Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dua Pekara Korupsi Muratara Ditingkatkan ke Penyidikan

Dua Pekara Korupsi Muratara Ditingkatkan ke Penyidikan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
  • visibility 174

LUBUKLINGGAU – | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau menetapkan dua perkara dugaan korupsi lelang jabatan tahun 2017 dan perkara dugaan penyimpangan dana publikasi Humas Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) ke tingkat penyidikan. Kepastian itu disampaikan, Kepala Kejari Lubuklinggau Hj, Zairida didampingi Kasi Pidsus M. Iqbal ketika dibincangi sejumlah wartawan usai gelaran puncak peringatan Adiyaksa berlangsung di Halaman Kantor Kejari Lubuklinggau, Senin (22/7) siang.

Dijelaskan Zairida, semua berdasarkan hasil gelar perkara Internal Kejari. Sejumlah perkara mulai dari dugaan tindak pidana korupsi lelang jabatan Pemerintah Kabupaten Muratara berlangsung hotel 929 kota Lubuklinggau tahun 2017, dengan besar anggaran Rp. 200 juta. Bersama perkara, duggan penyimpangaan terhadap anggaran dana publikasi 1,2 Miliar APBD Induk 2016 dan 2,1 Miliar APBD Perubahan 2016. Dimana, dari kedua perkara tersebut sebelumnya telah berproses segera ditingkatkan ketahap penyidikan.

“Dengan pertimbangan terpenuhinya, unsur pidana terhadap kedua perkara tersebut maka kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Sehungga dalam waktu dekat, setidaknya segera akan ada ditetapkan tersangka,” terangnya.

Lebih jauh, Zairida menyebutkan semua untuk kesiapan. Pihaknya melalui penyidik jaksa juga akan segera lakukan penguatan hukum, terhadap pihak yang telah dimintai keterangan guna kembali menghadap penyidik jaksa dengan status pemeriksaan sabagai saksi. 

“Sebagai kesiapan, kita dalam waktu dekat kembali memanggil sejumlah orang sebelumnya telah dimintai keterangan. Yang kemungkinan, yang dipanggil itu nantinya akan dijadikan saksi dipersidangan,” bebernya.

Tidak hanya dua perkara dugaan korupsi Muratara, sambung wanita berdarah minang menuturkan seiring berjalannya penyidikan. Pihaknyan juga kembali menyoroti sejumlah perkara lainya, seperti terkait perkara rumah sakit Umum Daerah Rupit terindikasi telah terjadinya penyimpangan. Penyimpangan terlihat adanya sistem pengelolaan pengadaan barang dan jasa dilakukan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara.

“Begitu juga dengan perkara lain. Yakni, dugaan Pungli Dinas Pendidikan Musi Rawas dan penggunaan Dana Desa Harapan Makmur Kecamatan Muara Lakitan juga sedang dalam penyelidikan,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Kritis Indonesia Capai 24 Juta Hektare

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MAGELANG — Lahan krtis di Indonesia mencapai sekitar 24 juta hektare. Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hilman Nugroho menyebut, butuh 48 tahun untuk penghijauan. “APBN hanya mampu untuk menanam 500 ribu hektare per tahun. Butuh waktu 48 tahun untuk kembali menghijaukan lahan kritis di […]

  • MPC-PP Lubuklinggau Gelar Nobar Film G30S/PKI, Ingatkan Sejarah Kelam Bangsa

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila.(MPC-PP) Kota Lubuklinggau menggelar kegiatan “Nonton Bareng”(Nobar) mengingatkan kembali tragedi sejarah kelam  Negara Indonesia tentang kisah kekejaman Partai Komunis Indonesia.(PKI),yang di sebut dalam sejarah Gerakan 30 September (Gestapu) Partai Komunis Indonesia, Sabtu malam (02/10/2021), di Sekretariat BP3 Pemuda Pancasila Lubuklinggau. Baca : Isu Tentang G30S/PKI Selalu Mencuat di […]

  • Bupati Paparkan Faktor Pengaruhi Musi Rawas Kembali Jadi Lumbung Pangan

    Bupati Paparkan Faktor Pengaruhi Musi Rawas Kembali Jadi Lumbung Pangan

    • calendar_month Kam, 30 Mar 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Paparan Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud dalam Rangka Verifikasi Calon Penerima Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Kamis (30/03/2023). Bertema “Upaya Membangun Kembali Negeri Lumbung Pangan Sumatera Selatan dari Tangan Dingin Seorang Ibu”, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengusulkan Kabupaten Musi Rawas tetap menjadi Lumbung […]

  • Jalur KTL Ditutup 5 Jam, Ini Penjelasan Kapolres

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dari Simpang Lintas RCA hingga ke Masjid Agung As Salam Kota Lubuklinggau, sempat ditutup selama lima jam dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Penutupan mulai dilakukan pada Minggu 26 April 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa menjelaskan langkah ini diambil […]

  • Baksos Polres Mura, Bantu Bangun Toilet Kaum Duafa

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran satuan polisi lalulintas (Satlantas) Polres Mura, gulirkan giat bakti sosial (Baksos). Turunkan personil berikan bantuan, membangun fasilitas unit toilet kaum duafa warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Penyerahan bantuan simbolis diserahkan Kasatlantas Polres Mura AKP Dhani Prasetyo didampingi Kanit Regident IPTU Sugito, Selasa (06/08) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dhani […]

  • Edaran Gubernur, Belajar Tatap Muka Ditunda

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Rencana belajar tatap muka disekolah yang ada di Kota Lubuklinggau awalnya akan diterapkan awal Januari 2021 ini. Namun sejauh ini belum dipastikan kapan akan dimulai. Ini antara lain disebabkan adanyasurat himbauan penundaan pembelajaran tatap muka Nomor : 420/12553/Disdik. SS/2020 yang dikirim Gubernur Sumatera Selatan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Sumatera Selatan […]

expand_less