Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Bunda Paud Harus Mampu Jadi Tonggak Kekuatan Majukan Pendidikan Usia Dini

Bunda Paud Harus Mampu Jadi Tonggak Kekuatan Majukan Pendidikan Usia Dini

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
  • visibility 127

BATURAJA – Bupati OKU, H Kuryana Azis Menghadiri Acara Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten dan Bunda PAUD Kecamatan Se-Kabupaten OKU Tahun 2020 Bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Selasa (22/09).

Kuryana Azis mengatakan, Bunda PAUD adalah predikat yang diberikan kepada istri Kepala Pemerintahan atas peran sertanya dalam pengembangan program PAUD masing masing di wilayahnya. Dengan harapan mampu menjadi tonggak dan kekuatan dalam upaya memajukan pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU menaruh perhatian yang serius tentang pendidikan anak usia dini (PAUD).

Begitu juga alat perlengkapan bermain anak termasuk peningkatan sumber daya gurunya. Khusus untuk guru kategori guru biasa atau guru yang tamat setara dengan SLTA kita akan lakukan pelatihan.

Ia mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik dapat bekerja sesuai fungsi masing-masing. Selamat bertugas dan selamat bekerja kepada seluruh Bunda PAUD dan laksanakan tugas mulia ini dalam rangka memberikan pendidikan yang berkualitas.

Ketua TP PKK Kabupaten OKU Ny. Hj. Badiar Dewi mengatakan, kita semua tentu sadar bahwa pendidikan diawal masa pertumbuhan anak sangatlah penting, mulai dari otak yang harus berkembang dengan sangat cepat, otak juga dapat menerima dan menyerap segala sesuatu yang dilihat dan didengar.

Usai dilantik Tim Pengerak PKK Kecamatan sebagai Bunda PAUD se Kabupaten OKU saya berharap agar dapat melaksanakan program kerja sesuai dengan rencana yang telah ditentukan visi misi PKK yang merupakan kerja nyata melalui gerakan PKK dimotori oleh para kader PKK.

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak usia balita sampai dengan usia anak 6 tahun yang harus diberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kegiatan ini mengangkat Tema “Bersama Bunda PAUD kita bangun generasi emas sejak usia dini”.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, H. Teddy Meilwansyah melalui Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ahmad Azhar. menyampaikan tujuan kegiatan Bunda PAUD ini diharapkan dapat membangun komunikasi ke semua pemangku kepentingan di wilayah masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD.

Bunda PAUD diharapkan dapat bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat, agar penyedia layanan PAUD menjadi Optimal.

Bunda PAUD diharapkan dapat melibatkan kaum ibu secara aktif, mengingat perannya yang sangat penting dalam mendidik anak usia dini dan menjaga kesehatan anak-anak mereka.

Hadir juga pada acara ini, OPD&Kabag Terkait, Para Camat Se-Kabupaten OKU, Kader PKK, para peserta Bunda PAUD se-Kab OKU serta Undangan Lainnya. | Prokopim OKU

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Ajak Para Siswa Gunakan Medsos untuk Hal Positif

    • calendar_month Kam, 24 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo mengajak para generasi muda untuk mempergunakan media sosial dalam hal yang positif. Ajakan tersebut disampaikannya di hadapan sejumlah ketua OSIS, anggota Pramuka, dan ketua Rohis dari SMA/SMK se-Kabupaten Majalengka dalam kunjungan kerjanya hari ini. “Tolong disampaikan kepada kawan-kawan, agar penggunaan media sosial digunakan untuk hal-hal positif. Jangan sampai saling mencela, menghujat, menjelekkan, […]

  • RS AK Gani Tolak BPJS Pasien yang Tak Bisa Makan Minum

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com – RS A.K Gani Palembang tidak mau menerima pasien BPJS yang tidak bisa makan atau minun. Hendra Saputra disuruh dokter pulang. Sampai di rumah pasien pingsan dan dilarikan ke RS Charistas. “Kata dokter yang jaga bahwa BPJS tidak menjamin orang yang tidak bisa makan atau minum. Anakku parah diomongke tidak apa apa dan disuruh […]

  • Polisi Ringkus Pemerkosa Anak Bawah Umur di BTS Ulu

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Anggota Polsek BTS Ulu Cecar Polres Musi Rawas berhasil meringkus SO (19), Rabu (25/04) sekitar pukul 10.00 Wib. Pemuda pengangguran warga Desa Gunung Kembang Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas ini diduga melakukan pemerkosaan disertai ancaman menggunakan senjata tajam terhadap pelajar SD dibawah umur sebut saja DW (10). Perbuatan keji dan memalukan dilakukan […]

  • Sukses Kelola DD, Ponggok Jadi Desa Percontohan

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KLATEN – Anggota Komisi XI DPR RI Fathan mengapresiasi keberhasilan Kepala Desa Ponggok, Kecamatan Polonharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang sukses dalam mengelola dana desa dengan memanfaatkan potensi alam. “Dana desanya mereka gunakan untuk membangun tempat wisata Umbul Ponggok yang tadi kita tinjau. Wisata itu dibangun karena desa ini memiliki potensi air yang berlimpah, dulu tidak […]

  • LPLH Minta Pemda Tindak Tegas Perusahaan Langgar Lingkungan Hidup

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, Jurnalindependen.com — Lingkungan Hidup yang baik adalah hak setiap warga Negara Indonesia, dalam pembangunan ekonomi Nasional diselenggarakan berdasarkan Prinsip Pembangunan berkelanjutan dan berwawasan Lingkungan Hidup. Ketua Lembaga Peduli Lingkungan Hidup( LPLH) Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Gumelar melalui Sekretarisnya Saprawi saat ditemui dikantornya, Jl Jend. A Yani Lubuklinggau, Kamis (23/04/2015) bahwa banyak sekali Perusahaan yang […]

  • Bahaya Laten Korupsi Berawal dari Jenjang Pendidikan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BENGKULU — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bengkulu, Heri Suryadi mengungkapkan, potensi tumbuhnya bahaya laten korupsi pada diri putra bangsa, berawal dari jenjang pendidikan. "Jangan biasakan mereka (anak didik) dengan perilaku korup. Mereka yang tidak seharusnya lulus, jangan diluluskan, mereka yang tidak seharusnya memiliki kapasitas, jangan dibilang memiliki kapasitas, mereka yang ternyata bernilai […]

expand_less