. Ini mungkin tidak sepenuhnya salah kandidat, karena bisa jadi permintaan pemilih aji mumpung juga.

Apa jadinya bila seorang calon terpilih telah menghabiskan biaya besar, sementara gaji dan tunjangan ketika menjabat Kades tidak sebanding dengan itu. Kita tahu semua apa yang akan terjadi, apakah Kades tidak berupaya mengejar balik modal, dan apakah tidak perlu mengejar untung, karena sudah keluar modal. Apalagi modal nyalon, umpamanya dari pemodal, tentu harus ada politik balas budi.

Oleh karena itu fungsi pengawasan haruslah berjalan dengan semestinya, baik atasan internal, vertikal maupun eksternal. Alih-alih melakukan pengawasan malah berbagi ‘bancakan’, ini tidak perlu terjadi.

Dana Desa (DD) dari APBN dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD jangan jadi ajang korupsi Kades. Karena sudah banyak Kades yang ditangkap Aparat Penegak Hukum karena korupsi termasuk di Kabupaten Mura.

Selain itu, jangan lupa. Pilkades saat Pandemi Covid-19 berpotensi menimbulkan kerumunan, khawatir menimbulkan cluster baru bila Protokol Kesehatan (Prokes) tidak dipatuhi. Tentu hal ini harus menjadi atensi penting bagi panitia Pilkades maupun kandidat calon. Penegakan Prokes harus lebih ketat tentunya dengan pengawasan Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum juga.

Harapan kita semua, semoga Pilkades serentak ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan ‘Visioner’ memajukan desanya, serta membuat kebijakan- kebijakan pro rakyat walaupun mungkin sudah mengèluarkan dana besar saat Nyalon. Yang Penting Amanah ya …. Pak Kades. Semoga.

Penulis/Editor : Faisol Fanani (Pemimpin Redaksi)

Tulisan ini merupakan OPINI REDAKSI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GNPF-MUI : STOP Kriminalisasi Ulama!

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir menyerukan setop kriminalisasi terhadap ulama. Post Views: 285

  • Musyawarah GOW Tingkatkan Peran Bangun Lubuklinggau

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Musyawarah Paripurna (Muspar) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) tingkat Kota Lubuklinggau dilaksanakan di Gedung Pertemuan Diklat Kota Lubuklinggau, Kamis (25/10). Kegiatan yang bertema peningkatan kualitas perempuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat ini dihadiri seluruh perwakilan organisasi wanita. Wakil Ketua I TP PKK, Hj Sri Haryati Sulaiman menerangkan, peran wanita dalam pembangunan sesuai dengan tema yakni […]

  • Bupati Safari Ramadhan di Desa Air Lesing

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dan Wakil Bupati Musi Rawaa, Hj Suwarti, Rabu (30/05/2018) melaksankan safari Ramadhan di Masjid Al Hidayah Deda Air Lesing Kacamatan Muara Beliti. Ratusan masyarakat desa setempat dengan suka cita menyambut pemimpin daerah ini untuk melaksanakan rangkaian safari Ramadhan yang dimulai dari Buka Puasa Bersama, Sholat Magrib, […]

  • Bupati Mura Kagumi Obyek Wisata TNL Bunaken

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MANADO – Manado merupakan salah satu Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kota yang memiliki luas wilayah 166, 9 km persegi dengan jumlah penduduk hampir 423 ribu jiwa (BPS,2014) ini memiliki potensi alam yang sangat melimpah. Salah satu potensi alam yang paling potensial menarik wisatawan manacanegara dan dalam negara adalah Taman Nasional Laut […]

  • Sekda Ingatkan PNS Jangan Bolos Usai Cuti Bersama

    • calendar_month Sab, 23 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Nasrun Umar mengatakan, pegawai negeri sipil dalam jajarannya supaya tidak bolos atau tidak bekerja usai melaksanakan cuti bersama natal. Waktu libur yang diberikan cukup lama dan jangan sampai saat masuk ternyata masih libur, kata Sekda di Palembang, Sabtu. Jadi waktu libur yang diberikan hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya […]

  • Ridwan Mukti : Musrenbang, Wahana Efektif Menyelaraskan Pembangunan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com — Setiap proses penyusunan dokumen rencana pembangunan memerlukan koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antara pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD, yang menitikberatkan pada sinkronisasi rencana kerja antar SKPD dan antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat agar tujuan dan […]

expand_less