Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Proyek Peningkatan Jalan Sp Periuk- Tugu Mulyo-Terawas Diduga Fiktif

Proyek Peningkatan Jalan Sp Periuk- Tugu Mulyo-Terawas Diduga Fiktif

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2015
  • visibility 110

Musi Rawas — Kendati dananya sudah dianggarkan, ternyata proyek peningkatan jalan milik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ada di daerah Sp Periuk, Tugu Mulyo dan Terawas dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas sampai saat ini belum ada perbaikan.

Hal ini menyebabkan masyarakat yang bermukim di kawasan sepanjang jalan ini resah. Termasuk pula para pengguna jalan, baik roda dua, empat dan pejalan kaki yang sedang melintasi daerah tersebut, bahkan terlihat kondisi jalan terbilang cukup parah hampir di sepanjang jalan dari Simpang Periuk menuju Tugu Mulyo banyak mengalami kerusakan disana-sini.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, diketahui pada tahun 2014 lalu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumsel sudah menganggarkan dana, melalui pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014, yang nilainya terbilang fantastis sebesar Rp7.895.119.000. dan PT Rama Rinda Pratama selaku rekanan yang melaksanakan proyek ini, seperti yang tertera dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sumsel.

Pantauan di lapangan, menemukan kondisi jalan banyak yang berlobang, hampir rata-rata terjadi di sepanjang jalan Sp Periuk, Jalan Tugu Mulyo dan Jalan Terawas dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas (Sumsel).

“Gimana ini mas, katanya jalan ini sudah dianggarkan Pemerintah Provinsi Sumsel melaksanakannya, nyatanya hingga sekarang kondisi tetap seperti itu, dan tidak ada sama sekali perbaikkan, sehingga dikhawatirkan proyek ini diduga fiktif,” ujar Paino (52) salah satu warga yang ada disana kepada wartawan yang kebetulan sedang melintasi jalan tersebut.

Dia juga menjelaskan, ke­rusakan jalan yang ada saat ini sudah lama berlangsung dan terkesan tidak ada perhatian dari pemerintah guna memperbaikinya. “Kami khawatir, kalau malam hari terjadi tindak kriminal, pernah waktu itu terjadi perampasan sepeda motor terhadap pengendara yang sedang melintas jalan ini. Untuk itu agar media ikut andil memberitakan masalah jalan yang ada di daerah ini, sehingga pemerintah, wakil rakyat peka dan tahu kondisi dan keinginan masyarakat yang ada di daerah ini,” harapnya.

Hal senada dikatakan Ali Handoko (45), salah satu warga A widodo, kepada wartawan, cukup kaget dan heran merasa tidak percaya, jika proyek bernilai miliaran yang sudah dianggarkan ini, tidak dilaksanakan. “Kok bisa ya mas, proyek jalan yang ada di daerah kami tidak dilaksanakan, padahal dananya sudah ada, kira-kira dikemanakah dana sebesar itu?” ujar Ali tidak habis pikir.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kegiatan (UPTD) PJ3 Kabupaten Musi Rawas, Mujianto, saat dihubungi via telp kantor mengatakan tidak sedang ada dikantor. Menurut keterangan Ismail selaku penjaga kantor pimpinanya tidak ada dikantor.

“Sebaiknya kalau menyangkut masalah proyek jalan yang anda tanyakan itu, silahkan menghubungi Dinas PU Bina Marga (BM) Provinsi Sumsel yang ada di Palembang, karena PPTK-nya juga ada disana, sedangkan pak Mujianto sendiri saat ini sedang keluar,” jelasnya.

Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumatera Selatan, saat dihubungi via telepon kantor, Kamis pekan lalu, terkait kegiatan proyek jalan ini belum bisa memberikan keterangan apapun, karena Kepala Dinas maupun pejabat berkompeten sedang ada rapat.

