Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
  • visibility 93

ANGGOTA Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan menilai kondisi jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan saat ini masih belum ideal dan masih sangat kurang. Ia juga menyoal kebijakan pemerintah yang saat itu mengganti Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi universitas negeri. Padahal IKIP itu sudah jelas, pabrik guru yang sangat bisa diandalkan.

“IKIP kenapa dihapus kabeh, jadi Universitas Negeri Medan, jadi Universitas Negeri Malang, jadi Universitas Negeri Jakarta. Bandung tadinya juga akan jadi Universitas Negeri Bandung. Kami waktu itu sebagai dewan penyantun, menolak keras. Bandung harus tetap jadi Universitas Pendidikan Indonesia. Hanya itu satu-satunya yang selamat,” tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (08/1/2019).

Legislator yang akrab disapa Ceu Popong itu menambahkan, sejak berubah menjadi universitas negeri, calon guru hanya ada pada satu fakultas saja, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sangat jauh berbeda dengan IKIP, dimana dapat dipastikan seluruh program studi disediakan untuk calon guru.

“Bayangkan, akibatnya sekarang kita kekurangan tenaga pendidik. Hal ini tidak bisa dibiarkan. Kalau situasi dan kondisi terus seperti ini, dan kita tidak cepat-cepat mengambil langkah yang tepat, silakan jawab sendiri. Murid makin banyak dan gurunya tidak cukup,” ujar legislator Partai Golkar itu.

Oleh karena itu, menurut Ceu Popong, Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu membentuk Panitia Kerja (Panja) Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang nantinya output dari panja ini akan diberikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan dan rekomendasi dalam memperbaiki kualitas pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia.

“Sedapat mungkin harus selesai sebelum masa sidang kita ini habis. Karena kalau tidak selesai, kasihan atuh nanti 1 Oktober yang akan dilantik, ujug-ujug terus harus ketempuhan. Jadi kita mengambil keputusan tadi, diusahakan untuk selesai sebelum habis masa sidang,” pungkas legislator dapil Jawa Barat I itu. (es/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Margiono: Wartawan harus taat kode etik

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PANGKAL PINANG – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono mengatakan wartawan harus menjunjung tinggi profesionalisme dan taat kode etik. “Wartawan profesional dan taat kode etik itu akan menghasilkan karya yang benar pula, kalau ada wartawan menyajikan berita tidak jelas sumbernya maka itu bukan produk pers,” ujarnya saat melantik dan mengukuhkan pengurus PWI Provinsi Bangka […]

  • Miris…………Mahasiswi Gantung Diri

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Dalam empat hari, sudah dua kali kejadian gantung diri di Palembang. Korban semuanya perempuan dan berstatus mahasiswi. Kali ini, korbannya Meli Susanti (18). Dia temukan tewas di kontrakannya di Jl Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang,  Selasa (25/4) malam. Saat ditemukan, posisinya tergantung di jendela dengan leher terikat jilbab yang dililit seperti […]

  • Halal Bi Halal H2G dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfidz di TPK

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) menghadiri halal bi halal yang digelar di Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Jum’at (5/7). Usai melaksanakan Halal bi halal di Desa Muara Kati Baru I Kecamatan TPK ini, bupati didaulat untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tahfidz Ma’had Tahfidzul Qur’an milik yayasan Al […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Istilah ‘Bude’ atau ‘Pakde’ Tak Ada Lagi Usai Pilkada

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah usai, bahkan tidak lama lagi akan pelantikan Bupati/Wakil Bupati (Wabup) terpilih. Pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 lalu yang diikuti hanya 2 Pasangan Calon (Paslon) menjadikan masyarakat Mura seolah terbelah dua. Bagaimana tidak, masyarakat beda pilihan antara Paslon Bupati/Wabup No. urut 01, Hj Ratna Machmud – […]

  • URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

    URABES Pertanyakan Dana Bangub dan Keaktifan Lurah Muara Kulam

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Sudah sebulan ini Kantor Lurah Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Musirawas Utara (Muratara) selalu kosong terkunci, akibatnya pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan jadi terhambat. Padahal banyak masyarakat membutuhkan pelayanan terutama masalah administrasi kependudukan, demikian disampaikan Muhammad Ali, Pembina Ulu Rawas Bersatu (Urabes) Muhammad Ali kepada Jurnal Independen, siang tadi, Selasa (14/10/2014) di […]

expand_less