Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pembukaan Sekolah Kembali Harus Pertimbangkan Isu Kesehatan

Pembukaan Sekolah Kembali Harus Pertimbangkan Isu Kesehatan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
  • visibility 65

SEMARANG | – Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan mengimbau pemerintah daerah perlu mempertimbangkan isu kesehatan dalam pembukaan kembali sekolah di tengah pandemi Covid-19. Putra menyatakan pihaknya tidak menganjurkan sekolah-sekolah memberlakukan kembali pembelajaran secara tatap muka jika daerah terkait masih memiliki tingkat sebaran kasus Corona yang masih tinggi.

“Kalau selama masalah kesehatan belum bisa diatasi dan dikendalikan, saya sebagai Anggota DPR tidak sarankan sekolah untuk memaksakan pengajaran secara fisik, karena kesehatan yang paling penting. Tapi kita tunggu, kalau vaksin sudah ada titik terang, tentu pembukaan kembali sekolah bisa dipercepat. Kalau menurut Pemerintah, sampai akhir 2020 akan ada 50 juga vaksin. Selain tenaga kesehatan, saya merekomendasikan tenaga pendidik juga bisa diprioritaskan,” kata Putra di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2020).

Beberapa waktu lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sempat memutuskan untuk membuka kembali kegitan belajar mengajar di sejumlah sekolah di tengah masa pndemi. Keputusan ini juga sempat mendapat penolakan dari berbagai lembaga dan dari kalangan pegiat Pendidikan, di antaranya Federasi Guru Independen Indonesia, Federasi Serikat Guru Indonesia, YLBHI, Lokataru, Hakasasi.id, Transparansi Internasional Indonesia, serta Visi Integritas.

Alih-alih melancarkan proses belajar anak, pembukaan sekolah dinilai bisa menjadi arena transmisi virus Corona penyebab Covid-19. “Kalau anak-anak sekolah menengah atas tentu bisa menerapkan protokol kesehatan seperti physical distancing, cuci tangan dengan sabun, dan memakai masker, tetapi kalau (tingkat) SD menurut saya jangan dulu,” ungkap legislator asal daerah pemilihan DKI Jakarta tersebut.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi, dinilai Putra, seharusnya tidak menjadi kendala dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Menurutnya, generasi pelajar yang terdampak pandemi merupakan generasi yang paling adaptif dalam menghadapi perubahan dan dalam pengunaan teknologi. Untuk itu, dirinya mewanti-wanti agar jangan sampai sistem pendidikan Pemerintah yang tidak bisa adaptif, sehingga dirinya meminta agar kebijakan belajar mengajar yang ditetapkan Pemerintah harus bisa mengimbangi kemampuan pelajar masa kini.

“Ketika PJJ, ketika harus belajar secara daring, ketika harus latihan sepak bola atau latihan basket dengan menggunakan aplikasi, mereka (pelajar) itu bisa. Saya ingatkan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, jangan sampai Pemerintah yang gagap teknologi. Pemerintah harus bisa manfaatkan teknologi, sehingga program pendidikan dan kebudayaan bisa sampai kepasa generasi muda,” lanjut politisi PDI-Perjuangan itu.

Mengamati 7 bulan pengalaman pembelajaran jarak jauh, Putra menilai adanya efektivitas berbagai cara belajar melalui daring. Meski pertemuan fisik terkadang perlu untuk dilakukan, namun ke depannya proses belajar bisa diberlakukan secara hybrid, mengombinasikan kehadiran fisik dan  secara virtual. Menurutnya, sistem pembelajaran sedemikian diproyeksikan akan terus berlangsung hingga tahun depan sampai 2022. 

“Kebiasaan pembelajaran yang pernah dilakukan sebelum Covid-19, itu tidak bisa dikembalikan lagi. Karena pandemi ini mempercepat anak-anak Indonesia untuk lebih bisa menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Makanya untuk bisa membuka kembali sekolah, Pemerintah harus pastikan apakah wabah sudah bisa dikendalikan dengan baik. Kemudian, kemampuan sistem kesehatan untuk menangani wabah itu kan seharusnya yang dijadikan pertimbangan membuka sekolah,” tutup Putra. | alw/sf–DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPC-PP Lubuklinggau Gelar Nobar Film G30S/PKI, Ingatkan Sejarah Kelam Bangsa

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila.(MPC-PP) Kota Lubuklinggau menggelar kegiatan “Nonton Bareng”(Nobar) mengingatkan kembali tragedi sejarah kelam  Negara Indonesia tentang kisah kekejaman Partai Komunis Indonesia.(PKI),yang di sebut dalam sejarah Gerakan 30 September (Gestapu) Partai Komunis Indonesia, Sabtu malam (02/10/2021), di Sekretariat BP3 Pemuda Pancasila Lubuklinggau. Baca : Isu Tentang G30S/PKI Selalu Mencuat di […]

  • Diduga Ada Oknum Tarik Biaya Prona Atas Nama BPN Lubuklinggau

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    * M Syahrir Akan Tindak Tegas Oknum BPN yang pungli LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Guna membantu dan mempermudah masyarakat terutama ekonomi menengah ke bawah dalam sertifikasi lahan, Pemerintah memberikan bantuan pembiayaan yang disebut Program Nasional (Prona). Namun sangat disayangkan alih-alih untuk membantu masyarakat, hal tersebut dimanfaatkan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Info yang diterima Jurnalindependen.com, pagi […]

  • Peningkatan Kualitas PT Tantangan Besar Dunia Pendidikan

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan masih tertinggalnya kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dibandingkan negara lain di dunia, bahkan di Asia, merupakan tantangan terbesar yang harus diselesaikan sebelum Indonesia memasuki usia 100 Tahun kemerdekaan pada 2045. QS World University Ranking pada 19 Juni 2019 merilis laporan 1.000 universitas terbaik dunia, Indonesia hanya […]

  • Yeni : Harus Bersinergi antara Pemerintah dan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, Jurnalindenpeden.com — Musyarawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan satu tahapan dalam merencanakan pembangunan. Tahapan tersebut  dilakukan mulai dari tingkat lurah sampai ketingkat kota. Dan harus saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah , Demikian dikata Yeni Anggota DPRD kota Lubuklinggau komisi II pada acara Pembukaan Musrenbang di kecamatan Lubuklinggau Utara II , Senin (16/2) Lebih lanjut dikatakan […]

  • Walikota Lubuklinggau Senam Perdana

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota, Sulaiman Kohar Senam Kesegaran Jasmani bersama di Lapangan Eks Kompi Taba Pingin, Jum’at(21/09). Walikota Lubuklinggau mengucapkan syukur atas kesempatan bisa kembali melaksanakan senam bersama yang dilaksanakan rutin setiap jum’at. Acara dilanjutkan dengan penanaman serai wangi bersama di Agro Techno Kodim 0406 MLM di Lapangan […]

  • Mengenai Perizinan Walet, Dishut Belum Berani Pasang Target

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Terhadap Usaha Penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) pihak Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas akan segera sosialisasi perizinan dan inventarisir. Dari penelusuran Jurnalindependen.com setidaknya di Kecamatan Megang Sakti ada 38 penangkar SBW yang kemudian ditambah temuan baru sebanyak 6 penangkar, bahkan baru-baru ini informasi dari Kecamatan Megang Sakti sebenarnya jumlah penangkar sudah diatas […]

expand_less