“Maaf pak, saat ini kepala dinas sedang rapat bersama pejabat lainnya, kita belum bisa memberikan keterangan apapun, nanti kita sampaikan dengan pimpinan dan akan kita hubungi lagi kalau rapat sudah selesai,” ujar salah satu staf pegawai PU BM yang mengaku bernama Indra.

Namun nyatanya sampai berita ini naik cetak belum ada konfirmasi balik lagi dari pihak Dinas PU BM Provinsi Sumatera Selatan.@gus — Harianjayapos

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Bukit Asam Bakal Lewat Tol Kayuagung-Palembang

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Jalur kereta khusus PT Bukit Asam yang mengangkut batu bara bakal melintasi Jalan Tol Kayuagung, Palembang dan Betung (Kapal Betung), Sumatera Selatan sehingga akan dibuatkan jalan layang (flyover). Tim Teknis PT Bukit Asam Sarjono di Kayuagung, Kamis, mengatakan perusahaan akan membangun jalur khusus batubara sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas Tol […]

  • Belanja Protokol Muratara Hampir 1 Miliar Dinilai Janggal, Jadi Sorotan Publik

    Belanja Protokol Muratara Hampir 1 Miliar Dinilai Janggal, Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    MURATARA – Ketua Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumatera Selatan, Fatrianto, T.H., S.H., menyoroti anggaran di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Dikethaui, belanja fasilitasi keprotokolan dengan nilai mencapai Rp925.600.000,00 Tahun Anggaran 2025 dinilai janggal dalam alokasinya. Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut diketahui hanya difokuskan […]

  • Soal Nama Pejabat Pelanggan ‘Artis’, PP Muhammadiyah : Pengadilan Membukanya

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pengurus Pusat Muhammadiyah menyayangkan sikap kepolisian yang enggan mengungkap nama tokoh besar di balik protitusi. Meski begitu, masih ada jalan bagi RA tersangka mucikari prostitusi untuk mengungkap nama tersebut di dalam persidangan. “Masih ada jalan membukanya yaitu melalui sidang pengadilan,”kata Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, Sabtu (16/5). Yunahar menjelaskan, seharusnya polisi mengungkap seluruh […]

  • Proyek Rehab Rumah Jabatan dan Rumah Dinas Tumpang Tindih?

    Proyek Rehab Rumah Jabatan dan Rumah Dinas Tumpang Tindih?

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Rehab rumah jabatan dan rumah dinas, yang lokasinya di seputar  Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Musirawas, Propinsi Sumatera Selatan, pada tahun 2013 lalu, santer dan menjadi buah bibir  baik di kalangan LSM maupun media, diduga bermasalah. Kegiatan tersebut diantaranya, pemeliharaan rutin atau berkala rumah jabatan sebanyak 8 paket dengan dana sebesar Rp701.880.000,- dan rumah dinas 4 paket sebesar Rp 252.000.000,- […]

  • Adu Wawasan, 13 Regu Subsatker Polres Ikuti Cerdas Cermat

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna mengasah kemampuan personil, terutama penguasaan terhadap ilmu kepolisian. 13 regu berasal dari subsatker jajaran Polres Mura, adu wawasan turun bertanding perlombaan cerdas cermat semarak Hut Bhyangkara ke 73 tahun. Kamis (27/6) siang. Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kabag Sumda Kompol Alpiansyah Putra menegaskan sebagaimana bertujuan penting berikan semangat sekaligus mengasah […]

  • Disinyalir Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Musirawas Belum Lapor

    Disinyalir Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Musirawas Belum Lapor

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sangat disayangkan, disinyalir adanya tenaga kerja asing yang bekerja di Kabupaten Musi Rawas tidak diketahui Pemerintah Kabupaten setempat. Terkuaknya masalah ini setelah diketahui dari informasi pejabat di tingkat Kecamatan Tuah Negeri, bahwa ada puluhan tenaga kerja asing yang belum diketahui status tinggalnya. Kepala Disnakertrans Kabupaten Musirawas melalui Kabid Hubungan Industrial, Syarat Kerja […]

expand_less